AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 1147

Bab 1147

    Bab 1147


    Bab 1147 Tindakan Pencegahan


    Ini semua baik dan bagus, tapi Raisa masih bisa mengingat betapa gknya Rendra ketika dia


    menceramahinya sepanjang perjnan png pada hari penting itu ketika dia mkukan ujian dengan


    buruk dan basah kuyup di tengah hujan.


    Raisa jengkel. Rendra th melihatnya di saat–saat terburuknya, sementara dia tampak sempurna


    sma ini. Rasanya seperti seorang siswa id berpasangan dengan siswa yang mendapat ni


    terendah.


    Akhirnya, dia mengembalikan buku catatan itu ke tempatnya dengan foto–fotonya juga. Dia akan


    berpura–pura tidak pernah menemukan ini, tapi tentu saja, dia tidak akan melupakannya.


    Raisa mengirimi Rendra pesan tentang kucing itu. Dia ingin tahu apakah Rendra bisa membawanya


    png untuk dia besarkan.


    Jawaban Rendra sederhana. ‘Baih.’


    Pukul setengah lima sore itu.


    Saat Raisa mendengar suara mobil mendekati depan rumah, dia beri menuju pintu untuk


    menyambutnya. Begitu Rendra keluar dari mobil, dia melemparkan dirinya ke dm pelukan Rendra


    tanpa membuang waktu lebihma.


    Rendra memeluknya dengan lengannya yang panjang dan mencium kepnya.


    Sementara itu, Emir membuka bagasi dan mengeluarkan anak kucing kecil yang sedari tadi dipikirkan


    Raisa.


    “Pak Rendra meminta seseorang untuk merawat anak kucing itu, tetapi untuk saat ini Andh yang


    harus merawatnya, Nona Raisa. Kami sudah membawakan makanan dan perbekn juga.”


    Raisa mengeluarkan si manis kecil dari keranjangnya dan anak kucing itu mi mengeong lemah di


    pelukannya. Hatinya meleleh saat melihatnya.


    “Lucu sekali! Mari kita besarkan bersama!”


    Rendra mengangguk dan setuju dengan ekspresi sabar, “Tentu. Kita besarkan bersama.”


    “Kamu dan kucing itu,” tambahnya.


    Pipi Raisa bersemu merah. Syukuh, Emir dan para pengawal th pergi. Hatinya terasa hangat dan


    tak karuan saat dia berkata, “Saya akan membesarkan kucing itu dan kamu bisa membesarkán saya,”


    “Sepakat. Mereka berjn memasuki rumah dengan anak kucing berada di pelukan Raisa, dan Raisa


    berada di pelukan Rendra.


    Sementara Raisa tinggal di ruang tamu untuk bermain dengan kucing itu, Rendra dan Emir pergi ke


    ruang kerja. Suasana mi sedikit tegang.


    “Pak, apakah maksud Anda Oki tidak akan memanfaatkan hubungan Anda dengan Nona Raisa


    untuk mwan Anda?”


    “Saya tahu apa tujuannya. Dia tidak akan membicarakan mash ini, dan dia tahu bahwa meskipun dia


    mengungkap hubungan saya dengan Raisa, itu tidak akan mempengaruhi peluang saya sma


    pemilihan. Namun sebagai gantinya, Raisa akan menjadi targetnya,” Ucap Rendra


    scrius.N?velDrama.Org owns all ? content.


    “Baih. Saya mengerti. Mi sekarang, kita harus menjaga keamanan Nona Raisa dan keluarganya.”


    Emir mengangguk.


    Keluarga Rendra terlindungi dengan baik, jadi sekarang, Raisa adh kelemahannya.


    “Gunakan pria sebanyak yang diperlukan. Pastikan Raisa dan keluarganya tetap aman,” perintah


    Rendra.


    “Baik, Pak. Oh, omong–omong, Nona Valencia th diundang untuk rapat. Dia akan mengundurkan diri


    minggu depan.”


    Makan besar bengsung hari ini karena suasana perayaan masih ada. Emir bekerja lembur dan


    dengan demikian bergabung dengan mereka untuk makan mm.


    Raisa duduk di sofa dan bermain dengan anak kucing kecil di pangkuannya. Kucing itu sudah


    dimandikan dengan benar di toko hewan peliharaan, jadi bulunya bersih dan halus saat disentuh. Dia


    cukup yakin bahwa itu adh sh satu kucing paling cantik yang masih hidup.


    Dia tersenyum ketika dia melihat kedua pria itu turun. Begitu Rendra mngkah kentai, kucing itu


    melompat keluar dari pelukan Raisa dan beri ke arahnya. Dia berhenti dan kucing itu mi memanjat


    cnanya untuk mencoba meringkuk dm pelukannya.


    Rendra memasang senyum di wajahnya saat dia berjongkok untuk mengambil anak kucing itu. Raisa


    merasa seperti gadis sekh yang sembronogi saat melihat ini. Sangat menggemaskan dengan cara


    yang aneh melihat Rendra memeluk seekor kucing.


    Pria itu membawa dirinya dengan aura dominasi, tetapi memiliki seekor kucing di lengannya.


    melembutkan auranya yang mengintimidasi dan menambahkan sentuhan kelembutan padanya. Wanita


    muda mana pun yang melihatnya sekarang pasti ingin menjadi kucing yang berada di pelukannya!


    Raisa mau tidak mau teringat tentang bagaimana dia dulu berfantasi tentang menjadi kucing di pelukan


    Rendra. Dia tersipu memikirkan itu. Lagip, mimpi ituyak. Siapa yang tahu mimpi- mimpi itu mungkin


    menjadi kenyataan suatu hari nanti?


    Rendra duduk di sofa dengan kucing masih bersandar padanya. Dia tampak jauh lebih santai saat jari–


    jarinya menyisir bulu kucing itu. Dia menoleh ke arah wanita muda di sampingnya dan berkata, “Orang


    tuamu akan pindah ke rumah baru besok.”


    “Hah? Apa mama dan papa membeli rumah?” Raisa terkejut. Kenapa mereka tidak memberitahunya?


    “Nona Raisa, mereka tidak membeli rumah. Pak Rendrah yang menyiapkan rumah yang akan


    mereka tempati,” js Emir dari samping.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul