Bab 1227
Bab 1227
“Nona kami bukah budak keluarga Louis, tidak ada kebebasan untuk keluar masuk?” Pangsung
berseru marah, “Menyingkih!”
“Maaf!” Para pengawal tetap menghadang jalur keluar, tidak bersedia menyingkir.
Pada saat bersamaan, tentara penjaga menelepon untuk memberi tahu Fincent dan Maggie.
Di sekeliling, sebaris tentara mengepung dengan rapi, memblokir jalur keluar mereka.
Melihat hal ini, sudut bibir Tracy menyunggingkan senyum mencibir. Fincent dan Maggie sungguh sudah
bersusah payah. Takut dirinya kabur, nanti mh akan membuat Louis sekeluarga menjadi bahan
tertawaan, maka mereka pun membuat pengaturan sebesar ini.
Saat Tabib Hansen pergi, sepertinya mereka sudah tahu bahwa Tracy mau pergi ke Paris lebih awal,
maka diam–diam berpesan kepada para tentara untuk menghadangnya.
Mereka tidak turun tangan sendiri, hanya memberikan pukn awal untuk membuat Tracy takut.
Sungguh bagus!
“Nona Tracy, asalkan Anda memberikan perintah, kami akanngsung menerobos! Tidak perlu takut
pada tentara–tentara itu, semuanya adh orang tak berguna!”
Sebagai bawahan terdekat Lorenzo, Jeff tidak pernah gentar dm mkukan seg sesuatu.
Hanya puluhan tentara, dia sama sekali tidak memasukkan mereka ke dm pandangannya.
“Tidak perlu.” Tracy sudah tidak seperti sebelumnya, sekarang dia sangat tenang dm mkukan
seg sesuatu, “Sebelum Kak Lorenzo muncul, jangan berkonflik dengan keluarga Louis!
Bagaimanapun juga, pernikahan
1/3
ini disetujui olehnya.”
“Ku begitu, sekarang harus bagaimana?” Naomi bertanya dengan suara kecil.
“Tunggh.” Tracy menyandarkan tubuhnya ke tempat duduk, sambil mengelus–elus bulu Roxy si
ng. Dia masih berpesan kepada para pyan wanita untuk menyelimuti ketiga anak yang sedang
tertidur itu.
“Untuk apa menunggu mereka?” Pa tidak terima, maka berbicara dengan suara rendah, “Menurutku,
jika sekarang kita menerobos, aku tidak percaya mereka akan sungguh berani menembak. Meskipun
sungguh menembak, kita juga tidak takut.”
EILL
“Tutup mulutmu.” Naomi memelototinya.
“Aku...” Pa memendam emosinya dan tidak berani bicaragi.
Dengan cepat, Maggie pehanhan datang dengan menaiki kereta kuda.
Dia menegur para pengawal dan tentara itu, mengatakan bahwa mereka tidak punya sopan santun dan
tidak tahu batasan, berani–beraninya menghadang rombongan mobil Tracy. Dia juga mengatakan
bahwa Tracy adh calon nyonya rumah di keluarga Louis, maka semua orang harus bersikap hormat
padanya.
Perkataan ini diucapkan dengan aura yang kuat, seh-h tak berch.
Namun, di mata orang keluarga Moore, ini adh sarkasme ditambah kepura–puraan.
Tracy tidak mengatakan apa–apa, hanya memeluk Roxy si ng dan dengan tenang melihat Maggie
yang sedang berakting.
“Tracy, jangan marah, aku sudah menegur mereka.” Maggie berjn ke samping jend mobil,lu
melirik ke dm mobil, “Oh, membawa anak anak juga. Sudah begitu mm, kamu mau pergi ke
mana?”
LI
“Pergi ke Paris.” Tracy berbicara terus terang, “Aku mau lebih cepat pergi mencari Daniel dan
membicarakan mash anak dengannya.”
“Bukankah kita sudah sepakat bahwa besok pagi kita sekeluarga pergi
bersama–sama?” Maggie sangat menckankan nada bicaranya saat mengucapkan kata “sekeluarga“,
“Sekarang kamu scorang diri membawa anak–anak pergi ke Paris, perjnan sangat jauh...”
“Aku sudah mengatur pesawat khusus.” Tracy memotong perkataan Maggie, “Nyonya Besar tidak perlu
khawatir, aku hanya mau pergi untuk merundingkan mash anak–anak. Sehari sebelum acara
pernikahan, aku
N?velDrama.Org owns all ? content.
pasti akan muncul di hadapan kalian!
“Tracy, lihat apa yang kamu ucapkan, aku hanya mengkhawatirkanmu...”
Maggie tersenyum,lu berkata penuh arti, “Tiga harigi, kamu dan Duke akan menikah. Berbagai
media besar di seluruh dunia sangat memperhatikan acara pernikahan spektakuler ini. Jika saat ini
tersebar rumor yang tidak sedap... Martabat keluarga Louis dan Keluarga Moore akan berpengaruh, apa
kamu mengerti?”
“Aku mengerti.” Tracy berkata dengan datar, “Aku mengerti kekhawatiran Nyonya Besar, makanya aku
semakin ingin bertemu dengan Daniel sebelum acara pernikahan untuk membicarakan mash dengan
js. Jika dia membuat keributan di acara pernikahan, martabat kedua keluarga kita akan sungguh
tercoreng.”
Mendengar perkataan ini, Maggie seketika tertegun. Benar juga, dengan identitas Daniel, jika membuat
keributan di acara pernikahan, itu akan sungguh tidak enak dilihat...