AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bad 798

Bad 798

    Bad 798


    Bab 798


    “Salsa, ada apa dengan matarnu? Apa kamu menangisgi?” Tasya memperhatikan bahwa mata


    Salsa merah.


    Content ? N?velDrama.Org 2024.


    Salsa menundukkan kepnya karena sedikit malu. “Saya berusaha sangat keras untuk


    mengendalikan diri, tetapi saya tetap tidak bisa mengendalikannya.”


    Besok adh hari pernikahan Arya. Tidak ada yang tahan melihat orang yang mereka cintai menikah


    dengan orangin, jadi Tasya bertanya–tanya apakah dengan mengajak Salsa ke sini adh tindakan


    yang benar, Namun, dia tahu bahwa pernikahan Arya tidak akan sukses dan masih sangat mungkin


    bagi Salsa untuk mnjutkan hubungannya dengan Arya.


    “Salsa, apa kamu percaya pada takdir? Terkadang takdir berpihak pada orang yang baik dan penuh


    kasih sayang. Saya percaya bahwa takdir memiliki rencananya sendiri untukmu dan takdir tidak akan


    membuatmu merasa sengsara seumur hidupmu,” Tasya menghiburnya.


    Salsa tersenyum getir. “Tasya, apa kamu mencoba mengatakan bahwa saya bisa bertemu seseorang


    yang lebih baik?


    “Percayh, sayang. Takdirmu akan berubah menjadi lebih baik.” Tasya mengulurkan tangan dan


    merapikan rambut Salsa yang berantakan. Kemudian, dia menambahkan, “Bagaimana Tuan Muda


    Arya mempekukanmu?”


    Salsa memikirkan bahwa dia th meninggalkan Arya di luar pintu hari ini dan mengabaikannya.


    Agaknya, Arya juga akan marah padanya!


    “Dia baik pada saya.”


    Salsa juga menyimpan rahasia. Dia tidak memberi tahu Tasya bahwa dia tidak bisa pergi ke


    pernikahan besok. Faktanya, jika dia memberi tahu Tasya, Tasya akan mencari cara untuk


    mengajaknya ke sana.


    Keduanya mengobrol tentang beberapa topikin saat mereka berjn–jn di sekitar taman, dan


    tanpa sadar mereka juga menjalin semacam hubungan seperti saudara perempuan.


    Tasya pernah mengmi pengkhianatan Helen sehingga membuatnya lebih berhati–hati dm


    berteman. Sin Felly, Maya adh orang yang dia percayai. Sekarang, ada Salsa, yang dia jaga


    seperti saudara perempuan sendiri.


    Karena pasangan mereka adh teman baik, tentu saja mereka akan menjadi teman baik.


    Beberapa saat kemudian, Tasya kembali dan Salsa juga kembali ke kamarnya. Dia tidak makan apa


    pun di siang hari, jadi dia merasapar sekarang.


    Arya muncul di a dan hal pertama yang dia tanyakan kepada pyan adh, “Apa dia sudah


    makan?”


    “Nona Salsa sedang keluar sebentar, tapi dia belum makan.” Pyan itu juga tidak berdaya tentang


    hal itu.


    “Siapkan makan mm!” Seth Arya selesai berbicara, dia memikirkan sesuatu dan mengerutkan


    kening. “Katakan pada nenek saya bahwa saya tidak akan pergi makan.”


    “Baih, Tuan Muda Arya.” Pyan itungsung pergi.


    1/2


    Arya berjn menuju kamar pintu Salsa, mengulurkan tangan dan mengetuk pintu. Salsa mengira


    bahwa yang mengetuk adh pyangi, jadi dia mengulut kan tangannya untuk membuka pintu.


    Namun Salsa sangat terkejut ketika pria itu terlihat di luar pintu. Namun, kaki panjang pria itu sudah


    mngkah dan th masuk ke dm kamar, tidak mengizinkan Salsa menutup pintunya.


    “A–apa ada sesuatu yang kamu butuhkan?” Salsa bertanya dengan panik.


    “Apa kamu manusia abadi? Apa kami tidak perlu makan?” Arya menatapnya dengan marah.


    Salsa berkedip dan berkata dengan suara serak, “Saya–saya tidakpar.”


    Namun, tepat seth dia selesai berbicara, perutnya sepertinya mengeluarkan beberapa suara


    menggerutu. Dm sekejap, Salsa merasa tersipu dan ingin menggali lubang untuk bersembunyi di


    tanah.


    Sudut mulut Arya berkedut, dan senyum yang muncul di sudut mulutnya adh ekspresi paling intens


    yang dia tunjukkan dm beberapa hari bkangan ini.


    Arya tersenyum.


    Salsa mengangkat kepnya dan melirik Arya dan melihat Arya yang sedang tersenyum manis,


    sehingga membuatnya menundukkan kep karena malu.


    “Maukah kamu bergabunh bersama saya untuk makan mm?” Seth Arya selesai berbicara, Dia


    mengulurkan tangannya untuk menuntun Salsa keluar.


    Melihat Tindakan Arya, Salsa menarik tangannya dengan panik. “Saya akan pergi sendiri.”


    Jika dia dilihat oleh pyan, dia pasti akan dporkangi ke Yanti. Karena itu, dia mengira Yanti


    datang menemuinya karena ada mata–mata di antara para pyan.


    Namun, genggaman Arya sangat kuat dan dia tidak bisa melepaskan diri, jadi dia harus pergi ke ruang


    makan dengan cara ini. Di bawahmpu kristal, lilin dinykan, dan mawar merah di vas yang baru


    saja dipotong di taman sore tadi membuat suasana di sana penuh dengan aroma yang memabukkan.


    Pikiran Salsa sedikit tersendat. Kenapa makan mm ini terlihat seperti makan mm dengan cahaya


    lilin yang hanya dimiliki oleh kekasih?
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul