Bab 421
Ruang Untukmu
Bab 421
Pada saat yang sama. Uana menyadari bahwa wajah Helen tampaknya th berubah. Meskipun dia
masih terlihat cantik, seperunya dia th mkukan sesuatu untuk penampnnya,
Terus terang. Hana menentang orang yang mengejar kecantikan lewat operasi. Tubuh ini th
diberikan oleh orang tuanya dan dia harus menghargai mereka.
“Aku minta maaf karena datang tanpa diundang ke jamuan makanmu, Nenek. Hanya saja aku sangat
merindukanmu.” Sorot mata Helen tampak tidak tulus sama sekali.
Namun, Hana meyakinkannya, “Jangan khawatir. Aku lupa memberitahumu tentang itu. Yang datang
ke sini biasanya kerabatma yang sama setiap tahun, aku senang kamu juga datang.” Seth
mengatakan itu, dia menginstruksikan sh satu pyan, “Temani Nona Helen ke taman untuk minum
teh.”
Helen sangat senang mendengarnya. Benar saja, Hana tidak mengusirnya, dia pun dengan senang
hati mengikuti pyan itu ke taman.
Begitu Helen pergi, Hana mengh napas lega. Dia menyadari niat Helen, tetapi Keluarga Prapanca
hanya bisa menerima satu menantu perempuan. Oleh karena itu, apa pun yang dkukan Helen, itu
akan sia-sia.
“Dari siapa Nona Helen mendengar berita itu?” Sh satu pyan wanita di samping Hana bertanya
dengan heran. Dia adh orang yang mengirim undangan, tetapi dia ingat sekali dia tidak mengirim
undangan ke Helen.
“Jangan mengkhawatirkan tentang hal itu. Kitayani saja dia karena dia sudah ada di sini!” kata Hana
denganmbaian tangan.
Namun, pyan itu menyhkan dirinya sendiri. Lagip, dia tahu siapa Helen. Dia hanyh seorang
wanita yang Tuan Muda n tidak bisa singkirkan.
“Haruskah aku memberitahu Tuan Muda n?”
Ketika Hana ingat bahwa n akan membawa Tasya berkunjung hari ini, dia yakin Tasya tidak akan
datang jika dia tahu bahwa Helen ada di sini. Diangsung menggelengkan kepnya dan menjawab,
“Lupakan saja. Kita beritahu mereka ketika mereka uba!”
Wanita yang satu adh seseorang yang kehadirannya tidak diinginkan Hana, sementara yang satu
lagi adh seseorang yang sangat diinginkan Hana untuk berada di sini.
Antara Helen dan Tasya, sudah js siapa yang lebih unggul.
Content is property ? N?velDrama.Org.
Tidakma kemudian, putri Hana, menantukiki, serta Nando tiba.
Beberapa kerabat dan teman juga sudah datang lebih awal sehingga seluruh hman dipadati oleh
mobil-mobil mewah. Semua kerabat dari Keluarga Prapanca th memperoleh pijakan yang kuat
dm lingkaran politik dan bisnis dengan dukungan dari Keluarga Prapanca.
Keluarga Prapanca seperti pohon besar yang memiliki jaringan hubungan yang rumit di bawah
perlindungan pohon tersebut. Bahkan kakak Hana bisa mmbung tinggi di lingkaran politik
1821 Mon, Oct 24 OOO.
Bab 421
5 mutiara
kaa pengaruh keluarga
Saat duduk di rumah ich di taman, Helen merasa sedikit gugup ketika mendengar suasana yang ramai
di a utama. Namun, itu tidak akan membuatnya geptar atau mundur. Dia melihat ke kotak obat-
obatan di dm tasnya dan menyeringai sinis.
Tasya akan kehngan harga dirinya hari ini di depan semua kerabat Keluarga Prapanca.
Dia mengambil cangkir tehnya dan menyesap beberapa teguk. Rasanya cukup hambar meskipun dia
sudah minum obat untuk menghidupkan kembali indra perasanya.
Para dokter mengatakan bahwa operasinya mungkin menyebabkan efek samping jangka panjang,
tetapi demi kecantikannya, Helen hanya bisa menahannya.
Kemudian, sebuah Rolls-Royce hitam memasuki hman depan. Pria yang keluar dari mobil adh
n sedangkan wanita yang keluar dari mobil adh Tasya.
n mengulurkan tangannya untuk memegangnya, tetapi Tasya menyembunyikan tangannya dengan
malu-malu. “Sebaiknya kita tidak perlu berpegangan tangan.”
n menatapnya begitu dm sma beberapa detik sebelum menyadari bahwa Tasya hanya malu
dan tidak ingin menunjukkan telu banyak kemesraan di depan kerabatnya.
“Ayo masuk, ku begitu!” n mengerti perasaannya.
Saat mereka berjn melewati taman depan dan masuk ke a, mereka melihat tiga meja perjamuan
di ruang tamu. Semua tamu th tiba.
Begitu mereka memasuki a, n mi menyapa para tamu. Sebagai anak paling terhormat dari
Keluarga Prapanca, n slu bersikap sopan dan bijaksana sejak kecil. Oleh karena itu, semua
orang mengaguminya.
Tasya yang mengikutinya berkeliling mendengarnya saling menyapa dengan kerabatnya. Itu juga
pertama kalinya Tasya melihatnya bertingkah seperti junior yang sopan. Biasanya, n slu
menyendiri dan tidak bisa didekati sehingga membuat semua orang takluk padanya.
“n, kenapa kamu tidak memperkenalkan kami pada wanita cantik di sampingmu ini?” sh satu
bibinya mendesak.
“Ini Tasya Merian, pacarku,” n memperkenalkannya dengan santai.
Tasya hanya bisa merasakan pipinya memanas saat mendengarnya. Dia th memikirkan pertanyaan
ini sebelum datang, tetapi dia masih tidak bisa menghindari identitasnya akan terungkap.
Previous Chapter
Next Chapter