AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 828

Bab 828

    Bab 828


    Bab 828


    Dan juga seperti yang Tasya harapkan, dia diberitahu tentang jenis kmin anak tersebut.


    Jenis kminnya adh perempuan.


    Pada mm hari, di v n, Nando mengantar si kecil png dan makan mm bersama keluarga.


    Tasya memberitahukan Jodi mengenai kehadiran adik bayinya, yang sangat membuat Jodi terkejut.


    Harapan Jodi di hari ng tahunnya akhirnya terkabul, Jodi akan memiliki adik perempuan seth


    sembn bn.


    Seth makan mm, n dan Nando pindah ke taman untuk berbincang. Nando sangat terganggu


    dengan kenyataan bahwa dia didesak untuk menikah. Nando belum cukup bermain, di waktu luangnya,


    dia hanya akan bermain game. Nando juga masuk tim esports nasional dan menjadi anggota resmi,


    yang hanya membuat orang tuanya semakin marah.


    “Orang tua saya tidak tahu jika saya membeli seluruh tim seharga dua ratus miliar. Heehee,” kata Nando


    sambil terkekeh.


    Content ? N?velDrama.Org 2024.


    “Baih, jangan membuat ibumu telu khawatir juga. Jika kamu menemukan seseorang yang cocok


    untukmu, kamu bisa mencoba untuk berkencan.” Sebagai kakaknya n harus menasehati Nando, pikir


    n


    “Ayh, saya tidak tertarik untuk berkencan.” Nando juga dikelilingi oleh gadis–gadis, mereka semua


    berusaha memenangkan hati Nando dengan menggunakan seg macam trik. Karena itu, Nando


    merasa agak takut sekarang.


    Nando akan menghindar dari mereka dengan cara apa pun, tidak akan mengembangkan perasaan


    terhadap


    mereka.


    Sementara itu, sebuah jet tempur berwarna hitam tiba dan parkir di bandara militer setempat di kampung


    hman. Seorang pria membawa koper keluar dari pesawat. Dia mengenakan pakaian penyamaran,


    yang memperkuat sosoknya yang besar dan berotot. Meskipun rambutnya botak, tidak mengurangi


    sedikit pun daya tarik kejantannya, mh menambah kesan keren dan gagahnya.


    Raditya th tiba. Dengan membawa tas di tangannya, dia masuk ke mobil SUV yang mju keluar dari


    bandara.


    “Tuan Muda Raditya, kakek berharap Anda bisa kembali dan mengunjunginya.”


    Raditya melirik waktu. “Baih, ayo pergi mengunjunginya sekarang!”


    Mobil Mobil SUV mju ke wyah tertutup dengan akses terbatas. Tidak ada gedung pencakarngit


    yang penuh sesak dan hanya terdapat beberapa rumah bertingkat tiga dan dan rumah yang lebih


    rendah, namun terdapat aura yang sangat kuat di sana seh–h cahaya bn pun tidak bisa masuk.


    Di gardu jaga, satpam memberi hormat pada mobil tersebut yang kemudian melewati gerbang besi di


    bkangnya.


    Takma kemudian, mobil tersebut berhenti. Raditya segera keluar dari mobil,lu pergi ke a yang


    sangat terang dengan membawa tas di tangan.


    Saat itu sudah pukul 22.00, namun seorang pria tua berpakaian sederhana sedang duduk di sofa. Dia


    sedang


    memegang cangkir teh, dan ketika dia melihat cucunya yang baru saja tiba, dia tersenyum puas.


    “Raditya, akhirnya kamu kembali.”


    “Kakek,” Raditya menyapa pria tua yang sedang duduk di sofa.


    Panji mengangkat kepnya dan mengamati Raditya dari ujung kep sampai ujung kakinya. Dia


    bukan mengamati ciri–ciri cucunya; sebaliknya, dia memeriksa apakah Raditya terluka atau tidak.


    “Duduh. Ada yang ingin saya bicarakan denganmu.” Panji meletakkan cangkir tehnya,lu mengambil


    foto darici sebelum memberikan kepada Raditya. “Lihah. Bagaimana gadis ini menurutmu? Apakah


    kamu menyukainya?”


    Raditya mengambil foto tersebut dan memeriksa gadis di foto itu. Sosoknya terlihat bagus dan cukup


    cantik, namun Raditya tidak memiliki perasaan apa pun terhadapnya. Raditya menurunkan foto itu.


    “Kakek, dia terlihat cantik, namun apa hubungannya dengan saya?”


    Panji terkekeh. “Tentu saja dia ada hubungannya denganmu. Dia akan menjadi istrimu di masa depan.”


    Raditya sedikit tertegun saat dia sedikit mengernyit. “Kakek harus tahu bagaimana perasaan saya


    tentang hal ini. Saya tidak tertarik untuk menikah.”


    Panji juga terlihat tidak telu senang. Mereka js sudah membicarakan hal ini sebelumnya.


    “Kenapa? Apakah kamu ingin Keluarga Laksmana berhenti begitu saja pada generasimu? Bagaimana


    saya harus bertanggung jawab pada nenek moyang kita? Bagaimana dengan ayahmu?” Panji


    mendengus. “Apa pun yang terjadi, kamu harus menghasilkan keturunan untuk Keluarga Laksmana.”


    Raditya sedikit menunduk. “Kakek, saya tidak ingin mengikuti jejak ayah saya, dan saya juga tidak ingin


    seorang wanita menjni kehidupan yang sama seperti ibu saya. Itu tidak adil baginya.”


    “Kamu pasti tidak akan berakhir seperti ayahmu. Ayahmu mengorbankan dirinya untuk negara, dan


    seth ibumu menikahgi, saya dengar dia hidup dm kebahagiaan.” Dengan begitu, Panji menatap


    gadis di foto itugi. “Gadis ini sangat puas denganmu, dan dia juga tidak keberatan dengan


    pekerjaanmu saat ini. Kamu harus menemuinya saat kamu memiliki waktu luang,lu menikah


    dengannya.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul