AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Chapter 233

Chapter 233

    Chapter 233


    Tiger menghancurkan satu botol bir itulu mengambil botol yanginnya kemudian dihantamkannya


    lagi botol kedua itu.. Lalu yang ketiga, keempat, kelima… dan seterusnya.. Beberapa orang yang ada


    di ruangan itu tampak tercengang karena melihat mereka semua tidak mempekukan orang – orang


    itu sebagai manusia. Akhirnya, Nara yang pulih kembalilu berkata dengan suara gemetar, “Jangan..


    jangan dipukulgi…” “Dipukulgi pasti akan mati mereka…” Lalu Tiger berhenti dan menatap Reva.


    Reva mengh nafas dan berkata, “Sudah, jangan sampai menakuti istriku.” Tigerlu meletakkan


    kembali botolnya dan melirik David serta yanginnya sambil berkata, “Sin, cepat ucapkan terima


    kasih kepada tuan Lee!” Lalu mereka semua seperti mendapatkan pengampunan yang sangat


    berhargalu bersujud berng – ng sambil mengucapkan terima kasih. Reva: “Aku bisa


    memaafkan kalian semua.” “Tetapi, aku ingin tahu siapa yang meminta kalian mkukan ini semua!”


    Mendengar pertanyaan itu Davidngsung membeku sejenaklu dengan suara gemetaran dia


    berkata, “Tuan Lee, kami.. kami hanya sekelompok bajingan lokal yang mencari makan disana…”


    “Karena di sana ada proyek yang sedang bengsung jadi kami semua ingin meminta jatah.” “Kami


    tidak tahu bahwa kau adh orang yang berkuasa. Aku benar – benar minta maaf karena th


    menyinggung tuan Lee..” Dan pada saat ini Axel dan Alina baru menyadari bahwa mereka itu ternyata


    adh sekelompok bajingan dan preman. Jika mau dijadikan perbandingan, Tiger barh bisa


    dikatakan pria yang dapat membunuh tanpa memiliki perasaan. Lalu Reva berkata dengan dingin,


    “David, apakah kau kira aku ini benar – benar bodoh?” “Jika kau benar – benar hanya ingin jatah saja,


    mash ini bisa diselesaikan hanya dengan uang!” “Tetapi kau sengaja berbuat onar dan mencari


    mash. Js – js sengaja mempersulit farmasi Shu kami!” “Ku kau tetap tidak ingin


    mengatakan yang sebenarnya, aku juga tidak akan memaksa.” “Tiger,njutkan!” Dengan cepat Tiger


    langsung mengambil botol anggurnya dan David karena begitu ketakutanlu dengan cepat berkata,


    “Aku… aku akan mengatakannya…” “Itu… itu adh keluarga Yu yang meminta kami


    mkukannya…” “Tuan Lee, mereka… mereka adh orang – orang terpandang, kami tidak bisa


    menyinggungnya…” “Tolong kau maafkan kami. Kami… kami juga hanya menerima uang mereka


    untuk mkukan sesuatu.” Reva mengernyitkan keningnya dan bertanya, “Shiro Yu?” Davidlu


    mengangguk dengan tak berdaya. Reva berpikir sejenaklu mengangguk dan berkata, “Bagus sekali!”


    “Aku juga tidak akan membuat kau, David dan anak buahmu datang dengan sia – sia.” “Begini saja,


    Tiger, tolong minta pihak hotel untuk membawakan semua bir yang mereka punya ke sini.” “Bukankah


    mereka suka minum dan bersenang – senang?” “Kau awasi mereka semua dan biarkan mereka


    semua minum anggur disini!” “Jika mereka semua belum menghabiskannya, tidak boleh pergi!” Tiger


    langsung tertawa dan berkata, “Baik!” “Tuan Lee, serahkan semuanya kepadaku.” “Pyan, ada


    berapa banyak bir disini, aku bayar semuanya.” Reva berkata dengan tersenyum, “Tidak perlu.”


    “Masukkan saja ke dm tagihan perusahaan!” “Ini adh jamuan minum dari farmasi Shu untuk


    mereka.” Lalu Reva dan Nara hendak pergi lebih dulu. “Pa, Ma, situasi disini tidak telu nyaman. Ayo


    kita makan di tempatin saja.” Dan baru pada saat ith Axel dan Alina tersadar kembali dan


    bergegas mengikuti mereka. Saat berjn melewati Tiger, Reva mengedipkan matanya kepada Tiger


    dan memelototi Davidgi. Tigerngsung mengerti dan segera mengangguk. Barusan Reva th


    mengisyaratkan kepada Tiger bahwa m mini David harus mati! Saat berjn ke depan pintu dengan


    tidak tahan Nara berkata, “Reva, Tiger sendirian di dm, nanti ku ada mash, apakah… apakah


    akan berbahaya…” Reva tersenyum dengan ringan dan berkata, “Bahaya apa?” “Lihah ke sekitar


    kita!” Naralu melihat ke sekeliling dengan tatapan kosong. Dia melihat ada banyak mobil yang di


    parkir di sisi jn dan menghngi jn. “Apa yang terjadi di sekitar sini?” Lalu Reva berkata dengan


    lembut, “Di dm mobil – mobil itu semuanya adh orang – orangnya Tiger!” “Hotel ini sekarang


    th dikepung oleh orang – orangnya Tiger.” “Mereka ingin mwan? Haha, apakah mereka berani?”


    Keluarga Narangsung tercengang. Siapa sebenarnya Tiger ini? Tetapi yang sebenarnya tidak


    mereka ketahui, mash seperti ini hanyh mash sepele bagi Tiger! Dengan mereka, Tiger


    bersikap begitu sopan dan menghormati mereka, tetapi dengan orangin Tiger adh orang yang


    sangat ganas dan berkuasa! Bagaimanapun juga, Kenji sudah jarang mkukan hal seperti ini dm


    beberapa tahun terakhir ini. Tiger adh wakilnya Kenji. Dan Kenji sendiri adh anak buah Austin


    yang mlukan semua hal untuk Austin. Dan di kota Carson, siapa yang berani mwan anak buah


    Austin?


    Previous Chapter


    Next ChapterThis belongs to N?velDrama.Org.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul