AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bad 1308

Bad 1308

    Bad 1308


    Bab 1308 Perangkap


    “Bisakah saya meminta tolong untuk membawa saya ke kamarnya?” Bianca bertanya. Dia tidak tahu di


    mana letak kamar Nando.


    Resepsionisnya dengan senang hati mkukannya. Dia tersenyum dan menuntun Bianca ke lift.


    Bahkan dm perjnan ke atas, Bianca dapat merasakan tatapan iri yang diterimanya, dan Bianca


    mengangkat dagunya dengan angkuh. Akhirnya, mereka tiba di kamar Nando, dan Bianca masuk ke


    dm.


    Pikiran pertama yang dia pikirkan tentang kamar itu adh: mewah. Ini adh semacam rumah


    impian.


    Seluruh kota terbentang di bawah jend Perancis. Bianca yang gembira beri ke balkon dan


    mengagumi pemandangannya. Sekali lihat saja, dia merasa seperti berada di puncak dunia. Saya suka


    tempat ini.


    “Seandainya ini milik saya.” Kecemburuan dan keserakahan memenuhi jiwanya sekaligi. Menjadi


    kaya itu menyenangkan.


    Dia tersadar dari khaynnya dengan cepat. Saya harus mengatur semuanya dengan cepat. Saya


    harus mematikanmpu dan berganti pakaian dm yang seksi sebelum dia tiba di sini.


    Dia mandi, berganti pakaian dm yang seksi, dan duduk di sofa,lu menunggu Nando datang.


    Dia hanya membiarkanmpu di balkon, memastikan tidak ada cahayain yang masuk ke dm


    kamar.


    Saat Nando memasuki lobi, resepsionis berkata, “Pak, Nona Qiara sedang menunggu di kamar


    Anda.”


    Nando mengangguk dan mempercepatngkahnya.


    Resepsionis itu tertawa kecil. Sepertinya sang presdir akhirnya menyukai seorang wanita. Entah


    bagaimana wanita itu berhasil membuatnya jatuh hati.


    Nando masuk ke dm lift dan mi menyenandungkangu gembira. Senyum kecil terus


    tersungging di bibirnya, dan pehanhan mengembang. Semoga saya bisa beruntung mm ini.


    Akhirnya, dia sampai di kamarnya. Orangin harus menggunakan kunci untuk membuka pintu, tapi


    dia hanya perlu menekan jarinya pada sistem akses pintu pintar. Pintu terbuka, tetapi yang


    menyambutnya adh ruangan yang redup. Anch. Apakah dia belum datang?


    Tepat ketika dia hendak menykanmpu, seseorang di sofa berkata, “Jangan nykanmpunya.”


    Bianca berbicara dengan lembut dm usahanya yang terbaik untuk menirukan suara Qiara.


    Nando terdiam beberapa saat,lu tersenyum. “Kenapa tidak? Apa kamu punya kejutan untuk saya?”


    “Ya, sebuah kejutan,” jawab Bianca dengan lembut. Dia kemudian berdiri, tapi yang bisa dilihat Nando


    hanyh punggungnya.


    Bianca dan Qiara memiliki penampn dan tubuh yang mirip. Nando tidak menyadari bahwa itu adh


    Bianca hanya dengan melihat punggungnya.


    Namun, dia kemudian menyadari baliwa wanita itu mengenakan kamisol. Dia sempat


    N?vel(D)ra/ma.Org exclusive ? material.


    menggerutu bahwa dia tidak pernah tnengenakan kamisol untuknya sehari sebelumnya. Tapi sekarang


    dia memakainya.


    “Oke, apa yang terjadi? Ada apa dengan kamisolnya?” Nando meletakkan kunci mobilnya dan


    menghampiri Bianca.


    Berkat pekerjaanmanya, Bianca masih bisa bersikap tenang meskipun dia merasa gugup. Dia


    menatap Nando, tetapi cahaya membuat wajahnya tetap berada dm bayang–bayang. “Kenapa?


    Apa kamu tidak menyukainya?”


    “Saya menyukainya,” jawab Nando, tapi tetap saja dia merasa Qiara tidak seperti biasanya mm


    ini.


    “Saya akan menunggumu di tempat tidur. Kamu mandh.” Dia kemudian pergi ke tempat tidur,


    membuat Nando tercengang. Dia benar–benar maju.


    “Apa ada yang sh, Qiara?” Dia tiba–tiba merasa khawatir padanya. Kenapa dia mkukan ini? Apa


    terjadi sesuatu?


    “Tidak. Saya hanya ingin tidur denganmu.” Bianca berusaha membuat suaranya terdengar


    semenggoda mungkin. “Tidakkah kamu menginginkan saya?”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul