AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Chapter 234

Chapter 234

    Chapter 234


    Keluarga Reva sudah meninggalkan tempat itu dan pyan juga sudah membawakan birnya. Dia


    benar – benar th membawakan semua stok bir mereka sehingga satu ruangan pun hampir tidak


    dapat menampungnya. Melihat itu, orang – orang David sudah hampir menangis. Jika melihat


    situasinya, masing – masing dari mereka minimal harus minum lusinan atau ratusan botol. Tidak peduli


    seberapa hebat kau bisa minum, kau juga tidak mungkin bisa minum sebanyak itu. Tigerlu


    mengambil sebotol anggur dan berkata, “Saudara – saudaraku sekalian, ini sudah takdir kita untuk


    bertemu disini meskipun kita semua berasal dari tempat yang jaraknya ribuan mil.” “Aku akan membuat


    contoh dulu kepada kalian kemudian snjutnya giliran kalian!” Seth Tiger berbicara, diangsung


    menghabiskan sebotol bir. “Aku harap semua orang bisa bersenang – senang dan minum dengan


    bahagia.” “Semua ini di berikan dengan gratis oleh bos aku jadi aku harap kalian tidak menyia –


    nyiakannya.” “Semua botol bir disini harus dihabiskan.” “Jika kalian tidak mampu menghabiskannya


    maka kalian bisa hantamkan botol itungsung ke kepmu sendiri.” “Oke, kalian bisa mi


    sekarang!” Seth Tiger selesai berbicaralu dia memindahkan kursinya dan duduk di samping


    sambil tersenyum. Semua orang yang ada dintai saling menatap dengan cemas. Ada begitu banyak


    bir dan anggur. Siapa yang bisa meminum begitu banyak? Melihat mereka semua diam, Tiger


    langsung tampak kesal. “Mengapa kalian masih tidak minum?” “Tidak menghargai aku?” “Oke, ku


    kalian tidak mau minum maka hantamkan ke kep kalian!” Seth berbicara, Tigerngsung


    mengambil sebotol anggur. Orang – orang ini sudah hampir menangis karena ketakutan. Lalu mereka


    bergegas untuk minum. “Ini baru benar!” “Ngomong – ngomong, bos aku ini bukan orang yang pelit.”


    “Pyan, bawakan tiga piring kacang untuk masing – masing dari mereka.” “Buah dengan tampn


    yang cantik, oke?” Tiger tersenyum dengan tulus. Tidakma kemudian, nampan berisi kacang th


    tiba dan semua orang mendapatkan jatahnya masing – masing. Sekitar tujuh puluh atau dpan puluh


    orang itu memenuhi tiga kamar VIP di sebh mereka dan mi berlomba minum bir. Dan saat ini


    mereka semua minum sampai muntah dan seth dimuntahkan kemudiannjut minumgi.


    Pokoknya mereka tidak bisa berhenti. Dan di akhir permainan ini bisa dipastikan bahwa mereka semua


    pasti tidak akan mau menyentuh yang namanya birgi! Di sisiin, Reva dan keluarganya


    meninggalkan hotel itu. Keluarga Shu masih begitu shock. “Reva, siapa… siapa sebenarnya Tiger itu?”


    “Mengapa mereka semua begitu takut kepadanya?” tanya Nara dengan penasaran. Lalu Reva


    tersenyum dan berkata, “Biasanya Tiger sering nongkrong di jnan sehingga dia kenal banyak


    orang.” “Orang – orang seperti David itu jika dibandingkan dengan Tiger, tidak ada apa – apanya.”


    Narangsung terkejut dan berkata, “Lalu…lu orang yang hebat seperti itu mengapa mh datang


    bekerja di perusahaan kita?” Reva: “Dengan keluyuran seperti itu, masa depan seperti apa yang


    diharapkannya?” “Dia juga ingin sukses sehingga dia ingin berubah. Jadi dia datang dan bekerja di


    perusahaan kita.” “Jangan khawatir, Tiger cukup serius dengan pekerjaannya.” “Nantinya biarkan dia


    pergi untuk mengawasi lokasi konstruksi pabrik baru itu saja sehingga tidak akan ada mashgi di


    kemudian hari.” Nara mengh nafas dengan lega. Axel dan Alina tampak terkejut. Mereka berdua


    tidak pernah menyangka bahwa seorang Tiger bisa memiliki kekuasaan yang luar biasa. Jika


    mengingat tentang Hiro dan dibandingkan dengan Tiger, mereka berdua seperti dari dua dunia yang


    berbeda. Dan ketika Hiro pergi untuk menangani urusan ini, mereka semua harus menahan napas dan


    menyanjung orang – orang itu. Sin meminta uang, mereka juga masih meminta Nara untuk


    menemani mereka minum. Mereka itu hanyh sekelompok bajingan dan ini merupakan penghinaan


    terbesar untuk Nara! Tetapi begitu Tiger datang, orang – orang itungsung berlutut dintai dan


    memohon bs kasihan. Jika tahu dari awal, untuk apa mereka mencari Hiro? Dengan katain hanya


    satu ucapan dari Tiger saja sudah mampu menyelesaikan mash ini, jadi untuk apa repot – repot?


    Kemudian Alina mengh nafas, “Aihh, jika aku mengetahuinya lebih awal, aku pasti akan meminta


    Tiger saja yang menangani mash ini!” Axel juga mengangguk – angguk. Dan Narangsung


    berkata, “Waktu itu Reva sudah bng akan meminta Tiger menangani mash ini tetapi kalian


    bersikeras mengingikan Hiro yang pergi.” Axel: “Siapa yang bisa menyangka bahwa Hiro sama sekali


    tidak bisa diandalkan!” Dan Hanangsung merasa tidak senang: “Apa maksud dari ucapan kalian itu?”


    “Hiro mkukan semua ini juga demi keluarga kita!” “Sin itu, Reva, semua ini kan gara – gara kau?”


    “Jika kau tidak menyinggung si Shiro itu apakah dia akan meminta para bajingan ini untuk datang ke


    lokasi konstruksi untuk membuat mash?” “Lokasi konstruksi itu sudah tutup sma beberapa hari


    ini. Apakah kau tahu berapa kerugiannya?”


    Previous Chapter


    Next ChapterContent (C) N?v/elDra/ma.Org.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul