AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 1055

Bab 1055

    Bab 1055


    Ruang Untukmu


    Bab 1055


    Raisa melihat saat itu jam 7:30 pagi, masih pagi. Karena dia tidak ingin tembat bekerja hari ini, dia


    merapikan dirinya dan turun lebih awal.


    Emir sudah menunggunya di pintu masuk. “Nona Raisa, saya akan mengantar Anda ke kantor dan


    membawa Anda ke suatu tempat untuk sarapan di sepanjang jn,” katanya.


    “Terima kasih. Emir.” Raisa berterima kasih.


    Sementara itu, di departemen penerjemahan, M tiba lebih awal di kantor, sama sekali lupa dengan


    apa yang dkukannya tadi mm. Menurutnya, dia hanya mempermainkan Raisa, yang pasti


    menemukan seseorang untuk membuka kunci pintu dan membebaskannya.


    Saat itu, asisten Valencia datang dan memanggilnya. “M, pergh ke kantor Nona Valencia.”


    Tidak berani mengabaikan kata–katanya, M segera berdiri dan pergi ke kantor Valencia, hanya untuk


    melihat Valencia berdiri di depan jend Prancis dengan ekspresi muram sambil menatapnya dengan


    dingin. “Apa yang kamukukan tadi mm?” tanya Valencia.


    “S–saya tidak mkukan apa–apa. Saya menerjemahkan dokumen yang sedang saya kerjakan,” jawab


    M dengan rasa bersh.


    “Apa kamu mengunci Raisa di dm perpustakaanma dan mematikan sakr daya?” bentak


    Valencia.


    ”


    M menjadi pucat. “Nona Valencia, s–saya tidak sengaja mkukannya. Saya tidak bermaksud jahat.


    Saya hanya mempermainkannya.”


    “Apa kamu tahu seberapa serius konsekuensi dari tindakanmu? Bahkan atasan saya dikritik dan harus


    menulis kritik diri. Apa kamu pikir itu hanya mash sepele?” Valencia berkata dengan gigi terkatup.


    “Hah?!” Hati M bergetar. Apa mashnya seserius itu? Kenapa mash itu berubah menjadi sesuatu


    yang begitu serius?


    C0pyright ? 2024 N?v)(elDrama.Org.


    “Kamu dipecat. Kemasi barang–barangmu dan pergi,” kata Valencia dengan kejam dan matanya


    membara karena kebencian yang tertahan.


    Raisa th meminta bantuan Rendra seth terjebak di dm perpustakaan tadi mm. Karena dia


    datang secara pribadi untuk menymatkannya, sifat dari seluruh kejadian itu ternyata sangat berbeda.


    Yang membuat Valencia semakin kesal adh tindakan M secara tidakngsung th menciptakan


    peluang bagi keduanya. Dia mendengar bahwa Raisa pergi dengan mobil Rendra tadi mm, jadi


    mereka berdua mungkin tinggal bersama tadi mm. Namun, dia hanya bisa mmpiaskan


    kebenciannya pada M.


    Air matangsung mengalir di pipi M saat dia menatap Valencia dengan memohon. “Nona


    Valencia, bisakah Anda mengizinkan saya tinggal? Butuh banyak usaha untuk bisa masuk ke sini. dan


    saya tidak ingin menyerah begitu saja.”


    “Apa gunanya memohon kepada saya? Jika kamu pintar, seharusnya kamu tidak menyentuh Raisa,”


    jawab Valencia sambil mendengkus.


    M bergidik seh–h dia menyadari dari kata–kata ini betapa kuatnyatar bkang Raisa.


    Raisa memasuki kantor dari luar, namun tiba–tiba dihentikan oleh seseorang. Orang itu M. Saat ini,


    riasan halusnya tercoreng dengan air mata membuatnya terlihat seperti hantu perempuan, hingga Raisa


    ketakutan setengah mati. “Maaf, Raisa! Maaf! Izinkan saya meminta maaf kepadamu. Bisakah kamu


    melepaskan saya? Tolong, saya mohon.”


    Raisa masih bingung karena dia tidak tahu apagi yang th dkukan M.


    Mata M memerah karena kecemasan saat dia diliputi penyesn. “Saya hanya ingin mengerjaimu


    ketika melihatmu pergi ke perpustakaan tadi mm. Kamu bisa keluar dari perpustakaan dengan


    menelepon, jadi yang sayakukan hanyh mengunci pintu. Saya benar- benar tidak bermaksud


    mengurungmu.”


    Seth mendengar ini, Raisa akhirnya menyadari kenapa dia terkurung di perpustakaan. Dia berkata


    dengan marah, “Jadi itu perbuatanmu.”


    “Maaf, saya tahu saya sh. Tolong jadh orang yang berbesar hati dan maafkan saya!” M


    mengatupkan kedua tpak tangannya, mengira bahwa Raisa mudah dibujuk.


    Raisa baik hati, tapi dia tidak akan dengan mudah memaafkan seseorang seperti M, meskipun M


    memohon bs kasihan kepadanya. “Kamu dipecat, ‘kan? Jika ya, kemasi barang–barangmu dan pergi.


    Kamu seharusnya sudah memikirkan konsekuensinya ketika kamu mencoba menyakiti saya.” Dengan


    dingin, Raisa berjn melewatinya untuk kembali ke kantornya.


    Melihat permohonannya tidak didengar, M menjadi lebih ganas saat ini. “Menurutmu apa yang hebat


    dari dirimu, Raisa? Yang kamu miliki hanyh seseorang yang mendukungmu. Kamu tidak sabar


    menunggu saya pergi sehingga sainganmu berkurang satu, ‘kan?”


    Raisa kembali menatapnya. “Kamu hanya menyhkan dirimu sendiri karena mencari mati. Siapagi


    yang bisa kamu shkan?”


    Kata–kata M semakin kotor dari menit ke menit. “B–bukankah kariermu maju karena kamu tidur


    dengan seseorang? Saya ingin tahu berapa usia pria yang kamuyani. Kamu benar–benar memalukan


    bagi kami para wanita. Pffft!”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul