AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bad 1320

Bad 1320

    Bad 1320


    Bab 1320 Rencana Tandingan


    “Saya tahu siapa di balik ini semua. Lies. Dia berdiri di bkangyar,” Maggy mendesis. Untuk


    pertama kali dm hidupnya, dia menyaksikan warna sejati sesorang yang sma ini dipandangnya


    sebagai teman.


    Biantara mengangguk. “Saya juga berpikiran sama. Dia ada di sana sepanjang waktu saat tes


    pertama. Dia juga yang mengajukan gagasan itu pada kita. Saya duga dia th memegang sampel


    DNA Qiara dan menyuap petugas di pusat tes itu. Begith dia membodohi kita.”


    Air mata penyesn menggenang di mata Maggy. “Sungguh tak bisa percaya. Dia adh sahabat


    baik saya. Saya bahkan membantunya ketika hidupnya sedang susah. Bagaimana dia sampai hati.


    mkukan ini pada saya?”


    Qiara menggeretakkan giginya dengan marah. Di mata Qiara, Lies adh teman masa kanak- kanak


    ibunya. Maggy tidak memiliki banyak teman, seorang ibu rumah tangga penuh, tetapi Lies slu ada di


    sisinya. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang sesungguhnya yang ada dm pikiran orang. Saya


    kira dia seorang teman, tetapi ternyata bukan apa–apa sin pembohong dan penipu.


    Biantara mengunjungi kantor polisigi dan mengatakan pada mereka bahwa Lies adh. tersangka


    utama dm kasus ini.


    Keluarga Shailendra tidak tidur mm itu. Kemarahan membuat Qiara terjaga terus. Dia sangat heran


    bagaimana Bianca palsu berani mencuri Lathan dari sisinya dan menghancurkan hubungannya


    dengan Nando. Dia penipu! Qiara akan senang sekali melihat dia membayar ini semua nanti.


    Bsannya begitu js, dan penjara menanti si palsu ini. Dia akan dikenakan dakwaan kejahatan, dan


    Qiara akan memastikan bahwa dia akan dihukum. Saya akan memastikan bahwa dia akan


    menghabiskan sisa hidupnya di dm penjara.


    Kesedihan membuat Maggy tetap terjaga. Anak kandungnya tentu masih menderita di luar sana, atau


    bahkan sudah meninggal dunia. Pikiran itu saja th menyiksanya. Untuk sesaatmanya, dia ingin


    mempertaruhkan hidupnya sendiri dan berada bersama putrinya yang hng.


    Biantara juga sedih, menderita, tetapi tidak akan menyerah sepanjang hidupnya dm usaha


    menemukan putri sejatinya. Apapun akan dkukan untuk mendapatkan kembali putrinya.


    Di sisiin, Bianca tidur nyenyak mm itu–satu dari beberapa mm terakhir yang dihabiskannya


    dengan tidur nyenyak. Dia bangun pagi itu dan mencari. Manajer yang dia dapatkan adh sosok


    terkenal. Dokter yang dia perkenalkan pada Bianca th bekerja untuk sejuh pesohor sebelumnya,


    maka dia percaya.


    Ini bukan operasi besar. Yang dkukannya adh menata timbunan dan ch di dahinya. Dia harus


    menunggu tiga hari, dan tidak perlu berdiam di rumah sakit teluma. Namun sore itu, dia menerima


    panggn telepon dari Biantara. “Hai, Ayah.”


    “Kamu harus segera png, Bianca.”


    N?velDrama.Org holds text ? rights.


    “Mengapa, Ayah?”


    “Ibu dan Ayah sudah bicara dengan agen properti, dan rumah yang kamu inginkan adh tipe


    slu terjual cepat. Kami harus membelinya dengan nama kamu, tetapi karena kamu tidak ada, kami


    akan mencatatkannya di bawah nama Qiara saat ini.”


    yang


    “Apa? Saya akan segera png, Ayah. Bisa beri waktu beberapa harigi? Hanya beberapa harigi.”


    “Rumah itu cepat terjual. Segerh png, atau kamu tak akan memilikinya. Bagaimana b kita


    mencatatnya di bawah nama Qiara terlebih dahulu. Dia kan kakakmu. Dia akan segera mengubah


    nama pemilknya nanti.” Bianca berkata.


    “Jangan, jangan. Saya coba bicara dengan teman dulu. Saya akan mengontak Ayahgi secepatnya.


    Beri saya waktu beberapa menit.” Bianca tanpa ragu dan curiga sedikit pun menyambut pancingan ini.


    Panik dan cemas bersama muncul dm diri Bianca. Saya tidak bisa membiarkan mereka


    mencatatkan rumah itu di bawah nama Qiara. Saya harus mencatatnya di bawah nama saya sendiri.


    Biantara meminta satu polisi untuk berperan sebagai agen properti. Polisi itu mengirim pesan pada


    Bianca, menanyakan jam berapa kira–kira akan tiba di bandara. Dia juga menginformasikan bahwa


    unit rumah itu cepat terjual. ‘Ada tiga konsumen potensial menunggu di garis antri.’


    Bianca sekaligi termakan pancingan. ‘Saya akan membeli tiket penerbangan png sekarang juga.


    Tolong jaga slot untuk saya itu.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul