Bab 1226
Bab 1226
Tracy merasa bersh terhadap Tabib Hansen, menyuruhnya pergi mengikuti dirinya ke mana–mana,
sungguh menyulitkan orang tua itu.
Namun, sekarang dia mau pergi ke Paris untuk mencari Daniel, tidak bisa meninggalkan Tabib Hansen
dan ketiga anak di sini. Bagaimanapun juga, sekarang hubungannya dengan keluarga Louis sedikit
rumit.
Meskipun Duke tetap bersikap ramah dan perhatian padanya, tetapi sikap Fincent dan Maggie ada
sedikit perubahan…
Tracy tahu, menjng acara pernikahan, sampai sekarang kakaknya, Lorenzo, mh belum
memberikan kabar apa pun.
Takutnya sejak awal sudah ada pemikiran seperti ini di dm hati Fincent dan Maggie. Pertama,
menganggap san Lorenzo menyetujui pernikahan ini adh ingin memberikan tempat bernaung bagi
Tracy dan anak–anak.
N?velDrama.Org copyrighted ? content.
Kedua, mereka juga khawatir bahwa diri mereka berdiri di kubu yang sh. Awalnya ingin menggunakan
pernikahan ini untuk menjalin hubungan dengan Keluarga Moore dan meningkatkan status keluarga
mereka. Namun, tidak disangka sekarang Keluarga Moore menghadapi krisis dan Keluarga Wance
mh kembali ke puncak.
Saat ini mereka kehngan pendukung besar, yaitu Keluarga Moore, juga th menyinggung Daniel.
Ini namanya tidak mendapatkan keuntungan, mh mengmi kerugian. Seg keuntungan yang
didapatkan tidak bisa menggantikan kerugian!
Jika berpikir secara logis, Fincent dan Maggie tidak bersh, hanya saja kekurangan rasa
kemanusiaan.
Awalnya Tracy menganggap Duke sekeluarga tidak akan berkonflik dengan orang, sangat tulus dan
sederhana, tetapi sekarang terlihat js bahwa itu – adh keshpahaman…
Tracy pergi mencari Tabib Hansen,lu menceritakan secara singkat mengenai dirinya yang mau pergi
ke Paris.
Begitu mendengarnya, Tabib Hansen bertanya dengan bingung, “Bukankah tiga hari kemudian kamu
dan Duke akan menikah? Kamu mh pergi ke Paris terlebih dahulu? Apa ada mash?”
“Sejujurnya...” Awalnya Tracy tidak ingin membicarakan mash yang terjadi, tetapi dia terpaksa
menjskannya, “Beberapa hari yanglu, Daniel datang dan membawa ketiga anak pergi. Aku ingin
pergi ke Paris untuk berunding dengannya.”
“Baih.” Tabib Hansen tersenyum, “Saat tidak memberikan pengobatan, aku menyiapkan obat–obatan
di rumah kecil ini. Mengenai mash yang terjadi di v, aku sungguh tidak tahu.”
“Maaf, Tabib Hansen,gigi membuatmu bepergian.” Tracy merasa sangat bersh, “Kali ini saat
sampai di Paris, seth aku mengurus mash sma beberapa hari ini, maka aku akan mengirimmu
png ke kota Tua.”
“Apa ada pesawat untuk png ke kota Tua dari Bordeaux?” Sejak awal Tabib Hansen sudah ingin
pergi, “Atau akungsung png dari sini saja.”
“Sekarang sudah mau pergi? Aku masih belum sempat berterima kasih padamu.” Tracy merasa sedikit
tidak tenang.
“Masih ada hariin.” Tabib Hansen berkata sambil tersenyum. “Penyakitmu dan Ca sudah sembuh,
aku juga sudah tidak perlu tinggal di sini. Tapi...”
Dia teringat Daniel, “Sebelumnya, bukankah Daniel jatuh sakit? Apa sekarang dia sudah tidak apa–
apa?”
“Hari itu saat melihatnya, berat badannya memang turun banyak, tapi raut wajahnya cukup bagus.”
Tracy tidak tahu bahwa Daniel jatuh sakit, “Mungkin sudah sembuh.”
Baguh ku begitu.” Tabib Hansen mengangguk, “Ku begitli, aku png dulu. Kebetn obat
yang disiapkan untuk kalian juga sudah hampir habis. Kk jika ada mashin, kamu datanh ke
Kota Tua untuk mencariku.”
“Baih, aku akan segera menyuruh orang untuk mengaturnya.”
Tracy segera menyuruh Pa untuk mengatur pesawat khusus. Pa memeriksa bahwa ada pesawat
dari Bordeaux ke kota Bunaken, tetapi tidak ada yangngsung ke Kota Tua. Seth berunding, Tabib
Hansen akhirnya memutuskan kembali ke Kota Bunaken dulu.
Dia juga ingin pergi ke makam James Smith, ayah Tracy,lu pergi menemui beberapa temanma.
Nanti kembali ke Kota Tua dari Kota Bunaken juga sama saja.
Tracy segera mengutus dua pengawal dan dua pyan untuk mengantar Tabib Hansen beserta Dixon
dan Amanda pergi ke bandara. Dia juga berpesan kepada mereka untuk menjaga dan melindungi Tabib
Hansen dengan baik, harus mengantarkan Tabib Hansen ke Kota Tua smat sampai di tujuan.
Segnya sudah diatur dengan baik...
Di sisiin, Tracy juga membawa ketiga anak berangkat ke Paris lebih awal.
Rombongan mobil pehanhan mju keluar dari kediaman keluarga Louis, tetapi pengawal
keluarga Louis mh menghadang, “Maaf, Nona Tracy, tanpa perintah dari Tuan Besar dan Nyonya
Besar Louis, Anda tidak boleh meninggalkan kediaman ini.”
Mendengar perkataan ini, emosi Pa tersulut. Hal ini berarti Fincent dan Maggie sudah berpesan
terlebih dahulu bahwa Tabib Hansen boleh pergi, tetapi Tracy tidak boleh pergi...