AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 713

Bab 713

    Bab 713


    Bab 713


    Namun, Salsa tidak mengerti ucapan Arya dan bertanya, “Jika kamu th kehngan pusaka


    keluargamu, apakah nenekmu akan memarahimu?”


    “lya,” jawabnya jujur.


    “Ku begitu, saya akan pergi dan meminta maaf padanya bersamamu. Saya adh orang yang


    menghngkannya; itu tidak ada hubungannya denganmu,” Salsa buru–buru menawarkan.


    Arya benar–benar terdiam oleh tindakannya. Beberapa saat yanglu, dia mengintrogasinya tentang


    mash ayahnya, tapi sekarang dia mh mengkhawatirkannya.


    “Lupakan saja, saya yang akan menanganinya sendiri,” tk Arya, alisnya tampak sedikit berkerut.


    Saat Salsa mengingat ucapan Marina, matanya yang indah berbinar saat dia mendapatkan idein.


    “Karena saya th kehngan benda pusaka milik keluargamu dan kamu juga th membeli


    perusahaan ayah saya, kita sudah impas sekarang, dan tak satu pun dari kita yang berhutang apa pun


    satu samain. Mari kita akhiri semuanya di sini! Kamu bisa menjni hidupmu, dan saya akan fokus


    pada pekerjaan saya. Jadi kita tidak perlu bertemugi.”


    Salsa ingin memutuskan semua hubungan dengan Arya.


    Seth selesai mengatakannya, Salsa mengambil tasnya dan pergi, tetapi ketika dia berjn


    melewatinya, sebuah tangan besar tiba–tiba meraih pergngan tangannya, dan suara dingin pun


    terdengar. “Salsa, sebelum saya mendapatkan kembali benda pusaka itu, kita tidak bisa memutuskan


    hubungan.”


    Salsa memandangi tangan besar yang memegang tangannya dengan erat sebelum mengangkat


    pandangannya kembali padanya. “Apa yang kamu inginkan?”


    “Saya bisa mengembalikan perusahaan ayahmu kepadanya, tetapi kamu harus mencari pusaka


    keluarga itu bersama saya.”


    “Apa?”


    “Saya tidak peduli dengan perusahaan ayahmu. Saya akan segera mengembalikannya hari ini, tetapi


    kamu tidak boleh pergi ke mana pun sampai pusaka itu dikembalikan kepada saya.” Arya berdiri,


    sosoknya yang tinggi terasa mendominasi.


    Original from N?velDrama.Org.


    “Hanya saat kita menemukannya, maka saya akan membiarkanmu pergi,” katanya memerintah tegas


    dengan bibirnya yang menggoda.


    Salsa menarik tangannya dengan kasar. “Bagaimana jika kita tidak pernah menemukannya? Apakah


    kamu ingin saya tetap berada di sisimu smanya?”


    Bibir Arya melengkung membentuk sebuah senyuman. “Maka kamu harus berusaha yang terbaik agar


    bisa membantu saya untuk menemukannya.”


    “Tidak mungkin mendapatkannya kembali. Saya tidak tahu di sudut dunia mana kalung itu berada, atau


    apakah seseorang sudah mengambilnya.” Salsa merasa putus asa ketika dia menyimpulkan bahwa dia


    tak dapat menemukannyagi.


    “Ku begitu, saya akan memberimu pilihan kedua. Kamu dapat mnjutkan rencanamu untuk


    merayu saya dan membuat saya jatuh cinta padamu, dan saya mungkin saja akan memaafkanmu,”


    saran Arya dengan sangat membantu.


    Tapi Salsa bukah orang bodoh. Dia pun bertanya, “Jika kamu jatuh cinta pada saya, apakah kamu


    akan membiarkan saya pergi?”


    Arya menegurnya, “Ku begitu, apakah kamu masih ingin pergi?”


    “Tentu saja. Saya tidak akan jatuh cinta padamu,” jawab Salsa bahkan tanpa berpikir.


    Tiba–tiba, ekspresi Arya menjadi gp. “Salsa, apakah saya tidak pantas untukmu?”


    Dia mengerutkan bibirnya dan menahan tawanya sambil berkata, “Tidak, sayh yang tidak pantas


    untukmu. Kamu adh Tuan Muda yang kaya raya dan mulia dari keluarga terpandang, dan saya


    hanyh gadis biasa. Kita berdua telu berbeda, dan saya tidak pantas untukmu. Apakah kamu


    bahagia sekarang?”


    Mengapa ucapan Salsa terdengar begitu kasar bagi Arya?


    “Bagaimanapun juga, Salsa, sma benda pusaka itu tidak ada di tangan saya, kamu tak bisa


    meninggalkan saya. Mengerti?” Arya terus menekannya.


    “Baih. Saya akan pergi bekerja sekarang.” Seth mengatakannya, Salsa segera berbalik dan pergi


    meninggalkannya.


    Arya memperhatikan kepergiannya, dan merasa tak berdaya. Dia merasa bahwa dirinya tak bisagi


    memanipsi gadis itu.


    Saat itu, seorang wanita genit yang duduk di sebhnya bertanya dengan berani, “Hei, tampan,


    apakah pacarmu meninggalkanmu? Tidak mash, saya bisa menjadi pacarmu!”


    Mata Arya menyapunya dengan dingin sebelum dia pergi, sementara wanita itungsung terdiam,


    merasa terintimidasi oleh tatapannya.


    Ketika Salsa mi bekerja, Arya kebetn melihatnya memasuki Perusahaan Prapanca. Jadi,


    sekarang dia bekerja di Perusahaan Prapanca?


    Ketika masuk ke dm mobil, Arya segera meraih ponselnya. Tiba–tiba saja, ekspresinya berubah


    menjadi serius, dan dia mengulurkan tangan untuk menekan nomornya n.


    “Halo? Arya?”


    “n, saya turut berduka atas kehnganmu.”


    “Iya.”


    “Kapan pemakamannya? Saya pasti akan hadir.”


    “Tentu. Saya akan memberitahumu.”


    Tentu saja, Arya mengetahui hubungan dekat n dengan neneknya. Bagaimanapun juga, dia


    dibesarkan di bawah asuhan neneknya.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul