Bab 949
Bab 949
All rights ? N?velDrama.Org.
Dia bertanya–tanya apakah mereka bisa benar–benar putus seth mereka kembali ke kota.
Sementara itu, Raditya tidak sedang tidur di dm mobil. Dengan mata tertuju padaptopnya, dia
mengurus pekerjaannya, mcak keberadaan geng pembunuh internasional. Pemimpin geng itu adh
pembunuh ayahnya, yang mayatnya hampir telu tak tertahankan untuk dilihat ketika akhirnya dibawa
kembali ke negara itu.
Dm hati, dia slu memendam api kemarahan dan kebencian yang tak mampu dia padamkan. Jika
dia benar–benar ingin memadamkan api ini, dia harus membunuh pemimpin geng itu sebagai gantinya.
Bertahun–tahun yanglu, dia pergi mencari geng itu sendirian, namun menghng seth dia
membunuh beberapa anggota penting. Seth bungkam sma bertahun–tahun, geng itu kini terlibat
pembunuhan seorang tokoh penting di organisasinya. Pada saat yang bersamaan, hal itu terlihat oleh
mereka, jadi mereka akan mengejar pemimpin geng itu ke seluruh dunia dan membunuhnya.
Operasi ini adh sh satu operasi yang paling ingin dkukan Raditya. Namun, pamannya
menghngi jnnya dan membatasi otoritasnya, sehingga dia tidak dapat memperoleh petunjuk apa
pun tentang operasi tersebut. Akibatnya, akhir–akhir ini dia th berusaha meyakinkan atasannya untuk
memberinya izin untuk ikut serta dm operasi tersebut.
Angin dingin melolong di luar jend. Saat udara dingin menyembur masuk dari semua sisi, Raditya
menarik kerah bajunya untuk menahan hawa dingin. Dia melihat ke kamar terakhir dintai tiga, hanya
untuk mendapati bahwampunya masih meny. mengecek waktu di jam tangannya. Ini sudah jam
10 mm. Kenapa dia masih bangun?
Anita sudah tertidur. Bukan hanya itu, tapi dia dengan ceroboh lupa menutupi dirinya dengan selimut.
Dia meringkuk di tempat tidur dengan mantel militer milik pria itu menyelimuti dirinya, seh–h
mantel besar itu cukup hangat untuknya.
Dua jamgi belu. Raditya melihat semuampu di penginapan mati, namun kamar terakhir dintai
tiga masih meny. Seth melihat ini, dia tanpa sadar menutupptopnya. Saya harus naik ke atas
untuk memeriksanya. Dia membuka pintu mobil dan keluar dari SUV. Ketika dia masuk ke penginapan,
pemilik rumah terperanjat dari tidurnya. Dia bertanya dengan penuh perhatian, “Kenapa kamu tidak tidur,
anak muda?”
“Maaf sudah mengganggumu,” Raditya meminta maaf sebelum naik ke atas.
Dia menggesek kartu kuncinya di pintu kamar dintai tiga sebelum mendorong pintu hingga terbuka
dan masuk ke dm. Ketika dia melihat wanita itu meringkuk di tempat tidur, pupil matanya menyusut.
Bagaimana dia tertidur? Bagaimana dia bisa tidur sambil membungkus dirinya hanya dengan mantel
besar saya dm cuaca sedingin itu?
Melihat selimut yang masih terlipat rapi di sampingnya, Raditya mau tidak mau menghembuskan napas
marah. Berjn ke arahnya denganngkah berat, dia membuka kancing mantel besar itu dan memeluk
“Hmm…. Biarkan saya tidur…” Anita mendorong pria yang mengganggu tidurnya saat pikirannya
berkabut. Dia tidak peduli siapa itu. Bagaimanapun juga, orang itu mengganggunya.
Raditya melepas mantelnya dan menyimpannya. Ketika Anita mendorongnya, dia akhirnya menyadari
bahwa tangan dan kaki wanita itu sedingin es. Tidak mungkin dia bisa merasa lebih hangat di mm
yang sangat dingin ini meskipun dia membiarkannya tidur di bawah selimut.
Berdiri di depan ranjang, Raditya membuka mantelnya, melepasnya, dan menyisihkannya sebelum naik
ke sisi yangin ranjang. Kemudian, dia mengulurkan lengannya dan membawa wanita yang sedang
tidur itu ke dm pelukannya.
Saat Anita merasakan kehangatannya, dia secara naluriah mendekati Raditya dan menyandarkan
kepnya di lengannya, menekan wajahnya ke wajah Raditya.
Raditya menunduk dan mengamati wajah Anita yang terlp beberapa saat sebelum mengulurkan
tangannya untuk mematikanmpu samping tempat tidur. Dm sekejap, ruangan itu menjadi gp
gulita. Kegpan menyelimuti dunia karena bahkan tidak adampu jn di luar jend.
Memeluk tubuh yang sehangat pemanas, Anita merasa sangat nyaman tanpa cahaya yang
menyukan. Akibatnya, dia tidur lebih nyenyak.
Namun, pria yang memeluknya sejenak tidak bisa tidur. Dia tidak bisa menahan diri di depan wanita ini,
jadi tubuhnya sangat tegang saat ini.
Tiba–tiba, mendapati postur tubuhnya tidak nyaman, wanita yang sedang tidur itu meletakkan kakinya di
antara kaki Raditya di bawah selimut. Karena itu, pria yang menahan nafsunya yang membara itu
merasakan api gp meny di dm dirinya, yang menyebabkan dia merasakan dorongan seksual
yang semakin kuat.
Namun, dih yang menyebabkan semua ini terjadi pada dirinya sendiri. Ini sh saya karena tidur
dengannya dm pelukan saya.