Chapter 198
Dan tiba – tiba ekspresi Rafael tampak berubah. Awalnya dia mengira hubungan Anya dan Reva
hanyh hubungan yang biasa saja. Maka itu dia bersikeras mengatakan bahwa Reva th memukuli
orang tetapi tak dinyana Anya mh mengabaikan ucapannya demi menjaga imej mereka. Dia tak
menyangka Anya benar – benar akan melindungi mereka hingga seperti ini. Keluarga Rafael Scatter
memiliki hubungan yang baik dengan keluarga Anya Smith. Jadi seharusnya Anya tidak akan bersikap
seperti itu kepadanya di depan publik. Tetapi sekarang, Anya sama sekali tidak mempedulikan imej
mereka sama sekali. Ini terlihat cukup js bahwa Anya sangat mementingkan kedua orang ini. Wajah
Rafael tampak memerah karena dia tidak bisa mundurgi dm mash ini. Ada banyak orang yang
memperhatikan mereka disini. “Kak Anya, ternyata mereka adh temanmu. Aku pasti th sh
mengenali orang.” “Tetapi meskipun mereka temanmu juga mereka tidak boleh memukul orang di
pesta sosial ks atas seperti ini!” “Semua orang yang datang kesini hari ini adh tokoh – tokoh
ternama dari kota Carson. Mereka semua adh orang yang beradab.” “Sepertinya tidak pantas
baginya untuk memukuli orang disini kan?” Semua orang yang berada di sekitar mereka berbisik
dengan riuh rendah dan membahas mengenai mash pemukn orang itu. Lalu Anya mencibir dan
berkata: “Rafael, apakah kau sengaja ingin memperbesar mashnya?” “Kau kira aku benar – benar
bodoh?” “Tuan Lee adh pria yang sangat sopan. Jika kau tidak menyinggungnya dia juga tidak akan
asal memukul orang.” “Jika aku tidak sh menebak, orang yang dipukuli tadi pasti sengaja ingin
melecehkan nyonya Lee. Ith sebabnya dia dipukul kan?” “Dm situasi seperti itu jika tuan Lee
tidak segera mengambil tindakan, apakah dia masih patut dikatakan sebagai seorang pria?” Saat
ucapan ini dilontarkan, orang – orang yang berada di sekitar mereka juga menggumamkan persetujuan
mereka. Apgi mereka yang membawa pendamping wanitanya ke resepsi itu. Bagaimana mungkin
mereka tidak akan marah jika pendamping wanitanya dilecehkan? Kemudian dengan canggung Rafael
berkata sambil menggertakkan giginya, “Kak Anya, kami hanya meminta mereka menangani beberapa
hal saja, apa tidak boleh?” “Dia duluan yang memukul kita, apakah ini juga masih dikatakan sebagai
keshan kita?” Anya: “Siapa yang yang benar dan siapa yang sh kurasa di dm hatimu cukup
js mengenai hal ini.” “Rafael, jika kau masih merasa tidak puas aku bisa memperlihatkan video
CCTV resepsi ini. Dan membiarkan semua orang yang ada disini untuk melihat dan meninya?”
Mendengar ucapan Anya ini membuat Rafael lemas. Jika sampai video CCTV dikeluarkan maka
situasi yang barusan terjadi akanngsung ketahuan. Tidak hanya anak buahnya saja tetapi semua
kata – kata dan perbuatannya sendiri juga pasti akan terungkap. Dan saat itu dia sendiri yang
mencoreng mukanya sendiri! Lalu Anya mengabaikannya danngsung menghampiri Reva dan Nara
untuk meminta maaf. “Tuan dan nyonya Lee, maaf aku tembat.” “Anak – anak ini tidak tahu apa –
apa. Karena mereka th menyinggung kalian berdua, disini aku meminta maaf untuk mereka!” Orang
– orang yang berada disekitar mereka tampak terkejut ketika mendengar ucapan Anya. Siapakah
pasangan ini sehinggal memiliki kemampuan untuk membuat Anya meminta maaf kepada mereka
berdua? Ada apakah disini? Kemudian dengan cepat Nara tersenyum dan berkata, “Kak Anya, jangan
sungkan.” “Tidak apa – apa. Aku mh ingin berterima kasih kepada kak Anya atas undangannya
mm ini!” Lalu Anya tersenyum dan berkata: “Merupakan kehormatan bagiku dengan hadirnya tuan
dan nyonya Lee di resepsi ini.” “Tuan dan nyonya Lee sebentargi aku akan memperkenalkan kalian
kepada beberapa rekanku yang bergerak di bidang medis.” “Mereka semua adh pengusaha besar
di kota Carson dan juga provinsi Yama!” Narangsung menunjukkan rasa gembiranya dan berkata,
“Terima kasih kak Anya.” Dan Anya pun tersenyum ringan. Baru saja dia hendak berbicaragi tiba –
tiba saja terdengar suara yang dingin dari arah bkang mereka. “Anya, kurasa kau tak perlu
memperkenalkan mereka kepada teman – temanmu!” “Karena mereka sama sekali tidak memenuhi
syarat untuk menghadiri resepsi ini!” Takma kemudian terlihat Dn yang masuk ke ruangan itu
dengan sekelompok orang yang mengangkat kep mereka dengan angkuh. Semua orang yang
berada di dm kelompok ini adh generasi muda dari sepuluh keluarga terpandang itu. Dan sh
satu diantaranya adh Shiro. Sin itu, Xavier juga berada di dmnya dan berjn dengan arogan
seh – h dia th menjadi bagian dari mereka saja. Xavier mencibir dengan bangga saat melihat
Reva dan Nara. Raut wajah Anyangsung berubah menjadi dingin ketika melihat Dn, dan dia
berkata, “Dn, mengapa kau datang kesini?” “Tuan dan nyonya Lee diundang oleh aku sendiri ke
resepsi ini. Mengapa kau mengatakan mereka tidak memenuhi syarat?”
Previous Chapter
N?vel/Dr(a)ma.Org - Content owner.
Next Chapter