AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 646

Bab 646

    Bab 646


    Bab 646


    “S-saya ingin pergi, tetapi…” Salsa berada dm posisi sulit karena dia tahu Arya pasti tidak akan


    mengizinkannya.


    “Ini kesempatanngka, Salsa. Semua anak muda akan pergi di sana dan itu akan sangat


    menyenangkan.”


    Salsa mengangguk dan menjawab, “Saya akan memikirkannya dulu.”


    “Oke. Kita berangkat jam sembn dan saya akan datang kepadamu saat itu.” Saat Jeremi


    mengatakan itu, seseorang duduk di kursi yang dia pegang.


    Orang itu adh Arya. Dia th kembali.


    Jeremi dengan canggung melepaskan cengkeramannya di kursi itu dan berkata kepada Salsa, “Saya


    akan menunggumu, Salsa!”


    Salsa melihat Jeremi kembali ke tempat duduknya,lu dia menoleh dan menatap pria di sampingnya.


    “Tuan Muda, apa saya boleh mendiskusikan sesuatu denganmu?”


    “Skan,” jawab Arya dingin.


    “Kudengar ada wisataut mm ini. Apa boleh saya pergi?” tanya Salsa dengan lembut.


    “Tidak.” Arya mrangnya tanpa berpikir dua kali.


    Salsa mengh napas seth mendengar ini. Meskipun dia tahu bahwa Arya tidak akan


    menyetujuinya, dia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Tapi saya benar-benar ingin pergi.”


    Arya pura-pura tidak mendengarnya dan terus meminum anggurnya.


    Hari sudahrut dan para tetua sudah pergi untuk beristirahat, sedangkan anak-anak muda baru saja


    memi kehidupan mm mereka. Pertunjukan kembang api dan wisataut mm adh semua


    kegiatan yang bagus untuk dikunjungi.


    Jodi bersikap baik mm ini. Dia mengikuti Nando png ke v pria itu karena ada Lego dan


    permainan favoritnya di sana.


    Di sisiin, Tasya menghampiri meja Mason dan mengobrol dengannya. Keluarga Prapancainnya


    sudah png dan tidak ada yang tahu ke mana Kirana pergi. Hanya Tasya dan Mason yang duduk di


    meja itu.


    “Saya harap kamu menikmati pesta ini, Mason. Saya minta maaf jika saya membuatmu merasa tidak


    nyaman.” Tasya Sangat sibuk hari ini, jadi dia tidak bisa berbicara banyak dengannya.


    “Saya cukup senang bisa berpartisipasi dm pernikahanmu. Tidak perlu memberi saya pekuan


    khusus,” jawab Mason sambil tersenyum.


    Kemudian, Tasya menuangkan segs anggur dan mengangkat gslu berkata, “Mari bersng


    untukmu, Mason.”


    Mason mengangkat gsnya dan mendentingkan gsnyalu minum beberapa teguk.


    +


    Tasya memandang a pernikahan yang tampak meriah,lu mengh napas dan berkata, “Saya


    berada di sini hari ini berkat bantuan dan doronganmu saat im


    “Jangan katakan itu. Kamu adh orang yang tangguh. Saya percaya, meskipun bukan karena saya,


    kamu akan tetap berhasil melewati masa-masa itu.” Mason tidak berani menerima pujian.


    “Tidak. Kamh yang membantu saya menjadi diri saya yang sekarang dan akhirnya saya bertemu


    cinta dm hidup saya, dan Jodi menemukan ayah kandungnya,” kata Tasya serius.


    Tasya memiliki riasan yang indah mm ini. Seth minum anggur, pipinya tampak merona dan


    membuatnya semakin cantik. Dia sangat cantik hingga orang tidak bisa mengalihkan pandangan


    darinya.


    Di meja tidak jauh dari mereka, tampak n sedang berbicara dengan para tamu, tetapi tatapannya


    terus tertuju pada istrinya. Dia menenggak segs anggur merah dengan tatapan tidak senang ketika


    melihat Tasya tersenyum begitu lembut dan cerah di hadapan priain pada hari pernikahan mereka.


    Namun, dia tidak bisa berkata apa-apa karena Masonh yang benar-benar membantu Tasya


    mengatasi masa-masa kmnya. n seharusnya berterima kasih kepada pria itu. Ith sebabnya


    dia menahan rasa cemburunya.


    Saat n melihat istrinya mengangkat gsnya untuk ketiga kalinya bersama Mason, n merasa


    tidak tahangi. Diangsung mendatangi mereka dengan dengan membawa segs anggur di


    tangannya.


    “Sayang.” panggilnya pn.


    Tasya mengangkat kepnya dan menyadari n ada di sana. Dengan dagu ditopang di tangannya,


    Tasya bergumam, “Apakah kita akan pergi sekarang?”


    “Saya di sini untuk bersng untuk Pak Mason.” n mendentingkan gsnya dengan gs Mason.


    “Terima kasih th membantu istri saya sma masa-masa itu.”


    Content is ? by N?velDrama.Org.


    “Itu bukan apa-apa, Pak n.” Mason segera berdiri untuk minum bersamanya.


    Seth itu, n hanya bisa menggunakan satu san untuk mengusir istrinya. “Kamu sudah mabuk,


    Sayang. Kita harus kembali dan istirahat sekarang.” ucap n sambil melingkarkan lengannya di


    pinggang Tasya dan membawanya ke meja utama. Seth pamit kepada para tetua di sana, dia


    memegang tangan Tasya dan membawanya keluar dari a.


    Mereka berjn kembali ke v dan suara dari ruang perjamuan semakin jauh dari telinga mereka.


    Saat ini,mpu jn bersinar terang menerangi jn. Tasya th meminum beberapa gs anggur


    mm ini hingga matanya berkaca-kaca dan pipinya memerah karena tubuhnya tidak tahan terhadap


    minuman keras. Tiba- tiba, dia bersikap sangat genit.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul