AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 565

Bab 565

    Bab 565


    Ruang Untukmu


    Bab 565


    “Bibi Gayatri, tolong jangan. Bibi Gayatri...”


    Tanpa mengindahkan permohonan Elsa, Gayatri menutup telepon. Meskipun dia tidak memiliki nomor


    telepon Tasya, dia tahu bahwa Tasya pasti ada di Perusahaan Konstruksi Merian, dan dia bisa


    menemukannya di sana.


    Seth Elsa menerima telepon dari Gayatri, dia menjadi sangat ketakutan. Dia sangat ketakutan


    sehingga wajahnya menjadi pucat ketika dia merosot di sofa, karena ketakutan terbesarnya bahwa


    Gayatri masih hidup menjadi kenyataan. Dia tidak percaya bahwa wanita itu smat seth jatuh!


    Yang paling membuatnya khawatir adh dampak yang akan terjadi. Sin pengungkapan identitas


    aslinya, dia mungkin juga didakwa dengan percobaan pembunuhan. Kedua insiden itu akan menjadi


    hal terburuk yang bisa terjadi padanya.


    “Tidak, saya tidak akan pernah membiarkan Bibi Gayatri bertemu Tasya.” Raut wajahnya berkerut


    karena marah.


    Saat dia memicingkan matanya, dia mi menyusun rencana untuk mencegah mereka bertemu. Elsa


    tahu bahwa Gayatri tidak mengetahui nomor kontak dan mat rumah Tasya. Dia juga tidak akan tahu


    tentang Rumah Sakit Prapanca. Jadi, satu–satunya cara baginya untuk bertemu Tasya adh pergi ke


    Perusahaan Konstruksi Merian.


    Dia bertekad untuk mencegah mereka berdua bertemu sgi niat membunuh melintas di matanya.


    Karena dia th mencoba membunuh Gayatri sebelumnya, dia siap untuk mkukannyagi.


    Sementara dia menggaruk–garuk kepnya, mencoba memikirkan kandidat yang sempurna untuk


    menjnkan rencana itu, ayah kandungnya muncul di benaknya. Ayahnya akan bersedia


    mkukannya jika dia dibayar untuk itu karena sumber uangnya akan terputus jika Elsa kehngan


    statusnya sebagai putri kedua Keluarga Merian.


    Keuka dia meninggalkan rumahnya, dia berharap bisa bertemu ayah kandungnya sesegera mungkin.


    Saat berikutnya, pria itu terlihat turun dari bus umum di halte yang tak jauh dari rumahnya. Rasanya


    seperti surga th menjawab doanya. Pria itu agak terkejut melihat Elsa karena dia di sana untuk


    meminta lebih banyak uang dari wanita itu.


    Dia adh kegagn total karena dia menganggur dan kecanduan berjudi. Diin waktu ketika dia


    mendapat uang dari Elsa, dia mempertaruhkan uang–uang itu, dan sekarang dia tidak punya siapa–


    siapa untuk membantunya, dia datang mencari putrinya untuk meminta bantuan.


    Merasa malu, dia berjn mendekat dan bertanya, “Elsa, mashnya, saya membutuhkan uang.


    Bisakah kamu ...”


    “Masuh. Ada sesuatu yang perlu saya diskusikan denganmu.” Elsa mengundangnya memasuki


    rumahnya.


    Merasa tersanjung oleh undangannya, dia menggosok tangannya dan bertanya, “Bolehkah saya


    benar–benar masuk?”


    Seth mereka berada di a utama, Elsa bertanya kepada pria itu dengan rasa penasaran, “Siapa


    namamu?”


    “Nama saya Putra Pratama. Apakah ibumu belum pernah menyebut nama saya sebelumnya?” Seth


    mengeluarkan senyum menc diri sendiri, dia mnjutkan, “Saya pasti begitu tidak berguna


    sehingga ibumu bahkan malu untuk menyebutkan nama saya.” This is property ? of N?velDrama.Org.


    Saat Elsa melirik Putra, dia sama sekali tidak berniat mengakui Putra sebagai ayahnya. Dia kemudian


    memberi tahu pria itu tentang situasi sulit yang dia mi.


    “Apa? Kamu hampir membunuh pembantumu? Dan dia masih hidup?” Matanya memblak karena


    bingung.


    “Sekarang, dia pasti berencana untuk mengungkap identitas asli saya. Saya akan habis jika dia


    bertemu Tasya. Saya akan dikeluarkan dari Keluarga Merian dan tidak akan bisa memberimu uang


    kedepannya,” Elsa seru.


    Tentu saja, Putra tidak mau membuat putrinya mengmi hal itu. Dia sebenarnya bangga melihat


    putrinya memiliki watak seorang wanita muda dari keluarga kaya.


    “Elsa, bagaimana kamu ingin saya membantumu?” Dia menatap putrinya, ingin membantunya keluar


    dari mash itu.


    “Saya ingin kamu memastikan Bibi Gayatri bungkam smanya. Saya ingin kamu menghentikan dia


    menemui Tasya.” Dia merengut.


    “Lalu kamu ingin saya mkukan apa?”


    “Besok, saya akan meminta beberapa pria untuk membawanya ke suatu tempat, dan kamu harus


    membunuhnya untuk saya.”


    Dia tidak pernah menyangka putrinya menjadi begitu kejam. “Elsa, apa tidak ada carain untuk


    menyelesaikan mash ini?”


    “Apa kamu bersedia membantu saya atau tidak? Ku kamu tidak membantu saya, saya akan tamat,”


    Elsa memaksa. Dia tidak merasa bersh tentang memanfaatkan Ayahnya untuk menyelesaikan


    mashnya.


    Seth mendengar itu, Putra bingung dan mengaku. “S–saya tidak berani.”


    “Seth ibu saya mhirkan saya, kamu tidak pernah ada untuk saya. Apa kamu tidak merasa


    menyesal pada saya? Ku kamu ingin saya mengakui kamu sebagai ayah saya, kamu harus


    mkukan ini. Ku tidak, Saya tidak akan mengakuimu sampai mati.” Elsa mengancamnya.


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul