Chapter 199
Lalu Dn berkata dengan lembut, “Anya, sepuluh keluarga terpandan di kota ini membiarkanmu
menyelenggarakan resepsi bukan untuk dibuat rusuh.” “Syarat untuk bisa hadir dm resepsi Genting
sangat ketat dan tidak sembarang orang yang bisa masuk begitu saja ke resepsi Genting ini.” “Mereka
berdua baru saja mendirikan perusahaan farmasi kecil sehingga mereka sama sekali tidak memenuhi
syarat untuk hadir di acara resepsi Genting!” “Apgi, pria ini adh orang yang hanya
menggantungkan hidupnya hanya kepada istrinya.” “Kau mh membiarkan brondong tak berguna ini
datang ke resepsi Genting. Ini artinya kau th mkukan penghinaan kepada tamu – tamu terhormat
disini!” Begitu ucapan ini dilontarkan, semua orang yang ada disekitar merekangsung gempar dan
bising. “Apa? Ternyata pria itu adh menantu sampah?” “Menantu macam apa yang hanya
menggantungkan hidupnya kepada istrinya? Bukankah itu sama saja dengan brondong tak berguna?”
“Oh, aku ingat, sepertinya wanita itu bernama Nara Shu. Dulunya dia adh wanita tercantik di kota
Carson. Dia benar – benar th menikahi seorang menantu sampah!” “Ternyata mereka. Bukankah
keluarga mereka ini sangat miskin? Bagaimana caranya mereka bisa datang ke resepsi Genting?”
“Apakah seth ini resepsi Genting akan menjadi resepsi biasa saja? Tidak elitegi? Siapa saja bisa
datang ke resepsi ini dengan sesuka hatinya?” “Aku rasa kedepannya kita juga tidak perlu telu
mementingkan resepsi inigi. Resepsi Genting yang sekarang tidakgi sama dengan yang dulu!”
Ada banyak diskusi dan ucapan – ucapan yang penuh dengan penghinaan dan terdengar sinis.
Ekspresi Anyangsung berubah. Dia dapat merasa bahwa Dn sengaja datang kesini untuk mencari
mash. “Dn, apa maksudmu?” Anya bertanya dengan suara yang dm. Dn: “Anya, aku
mkukan ini juga demi dirimu.” “Sepuluh keluarga terpandang di kota ini th mempercayakan acara
resepsi Genting ini kepadamu karena mereka sepenuhnya percaya kepadamu.” “Dan kau juga harus
menghormati kepercayaan yang th diberikan oleh sepuluh keluarga terpandang itu. Tetapi sekarang
kau mh mengundang orang – orang yang tidak js ke resepsi Genting ini bahkan jika mereka tidak
cukup memenuhi syarat.” “Apakah kau tidak merasa bahwa kau th mengecewakan semua kep
keluarga dari sepuluh keluarga terpandang ini?” Mendengar ucapannya, Nara dan Reva bersama –
sama mengerutkan keningnya. Dn ini memang benar – benar sengaja ingin menantangnya. Mereka
berdua masih berada disini tetapi Dn sudah berani memaki dan mengatakan bahwa mereka adh
orang – orang yang tidak js. Lalu dengan marah Anya berkata, “Dn, tolong bicara dengan
hormat!” “Tuan dan nyonya Lee adh temanku. Dan tuan Lee ini juga adh penymat putriku.”
“JIka kau tidak menghormati mereka sama saja dengan menghinaku!” Kemudian Dn mencibir:
“Penymat apa? Semua itu hanya tipuan dan rencana dari penjahat terc ini!” “Anya, apakah kau
benar – benar tidak mengerti atau kau pura – pura tidak mengerti?” “Orang yang bernama Reva ini
adh seorang brondong sampah. Dia sengaja mendekati putrimu untuk menjalin hubungan
denganmu.” “Dan dengan bodohnya kau mh berterima kasih kepadanya. Anya, kau telu na?f. Kau
masih tidak dapat memahami hati manusia yang jahat di dunia ini!” Dan Anya pun sangat marahlu
berkata, “Dn, cukup!” “Jika kau masih berbicara seperti itugi maka jangan shkan aku karena
bersikap kasar kepadamu!” Ekspresi Dn tampak berubah dan berkata: “Kenapa, kau tidak percaya
kepadaku?” Dan Xavier pun segera menghampiri dan berkata: “Direktur Smith, ucapan direktur Gerald
itu tidak sh.” “Direktur Gerald mkukan semua ini untukmu.” “Kau jangan mengecewakan niat baik
direktur Gerald!” “Ku menurutku seharusnya kau mengusir mereka berdua dari sini.” “Direktur
Gerald adh orang yang cocok berada disini. Sedangkan Reva ini hanyh seorang brondong tak
berguna.” “Dengan mengundangnya ke resepsi ini tidak hanya th mkukan penghinaan terhadap
resepsi ini saja tetapi juga terhadap dirimu sendiri!” Saat mengucapkan itu semua Xavier sengaja
melirik Reva dan Nara dengan bangga. Di dm hatinya dia berencana untuk mengusir keduanya dari
acara itu di depan orang banyak. Jika cara ini berhasil maka orang pertama dari keluarga Shu yang
bisa menghadiri resepsi Genting adh dirinya. Mendengar celotehannya membuat Anya sangat
marah dan bertanya: “Siapa kau?” “Apakah kau punya hak untuk berbicara disini?” “Dn, apakah
orang – orang yang kau bawa kesini begitu tidak tahu aturan?” Dn tampak malu dan canggung. Lalu
dia menatap Xavier dengan marah dan berkata: “Siapa yang menyuruhmu berbicara?” “Keluar!” Xavier
langsung tertegun sejenak. Dia tidak menyangka bahwa situasinya akan berakhir seperti ini padahal
dia hanya mengucapkan beberapa patah kata untuk memb Dn. “Direktur Gerald, aku… aku ini
sedang membmu…” Xavier berkata dengan cemas. Tetapi Dn sangat marah dan berteriak
kepadanya: “Diam!” “Memangnya menurutmu siapa dirimu hah sehingga aku perlu dib olehmu?”
Wajah Xavier tampak pucat dan sekarang dia baru menyadari bahwa di mata Dn dia bukah siapa
– siapa.
Previous Chapter
Next ChapterMaterial ? N?velDrama.Org.