Bab 2111
Bab 2111 Kesempatan yang Langka
Kata–kata ini diucapkan dengan penuh semangat dan antusiasme.
Willy mendongak menatap Dewi, matanya memerah tanpa sadar ….
Dia th diam–diam menahannya sma dua puluh tahun, kata–kata yang tersimpan di dm
hatinya, yang tidak pernah berani ia ucapkan, sekarang, Dewi th mengucapkannya untuknya.
Dia tidak pernah tahu bahwa di dunia ini, ternyata ada orang yang sangat memahaminya!!!
Dia bahkan tidak pernah menyangka bahwa dm situasinya saat ini yang begitu lemah, masih ada
orang yang bersedia membnya sepenuh hati!!!
Pada saat itu, Willy memandangi Dewi dan merasa bahwa dia adh penymat dm hidupnya,
satu–satunya sinar cahaya dm dunianya!!!
Dih yang memberinya harapan, memberinya tekad untuk bangkit berdirigi, dan sekarang, dia juga
memberinya keberanian dan kekuatan untuk mwan takdir!!!
Perkataannya itu agak mengancam, biasanya Franky pasti akan memarahi dan menghentikannya,
Raja Denmark juga akan marah dan meminta tentara untuk menyeret Dewi keluar….
Tapi, mereka tidak mkukannya.
Franky terpana di tempatnya, sambil menatap Willy dengan kasihan, matanya memerah secara tidak
sadar…..
Raja Denmark juga menundukkan kepnya sedikit dan terdiam beberapa saat, kemudian dia
bertanya, “Kakinya, apa benar bisa disembuhkan?”
“Aku menjaminnya dengan nyawaku.”
Dewi berjanji, meskipun bukan untuk membuktikan keterampn medisnya, dia tetap ingin membantu
Willy.
“Bagus, bagus sekali. Raja Denmark mengangguk dan memerintahkan Franky, “Antar dia png.
dulu.”
“Baik.” Franky mngkah maju, “Skan, Tabib Dewi!”
Dewi menatap Willy dengan cemas.
“Pergh.” Willy menatapnya dengan lembut, “Aku sebentargi akan kembali, tidak apa–apa.”
“Ku ada bahaya, hubungi aku.”
Dewi meninggalkan kalimat itu, kemudian menatap Raja Denmark dm–dm, berbalik dan pergi….
This text is property of N?/velD/rama.Org.
1/2
“Ini ….” Raja Denmark sangat terkejut hingga dia tidak bisa berbicara, “Gadis kecil itu sedang
mengancamku???”
“Pfft…” Willy tidak dapat menahan tawanya, “Ini pertama kalinya aku melihat kakek seperti ini.”
“Berani sekali gadis itu, sungguh kelewatan.” Raja Denmark meniup janggutnya dan menatap dengan
marah, “Tadi aku sungguh telu sungkan, seharusnya aku memasukkannya ke penjara dan
memberikannya sedikit pjaran.”
“Karakternya memang seperti itu, bahkan L pun takut padanya.” Willy tersenyum sambil berkata, “Tapi,
terhadap temannya, dia sangat setia kawan dan loyal, kemampuan medisnya juga sangat hebat!”
“Apa dia benar–benar Tabib Dewa?” Raja Denmark sampai sekarang masih ragu.
“Benar sekali!” Willy menjawab dengan sungguh–sungguh, “Aku tidak berani membohongimu.”
“Pada usia yang begitu muda, sudah memiliki keterampn medis yang begitu luar biasa?” Raja
Denmark ragu, “Robin bng, dia pernah menymatkan L, jadi keduanya jatuh cinta pada usia
muda.”
“Ya.” Willy mengangguk, “Kemudian mereka terpisahkan. L th mencarinya sma tujuh tahun….”
“Ku hubungannya begitu dm, bagaimana mungkin putus begitu saja? L bahkan menikahi orang
lain.” Raja Denmark menatap Willy dm–dm, “Apa jangan–jangan karena kamu?”
Willy menundukkan kepnya dan tidak berbicara.
“Aku pernah memberitahu ayahmu sepatah kalimat, dan sekarang aku akan mengatakannya padamu.”
Raja Denmark mencondongkan tubuh ke depan dan berkata dengan sungguh–sungguh, “Kekuasaan
slu lebih penting daripada wanita….”
Willy tersentak dan mendongak menatap Raja Denmark dengan tatapan bingung.
Perkataan itu berarti Raja Denmark th memutuskan untuk memberinya kesempatan untuk memiliki
kekuasaan?
“Berapama kakimu akan sembuh?” Raja Denmark menunjuk kaki Willy.
“Diperkirakan sekitar tiga bn, tapi masih perlu beberapa bn masa pemulihan….”
“Artinya, dm waktu sekitar setengah tahun kamu sudah bisa berdiri kembali?” Raja Denmark
meny Willy, “Benar?”
“Ya. Meskipun Willy sedikit ragu, tapi dia masih mengangguk dengan tegas. Dia tahu bahwa Dewi th
memenangkan sebuah kesempatan untuknya, jadi dia akan mempertaruhkan nyawanya untuk
mempertahankannya.