Bab 1283
Bab 1283 Nando Tidak Akan Menjadi Pengecualian
“Bagaimana bisa saya tidak cemas? Dengan keberadaan Qiara, saya akan slu lebih rendah
darinya. Sin itu, bagaimana jika dia mewarisi lebih banyak warisan keluarga karena dia lebih baik?”
Bianca berbisik.
“Tidak apa–apa. Sesekali kamu bisa mengatakan beberapa hal untuk membangkitkan rasa bersh
mereka kepadamu, tapi ingat, jangan membuat mashgi.”
Property ? of N?velDrama.Org.
“Jangan khawatir, Bibi Lies. Saya akan mengikuti rencanamu.” Bianca mengangguk.
Saat melihat mobil Lies pergi, sebuah pemikiran tiba–tiba muncul di benak Bianca. Jika saya
mendapatkan setengah dari warisan Shailendra, saya masih harus memberikan setengahnya kepada
Lies. Itu triliunan uang tunai. Kenapa saya harus membaginya dengan wanita yang tidak mkukan
apa–apa?
Kemudian, beberapa pemikiran baru masuk ke dm kepnya. Dia dan Lies baru saling kenal
sma lebih dari satu tahun, dan mereka hanya menyelesaikan tugas bersama. Dengan katain,
tidak ada hubungan berbakti di antara mereka.
Begitu Lies mati, tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa mengungkap rahasia identitasnya.
Ktan ganas melintas di mata Bianca saat bibirnya membentuk senyuman. Akhirnya, dia kembali ke
Kediaman Keluarga Shailendra.
Qiara sedang memerintahkan para pyan untuk mencuci pakaiannya ketika Bianca datang menaiki
tangga, seth itu dia tidak bisa menahan diri untuk tidak mengejek, “Qiara, kamu sangat boros, tidak
seperti saya, yang harus memperhatikan pengeluaran saya setiap kali saya keluar. ”
“Nando memberi saya pakaian ini. Kamu juga bisa menemukan pacar ku kamu iri!” bs Qiara.
“Apa kamu masih takut saya akan mencuri Tuan Muda Nando darimu, Qiara?”
“Dia berbeda dari Lathan. Ditambahgi, kamu tidak memiliki pesona untuk mkukannya,” jawab
Qiara dengan tenang.
“Dari kata–katamu, saya tahu kamu tidak mengerti tentang pria. Pria slu lebih menyukai hal- hal
baru. Apa menurutmu Nando akan tetap tertarik padamu begitu dia kehngan minat padamu?
Dengan kekayaan dan penampnnya, dia memiliki banyak wanita yang secara aktif menerjangnya!
Saat itu terjadi, kamu tidak punya pilihan sin menangis!” Bianca memutuskan untuk menanamkan
beberapa pikiran jahat di benak Qiara.
Jejak kecemasan melintas di benak Qiara, namun dia segera menyatakan dengan tegas, “Saya yakin
dia berbeda dari priain.”
Saat dia hendak memasuki kamarnya, suara sarkastik terdengar dari bkangnya. “Oh, Qiara, jangan
telu percaya diri. Begitu seorang pria mendapatkan wanita yang dia inginkan, dia tidak akan
merasakan gairah yang samagi. Saya yakin Nando bukah pengecualian.”
“Apa kamu sudah selesai?” Bentak Qiara sambil berbalik.
“Betul! Saya dengar kamu menerima rumah pengantin baru. Sekarang, Ayah dan Ibu berencana
membelikan saya rumah juga. Saya harus beli seberapa besar?” Sambil tersenyum, Bianca dengan
sombong mengangkat alisnya.
Tentu Qiara tidak bisa berkata apa–apa karena orang tuanya sudahma menyiapkan rumah. seluas
400 meter persegi di pusat kota sebagai rumah pengantin barunya.
Kembali ke kamarnya, perkataan Bianca tetap menjengkelkan karena menimbulkan kecurigaan dm
dirinya terhadap pernikahannya. Namun, seth dipikir–pikir, Bukankah orang paling bahagia di dunia
ada di sisi saya sekarang?
Sejak kecil, orang tuanya slu menjadi pasangan yang saling mencintai dan slu menemani sampai
sekarang. Oleh karena itu, tidak seharusnya dia menjadi pesimis tentang pernikahan. Sin itu, dia
harus lebih percaya pada Nando.
Membuang pikiran itu, Qiara mi melihat–lihat file yang ditugaskan ayahnya. Sementara dia duduk di
depan komputernya, dia mendapati bahwaporan penjun yang rumit ini sulit untuk dipahami,
namun untuk membantu ayahnya, dia harus menghibur dirinya sendiri dan berjuang denganporan
yang membosankan ini.
Dia membaca dokumen itu hinggarut mm. Ketika dia tidak dapat mnjutkan, diangsung
menjatuhkan diri ke ranjang dan tertidur.
Pagi berikutnya, dia pergi ke perusahaan ayahnya pada pukul 8 pagi. Sementara itu, Bianca
menyaksikan Qiara pergi dari balkon dintai tiga saat cengkeramannya secara naluriah mengencang
karena iri. Meski dia bukan Bianca Shailendra yang sesungguhnya, dia memang th menggantikan
yang asli dan tidak dapat mengendalikan keserakahannya untuk menginginkan lebih.
Keluarga Shailendra sangat kaya dan dia belum pernah melihat begitu banyak kekayaan dm
hidupnya, yang memberinya keserakahan dan membuatnya ingin memiliki seluruh Keluarga
Shailendra untuk dirinya sendiri.
Kini, satu–satunya hambatan di jnnya adh pacar Qiara, Nando. Semakin banyak kontak yang dia
buat dengan pria itu, semakin dia khawatir bahwa dia mungkin tidak dapat menyembunyikan
rahasianya dan ketahuan di kemudian hari.