Bab 1073
Ruang Untukmu
Bab 1073 Mengunci Mata Dengannya
Inayah diam–diam mengukur Monika dan berpikir bahwa dia akan menjadi orang yang mendapat lirikan
dari Rendra, karena dia lebih baik penampnnya.
Saat Victoria mengikuti di bkang kerumunan, dia menatap pria yang memancarkan daya tarik dari
setiap pori–pori di setiap detiknya, sepenuhnya terpesona. Kembali ke kantor, Raisa tidak tahan berada
di sini lebihmagi, jadi dia pamit untuk pergi ke kamar kecil. Namun, arah yang ditujunya adh ke
a utama. Tepat saat dia memasuki taman tengah, dia berhenti, karena dia melihat Rendra dan
kelompoknya datang dari sisiin taman.
Dengan hati yang terangkat, Raisa dengan cepat bersembunyi di balik pr. Kemudian, dengan tingkah
laku yang hanya bisa dikenal sebagai seorang gadis penggemar, dia menjulurkan kepnya dari pr
dan menyaksikan pria jangkung itu berkomunikasi dengan para tamu dari jarak bsan meter. Pria yang
sedang bekerja itu memancarkan kualitas yang berbeda, kualitas yang memukau. Bahkan ketika berdiri
di samping tamu–tamu asing yang lebih tinggi, pria itu tetap tidak kh, karena dia memancarkan
kehadiran yang menawan di tengah–tengah percakapannya yang ceria. Jika orang–orang di
sekelilingnya bagaikan bintang–bintang dingit mm, maka dia adh bn, pusat perhatian.
Pada saat ith, Raisa berpikir: Mengapa pria itu terasa jauh, meskipun hanya berjarak beberapa meter
darinya? Tapi, dia tahu betul sannya. Jarak yang dia rasakan berasal dari perbedaan identitas
mereka, status sosial mereka di masyarakat. Dengan betapa bermartabat dan terhormatnya pria itu, dia
berada di posisi yang jauh lebih tinggi daripada orang biasa. Di sisiin, dia hanyh bagian dari
masyarakat biasa yang tidak memiliki apa pun yangyak disebut. Tanpa disadari, bahkan pada saat
seperti itu, dia teringat kejadian semm dan bagaimana pria itu memintanya untuk pergi bersamanya.
Dia tidak bisa tidak meragukan mengapa pria yang begitu hebat bisa jatuh cinta pada seseorang seperti
dirinya.
Raisa merasa dia bukah seseorang yang luar biasa, karena dia hanyh orang yang sangat biasa.
Bahkan sekarang, saat dia berdiri di bkang pr, tanpa prestasi yang menonjol, masa depannya tetap
kosong. Dengan semua fakta ini, dia bertanya–tanya mengapa pria itu menyukainya. Tidak peduli
seberapa keras dia memutar otak untuk memecahkan mash ini, dia tidak dapat menemukan
jawabannya.
Rencana Raisa adh menghabiskan beberapa tahun di Departemen Penerjemahan, karena itu akan
membantunya untuk masuk ke Departemen Hubungan Masyarakat. Dengan begitu, dia akan dapat
bekerja dengan orang tuanya dan bahkan merawat mereka di masa depan, Tanpa menyadari dia benar–
benar linglung, dia kembali tersadar dan mendapati bahwa sekelompok orang sudah berada di
dekatnya. Panik, karena dia tidak bisa terus mengendap–endap di balik pr, dia berjn keluar dari
balik pr dan berdiri di samping dengan kep menunduk, menunggu kelompok itu lewat.
Rendra memperhatikan Raisa saat dia muncul dari balik pr. Matanya terpaku pada Raisa dan seh–
h penampnnya th menenggmkan suara para tamunya, dia tersenyum senang. Pada saat itu,
secara kebetn, dia mengangkat kepnya dan mendapati sang pria tersenyum padanya. Keduanya
saling bertatapan di antara kerumunan orang banyak. Sepasang mata yang satu begitu menawan dan
memiliki tatapan yang dm, sementara mata yang satunyagi dipenuhi kegugupan. Namun,
keduanya tidak berniat sedikit pun untuk berpaling dari satu samain.
Percikan asmara yang dimiliki keduanya satu samain, tertangkap oleh Victoria, yang
Content protected by N?v/el(D)rama.Org.
mengepalkan tinjunya karena cemburu. Jadi, hubungan mereka sudah menjadi hubungan yang tidak
terkendali. Pada akhirnya, Raisa adh orang pertama yang menundukkan kep, karena dia tidak
berani terus bersikap sembrono terhadapnya, khususnya pada saat seperti itu. Konsekuensinya jika
mereka ketahuan mkukan hal itu akan sangat mengerikan.
Begitu saja, Rendra melewati Raisa. Meskipun begitu, tatapannya seakan mengguncang hatinya hingga
ke intinya, seh–h pria itu th memenuhi hatinya hingga penuh. Dia tidak pernah merasakan hal
seperti ini sebelumnya. Bahkan ketika dia pernah jatuh cinta pada priain di masalu, itu tidak sekuat
yang dia rasakan saat ini. Apa yang dia rasakan saat ini begitu kuat hingga menyentuh lubuk hatinya
yang paling dm, sampai–sampai dia bisa merasakan getaran hatinya bergema di telinganya.
Saat Raisa ingin mengintip pria itu, dia merasakan tatapan tajam ke arahnya. Saat dia menoleh ke arah
datangnya cahaya itu, dia mendapati Victoria datang ke arahnya.
Victoria menarik tangannya ke sh satu sudut yang kosong. Sambil mengertakkan gigi, dia berkata,
“Raisa, saya peringatkan kamu. Menjauh darinya. Kamu akan menghancurkannya.”
Raisa menahan napas sambil mendengarkan Victoria, karena tatapan mata wanita itu mengindikasikan
bahwa dia ingin membunuhnya saat ini.
“Dia tehir dm posisi yang tinggi. Apa kamu pikir dia akan meninggalkannya demi seorang gadis
sepertimu? Jika kamu berani merayunyagi, saya tidak akan keberatan menyeret kalian berdua ke
dm lumpur.” Suara Victoria diwarnai dengan intimidasi. “Saya akan mengumumkan kepada dunia
tentang hubungan kalian. Pada saat itu, dia akan menjadi sasaran kebencian publik.. Lagip, siapa
yang akan melindungi seorang pria yang bahkan akan mengejar putri baptis saudara perempuannya?
Tidak hanya moralitas dan karakternya yang akan dipertanyakan, tetapi kalian berdua juga tidak
mungkin bisa bersama.”