Bab 1332
Bab 1332 Penggemar Bisa Berkkuan Bodoh
“Dia pikir Julian akan jatuh cinta padanya karena dirinya cantik. Iya, benar. Wajahnya sangat buruk.
Bermimph.”
Para penggemar terus memandangi Jelita. Meskipun mengatakan wajahnya buruk, mereka tetap iri
pada kecantikan Jelita. Sin. Saya tidak melihatnya tadi mm, tetapi perempuan ini memang lebih
seksi dibandingkan artisin.
Wajah cantik itu memicu api kecemburuan dm diri mereka, dan semakin kesal pada Jelita.
Semua hinaan itu membuat Jelita jengah. Dia berbalik dan menatap para penggemar bodoh itu dan
menjskan, “Ini sh paham. Saya tidak bermaksud seperti itu.”
“Kamu bersan saja.”
“Pasti kamu berpikir ku dirimu cantik sekali.”
“Tidak.” Dahi Jelita mengernyit.
“Julian tidak peduli padamu. Dia pasti akan berpikir ku kamu itu menjijikkan meskipun ingin tidur
dengannya.”
“Hei, bisakah kalian menghentikan ejekan itu? Apakah semua sudah kehngan akal sehat karena
mengikuti kehidupan pribadi id kalian?” Jelita mi membs.
“Hei, kamu yang memeluknya lebih dulu,lu berharap kami tidak menyerangmu? Apa–apaan kamu?”
“Dan kenapa kamu harus menyerang saya? Lanjutkan mengikuti kehidupan id kalian dan tinggalkan
saya sendiri.” Astaga, mereka sangat menyebalkan.
“Tidak. Kamu menyentuhnya, kamu… Astaga, dia sudah datang!” Para penggemar melihat Julian
keluar. Meskipun dikawal ketat, mereka masih bisa melihatnya.
Semua berhenti adu mulut dengan Jelita dan berusaha mendapatkan tempat terbaik untuk melihat
id mereka. Jelita juga ikut bersemangat, tetapi untuk san berbeda. Dia mengeluarkan kalung itu
dan memegangnya erat–erat, kemudian menghampiri Julian.
Hari masih pagi dan belum banyak penggemar di sini. Saya jadi bisa mendekatinya.
“Kamu seksi sekali, Julian!”
“Jaga Kesehatanmu! Jangan bekerja telu berat!”
“Smat bekerja hari ini, Julian!”
Beberapa gadis yang adu mulut dengan Jelita tadi mi menunjukkan perhatian berlebihan pada sang
id. Mereka terus tersenyum ke arah Julian.
Namun kemudian seseorang mendekati Julian, yang membuat mereka kembali kesal. Perempuan ini
lagi? Berapa kali dia ingin mendekatinya?
Jelita telu cepat beri. Dia tidak melihat anak tangga dan tersandung karenanya, membuatnya
terjatuh. Sambil menjerit secara instink dia berpegangan pada kaki seseorang, dan menabrak
sngkangannya.
Para penggemar hampir menjerit karena terkejut. Perempuan bodoh ini mkuan sesuatu yang lebih
buruk hari ini! Dia th melecehkan area yang seharusnya tidak diakukan! Mati kamu, perempuan
aneh! Mati kamu! Para penggemar hanya ingin dirinya mati.
Sekaligi, para pengawal gagal mkukan tugasnya, dan dia mengeluh dm hati. Saya tidak
percaya seseorang r bertindak sejauh ini.
Telinga Jelita berdengung karena benturan. Ketika tersadar, dia tahu bahwa dirinya th menabrak
sngkangan Julian. Buru–buru dia berlutut dengan satu kaki sambil menunjukkan kalungnya. Wajah
Jelita merah padam, dan dengan keras bicara tergagap, “Ini kalungmu. Saya tidak sengaja menariknya
tadi mm. Ini, saya kembalikan!”
Julian juga merasa kesal dengan perkunya. Sakit. Tetapi saat melihat kalung di tangan Jelita, dia
mematung beberapa saat. Akhirnya dia mengambil kalung itu dengan kesal dan berkata pada
pengawalnya, “Apa yang kalian tunggu?”
Para pengawal tidak akan membiarkan penggemar ini melecehkan majikannyagi. Mereka kemudian
memegang lengan Jelita dan menyeretnya keluar.
N?velDrama.Org holds text ? rights.
“Maafkan saya, Julian. Saya tidak bermaksud mengambilnya, tetapi kaitan kalung itu longgar.
Sebaiknya kamu memperbaikinya.”
Julian tidak begitu memperhatikan Jelita tadi mm, tetapi kali ini dia berbalik. Perempuan muda ini
memang menyebalkan, tetapi Julian berpikir ku dirinya harus tahu siapa perempuan. ini karena apa
yang dia ucapkan.
The Novel will be updated first on this website. Come back and
continue reading tomorrow, everyone!