Bad 666
Bab 666
“Kamu terluka!” kata Salsa buru-buru. Mereka berdua tertutup tanah dan rumput.
Para pengawal melompat ke arah mereka, dan dua dari mereka membantu Arya berdiri. “Apakah Anda
baik- baik saja, Tuan?”
Arya merasa baik-baik saja, sin luka di dahinya yang disebabkan oleh dahan pohon yang tajam dan
goresan di tangannya.
“Saya baik-baik saja.” Arya membersihkan dirinya sebelum berbalik untuk melihat Salsa. “Apakah r itu
menggigitmu?TM
“Tidak, tidak.” Salsa menggelengkan kepnya. Wajahnya masih pucat karena terkejut.
This content belongs to N?/velDra/ma.Org .
Saat mereka naik kembali ke puncak, pandangan Salsa tetap tertuju pada Arya. Jantungnya berdebar
kencang. Ketika mereka berguling menuruni sisi bukit, Arya melingkarkan lengannya erat-erat di
pinggangnya sementara tangannya yang satunya menekan kepnya ke dadanya. Arya th
mkukannya hanya untuk
memastikan Salsa tidak terluka.
Namun, itu berarti Arya tidak dapat melindungi dirinya sendiri sma mereka jatuh terguling.
Darahnya mengalir deras. Tuan muda yang tinggi dan perkasa benar-benar mempertaruhkan dirinya
untuk melindungi Salsa.
Bagaimana jika Salsa jatuh dari tebing yang tinggi? Dari seberapa erat Arya melindungi dirinya di
sekelilingnya, apakah dia akan jatuh bersamanya juga?
Para pengawal mengeluarkan kotak P3K,lu membersihkan dan membalut luka berdarah di dahi Arya.
Peramal itu ketakutan setengah mati oleh situasi berbahaya yang dimi Arya.
“Apakah Anda baik-baik saja, Tuan Muda Arya?”
“Saya baik-baik saja. Lanjutkan!” Kata Arya denganmbaian tangannya.
Pengawalnya berpencar di sekitar mereka, memeriksa area sekitar untuk mencari tanda-tanda r.
Bahkan Salsa mi merasa takut dengan rerumputan di sekelilingnya. r itu adh r terpanjang
yang pernah Salsa lihat seumur hidupnya.
Pada saat peramal selesai dengan analisisnya, Arya menyuruh anak buahnya mengambil foto d?rah
tersebut dan tidak membuat keputusan saat itu juga. Arya akan memutuskan seth benar-benar
meneliti d?rah tersebut.
Mendaki gunung slu lebih mudah daripada menuruni gunung.
Itu adh pendakian yang curam, yang berarti penurunan mereka lebih sulit. Jika sh satungkah,
mereka akan berguling menuruni gunung.
Dengan kaki tertekuk, Salsa pehanhan berjn menuruni gunung sambil berpegangan pada
ranting- ranting di sekitarnya. Tiba-tiba, rasa sakit menjri tangannya saat ujung daun yang tajam
menyayat tangannya.
Salsa mengeluarkan desisan keras, menarik tangannya untuk memeriksanya. Tangannya berdarah.
Arya berada tepat di bkangnya. Dia mengerutkan kening dan berkata, “Biarkan saya melihat.”
Salsa menunjukkan tpak tangannya. “Hati-hati,” katanya sambil memeriksa tangannya. “Hindari
menyentuh daun yang mirip dengan ini.”
Salsa mengangguk sebagai jawaban. Arya kemudian pindah untuk berjn di depannya. Ketika mereka
sampai bagian pendakian yang sulit, Arya akan berbalik dan membantunya.
Setiap kali itu terjadi, Salsa akan melihat luka di tangan Arya, membuat jantungnya berdenyut kesakitan.
“Tuan Muda Arya, tolong jangan smatkan saya dari bahayain kali,” katanya.
“Mengapa?” Arya berbalik dan menatap matanya.
“Saya khawatir Anda akan terluka. Saya tidak ingin Anda terluka karena saya.” Salsa dengan sungguh-
sungguh menatapnya. “Saya orang yang beruntung. Saya tidak akan mati.” Arya mengalihkan
perhatiannya kembali untuk menuruni gunung.
Mereka segera tiba di bagian curaminnya. Saat Salsa dengan hati-hati turun, Arya tiba-tiba
menggendong Salsa karena dia sudah berada di tempat yang aman dan datar.
Salsa merasa linglung, dan Salsa baru sadar kembali ketika dia akhirnya diturunkan. Arya th
menggendongnya.
Akhirnya, mereka kembali ke jn tanah dan berhasil kembali ke mobil dengan smat.
Me th menunggu mereka kembali. Pada saat mereka sampai, matahari akan terbenam. Lagip,
ini sudah lewat jam lima.
“Arya…” Me dengan gembira beri ke arah mereka tapi berhenti saat melihat luka di dahi Arya.
“Bagaimana kamu bisa terluka?” Me bertanya, kesal.
“Saya baik-baik saja. Saya tidak sengaja terluka karena ranting,” js Arya dengan tenang.
Me menatapnya dari atas ke bawah. Pakaian hitamnya tertutup rerumputan, seh-h dia
berguling- guling di tanah.