AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bad 794

Bad 794

    Bad 794


    Bab 794


    Yang pertama kali Arya pikitkan adh berbalik dan bertanya dengan cemas, “Ada apa denganmu?”


    Salsa tidak menyangka Arya berada di kamar mandi karena dia bam saja menerobos masuk. “S–saya


    terpeleset.” Kakinya masih belum sembuh, jadi ketika dia keluar dari hak mandi barnsan, dia


    terpeleset.


    Dia merasa sangat malu karena Arya melihatnya seperti ini. Meskipun sebelumnya mereka dekat dan


    dia bisa dengan mudahnya mengekspresikan diri di depan Arya, namun sekarang situasinya th


    berbeda.


    Tanpa sadar wajah Salsa bersemu merah. Dia ingin bangun, tetapi dia menyadari bahwa pinggangnya


    sangat sakit sehingga dia tidak bisa bangun sendiri. Dia hanya bisa bertanya, “Maukah kamu


    menggendong saya?”


    Arya mengh napas panjang. Dia berbalik,lu menatap gadis yang ada dintai itu. Matanya tidak.


    menghindarinya, sebaliknya, Arya datang menghampiri dan menggendong Salsa. Di sisiin, Salsa


    merasa sangat malu. Baginya, Arya, yang th kehngan ingatannya, tidak ada bedanya dengan


    orang asing Di th melupakannya dan semua yang pernah mereka miliki.


    Arya membawa Salsa ke sofa,lu dengan cepat mengambil handuk mandi dan menutupi tubuh Salsa.


    Pada saat yang sama, Arya berpikir jika dia tidak masuk, apa yang bisa Salsakukan?


    Jika priain yang masuk dan Salsa jatuh seperti ini, apa dia juga akan membiarkan pria itu


    membawanya keluar dari kamar mandi?


    Arya memikirkan semua ini sambil menyipitkan mata.


    Salsa duduk di sofa, dan melilitkan handuk mandi dengan erat di tubuhnya sambil terus tersipu malu.


    Kemudian, dia memohon, “Maukali kamu pergi ke lemari dan membelikan saya piyama?”


    Arya bangkit dan pergi untuk mengambilkan piyama untuk Salsa. Kemudian, dia berbalik dan tidak


    terlihat seperti akan pergi.


    “Ganti bajumu,” katanya.


    Salsa ragu–ragu sma beberapa detik. “Keluar! Saya baik–baik saja sekarang kamu tidak harus


    tinggal di


    N?velDrama.Org owns this text.


    sini.”


    Arya tidak pergi; dia mendengus. “Kamu tidak memiliki kemampuan untuk mengurus diri sendiri saat


    ini.”


    “Itu urusan saya! Ini tidak ada hubungannya denganmu, Tuan Muda Arya,” kata Salsa pahit dengan


    matanya yang memerah.


    Dada Arya terasa sangat sesak mendengarnya dan dia menemukan san untuk mengatakan, “Kamu


    adh Tamu saya, jadi saya tidak bisa membiarkanmu mengmi keckaan.”


    “Tidak saya sama sekali bukan tamumu. Saya bisa datang ke pernikahanmu kali ini karena saya terus


    dipaksa Tasya untuk ikut ke sini. Jika tidak, saya bahkan tidak akan memenuhi syarat untuk menghadiri


    pernikahanmu,” ucap Salsa sambil terisak.


    Jika dia tidak mengenal Tasya, dia balikan tidak akan tahu bahwa Arya akan menikah. Dia akan


    menunggunya kembali seperti orang bodoh di pedesaan seumur hidupnya, dan kemudian Arya pun


    tidak akan pernah kembali sma sisa hidupnya.


    1/2


    “Karena kamu di sini, kamu adh tamu saya.“Aaya punya banyak san.


    Salsa menutupi wajalinya saat air mata ba–tiba mengalir deras dari matanya. Dia tersedak dan tiba–


    tiba merasa sangat terluka.


    Arya berbalik dan menyadari bahwa Salsa tidak mengenakan pakaian, Sebaliknya, Salsa menutupi


    wajahnya dan menangis. Mau tak mau akhirnya Arya bertanya dengan suara rendah. “Untuk apa kamu


    menangis?”


    Sambil terengah–engah, Salsa mendengus dan menyeka air mata dari wajahnya dengan tergesa–


    gesa. “Jangan mengkhawatirkan saya; pergi sajal” Sebelumnya, dia menangis di bawahmpu redup


    di taman. Sekarang, ketika dia menangis, kesedihan di matanya dan air matanya terlihat sangat js,


    Kesedihan wanita itu mencengkeram hatinya, seh–h bahwa kesedihan Salsa juga menr pada


    Arya sehingga membuat emosi Arya pulih secara bertahap. Emosi yang tidak bisa ditahan oleh obat–


    obatan yang memenuhi dadanya. Arya berbalik tanpa sadar dan berjongkok di sisi Salsa. Kemudian,


    dia mengangkat tangannya untuk menyeka air mata Salsa.


    Mengapa ini terasa seperti sifat minya?


    Ketika dia masih terpana dengan sikap Arya, Salsa mendorong tangannya menjauh. “Tidak perlu,


    terima,


    kasih.”


    Dia berbicara dengan suara yang sangat sopan.


    Entah kenapa, Arya sedikit kesal. Js Salsa menangis karewa dirinya. Ketika Arya ingin


    menghiburnya. tetapi Salsa justru menknya. Kami hanya akan terus seperti ini jika ini terus


    benjut.


    “Saya akan meminta seseorang untuk menyiapkan camn mm. Kamu bisa keluar untuk makan


    nanti.” Arya tidak bertanyagi dan hanya memutuskan sesuatu untuk Salsa.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul