Bab 1047
Ruang Untukmu
Bab 1047
“Skan. Ajak sayain kali ku berkesempatan untuk bertemu dengannya. Saya ingin melihatnya
lagi.”
“Tentu. Saya akan memberitahumu begitu saya mendapat kesempatan.” Raisa tidak bisa menjanjikan
apapun kepada Ranti. Lagi p, tidak semua orang bisa bertemu Rendra begitu saja.
Raisa kembali ke kantor, dan saat melewati koridor, M dengan sengaja menjulurkan kakinya untuk
menjegal Raisa. Raisa tersandung ke depan dan entah bagaimana mendarat di Charli. Charli
mengulurkan tangan untuk memegangi Raisa. “Apa kamu baik baik saja?”
Raisa menggelengkan kepnya. “Saya baik–baik saja.” Seth Raisa mengatakan itu, dia berbalik dan
berdiri di depan M sambil menatap M dengan ekspresi marah. “Kenapa kamu mkukan itu?”
M menghadapi Raisa tanpa rasa takut. “Apa yang sayakukan? Saya hanya meregangkan kaki dan
pinggul saya, itu saja. Saya tidak menyangka kamu akan tersandung saya. Kaki saya sekarang sakit
karena kamu! Apa kamu tidak akan meminta maaf kepada saya?”
“Kamu…” Wajah cantik Raisa memerah karena marah.
“M, kita semua rekan disini. Ini kelewatan!” Charli mendekat dan memb Raisa.
“Astaga, Charli. Jangan bng kamu benar–benar jatuh cinta padanya. Kita bukan hanya rekan kerja
biasa. Masing–masing dari kita juga saingan. Kamu harus hati–hati. Dia mungkin orang yang akan
menyingkirkanmu.” M mencibir dengan dingin dan bangkit sebelum menoleh ke arah Monika, “Apa
kamu perlu istirahat ke toilet?”
Monikangsung bangun dan pergi bersama M. Raisa kembali ke tempatnya dan memijat di antara
alisnya. Dia masih bisa merasakan sakit kep yang berkepanjangan karena efek samping dari telu
banyak alkohol.
Dia mengklik emailnya dan melihat bahwa ada tugas mendesak yang dimaksudkan untuk menguji
keterampn pemagang, dan tugas berbahasa Inggris sepuluh ribu kata harus diserahkan sebelum jam
dpan pagi keesokan harinya. Raisa tercengang melihat itu, dan seth membaca detail tugas, dia
menyadari bahwa tugas itu adh tentang topik yang tidak telu dia kenali.
Pada saat itu, Charli datang dan bertanya padanya, “Raisa, apa kamu sudah melihat emailnya?”
“Ya, saya sudah melihatnya. Ini tugas yang cukup rumit,” jawab Raisa.
“Jangan khawatir. Ada tempat penyimpanan buku tua di Departemen Penerjemahan, dan ada banyak
informasi tentang topik ini di sana. Saya baru saja kembali dari tempat penyimpanan buku. Kamu harus
ke sana mencari jawabannya juga, ” Charli memberinya beberapa petunjuk.
“Terima kasih.” Raisa mengangguk dengan ekspresi penuh rasa terima kasih.
“Kamu juga bisa pergi ke sana kapan saja sepng kerja. Ini adh tempat informasi publik, jadi slu
terbuka.”
Raisa tersenyum. “Tentu saja.”
Raisa masih sibuk menyusun tugasnya bahkan saat jam istirahat. Seth membuat banyak koreksi
pada drafnya, dia akhirnya memutuskan dan akhirnya mengunjungi tempat
Belongs to (N)?vel/Drama.Org.
penyimpanan buku. Dia mendaftar di sistem operasi internal dan memasuki tempat itu. Saat dia masuk,
sosok M tiba–tiba muncul dari bkang.
M melihat Raisa berjn masuk, dan M kembali memandang pagar besi sebelum mencibir dengan
dingin. Raisa, kamu hanya perlu bermm di dm!
Di dm ruangan, Raisa berhasil menemukan sebuah buku yang akan sangat berguna untuk topiknya,
jadi dia duduk di depan jend prancis dan mi membaca buku itu dengan teliti. Saatmpu mi
meredup, dia melihat jam tangannya dan menyadari bahwa sekarang sudah jam tujuh mm.
Dia bangkit dan berjn ke pintu masuk, tetapi dia melihat bahwa pintu–yang terbuka ketika dia masuk
—kini tertutup. Dia mengulurkan tangan untuk memutar kenop pintu, namun pintu itu tampaknya dikunci
dari luar.
“Apa ada orang di luar? Tolong, saya butuh bantuan.” Raisa bersuara ke arah pintu, tapi dia tidak
menerima respon sama sekali.
Dia menyadari bahwa ini adh tempat penyimpanan buku tua dan tidak ada kantor di sepanjang
koridor. Semua orang pasti sudah png bekerja sekarang, jadi tidak akan ada orang yang bisa
membantunya.
Langit mi gp di luar, dan dia mengulurkan tangan guna menekan tombol untuk menykanmpu.
Namun,mpunya tidak berfungsi dan meskipun dia mencoba berkali–kali, tidak ada daya sama sekali.
Dia mi panik saat itu. Apa yang terjadi di sini? Pintunya terkunci dan kini bahkanmpunya tidak
berfungsi?
Pintu terkunci karena M th meletakkan kunci di luar pintu danmpu tidak berfungsi karena sakr
ke ruangan berada di ujung koridor sehingga M dengan mudah menjentikkan sakr dari papan daya
utama.
Oleh karena itu, seluruh koridor menuju tempat penyimpanan buku berubah menjadi area gp gulita.
Raisa berteriak keras sma beberapa waktu, namun tidak ada yang muncul. Dia mi ketakutan saat
itu karena seluruh penyimpanan buku sudah berada dm kegpan total. Dia harus menghabiskan
mm di sini jika tidak ada yang muncul.
Pada saat itu, Raisa mengeluarkan ponselnya dan hendak meminta bantuan, tetapi dia bertanya- tanya,
kepadasiapa saya bisa meminta bantuan?
Akses ke Departemen Penerjemahan diawasi secara ketat dan hanya personel resmi yang diizinkan
masuk, jadi hanya ada satu orang yang muncul di benak Raisa yang dapat dimintai bantuan. Rendra
adh satu–satunya orang yang bisa dia pikirkan. Yang harus pria itukukan hanyh menelepon ke
kantor Departemen Penerjemahan, dan pasti dia akan dapat mengutus seseorang untuk
menymatkannya.