Bab 536
Ruang Untukmu
Bab 536
Mata Romi memerah; dia tidak punya pilihan sin mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor
Elsa.
“Halo?”
“Elsa, Tasya membekukan kartu bank saya. Bisakah kamu meminjamkan kartumu sebentar? Saya
membutuhkannya sekarang untuk keadaan darurat.”
“Apa? Kenapa Tasya membekukan kartu bankmu?”
“Dia mengetahui tentang uang yang saya selewengkan terakhir kali dan menggunakannya sebagai
san untuk membekukan kartu bank saya,” Romi menjskan dengan agak marah.
“Baih, saya akan memberimu kartu nanti,” jawab Elsa.
Romi kemudian menutup teleponnya. Tetap saja, dia mencari cara untuk mencairkan kartunya.
1 menu
Inva
nen
Tal
Sementara itu, di rumah sakit, perawat wanita yang bertanggung jawab atas infus Frans sedang
mengganti kan pria itu ketika dia tiba-tiba merasakan gerakan di lengan Frans saat dia
memegangnya. Terkejut, dia berhenti memasang kan dan bergegas keluar untuk mporkan itu
kepada dokter.
Segera seth itu, Tasya mengetahui bahwa Frans th menunjukkan respon. Melihat beberapa
spesialis yang memeriksa kondisi Frans di depan ranjangnya, dia berdiri di luar jend dengan ktan
keterkejutan di matanya. Ayah akhirnya membuat gerakan, yang artinya dia semakin dekat dan
semakin dekat dengan mendapatkan kembali kesadarannya.
Saat itu, perawat yang baru saja bertugas mengganti kan Frans datang menghampirinya, berkata,
“Nona Tasya, saya yakin ayah Anda bergerak.”
“Terima kasih. Saya yakin ayah saya sedang dm pemulihan,” jawab Tasya bersyukur. Seth itu,
dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor n. Dia berkata kepadanya dengan terkejut,
“Ayah saya baru saja menunjukkan respon. Dia bergerak.”
Dia tidak menyadari bahwa anehnya ujungin panggn itu sepi. Suara n terdengar sangat dm
dan js seh-h dimainkan dm stereo; pria itu bahagia untuknya. “Begitukah? Yah, itu berarti
usaha kita tidak sia-sia.”
Menyadari bahwa di ujung sana telu sunyi, Tasya bertanya dengan malu, “Apa kamu sedang
rapat?”
“Mm-hm,” jawab n sambil terkekeh.
“Ku begitu,njutkan saja rapatmu. Saya tidak akan mengganggumugi.”
“Baih, saya akan meneleponmu kembali seth rapat selesai,” kata n padanya.
Tasya menutup telepon. Dia benar-benar ingin segera menceritakan pada n apa yang baru saja
terjadi pada Frans, tetapi dia agak menyhkan dirinya sendiri seth mengingat bagaimana dia th
mengganggu n ketika pria itu sedang rapat. Adapun Elsa, Tasya tidak memiliki niatan
untuk menceritakan hal ini dengannya. Dia tidak ingin memberitahu Elsa tentang hal itu. Lagi p,
yang Elsa pedulikan hanyh perusahaan, bukan ayahnya.
Sementara itu, Pingkan masih ditahan. Bukti-bukti yang diajukan oleh Tasya cukup untuk membuatnya
didakwa atas percobaan pembunuhan. Pada saat ini, dia merasakan betapa menyedihkannya
dipenjara. Baru dua minggu belu sejak dia dipenjara, tetapi dia sudah merasa sengsara. Baginya,
kehidupan di penjara sama sekali tidak manusiawi.
Pada saat ini, dia mendapati dirinya mengharapkan Frans bisa kembali sadar dan mengeluarkannya
dari penjara. Bahkan jika pria itu membencinya dan menceraikannya, dia baik-baik saja dengan hal itu
sma dia tidak perlu masuk penjara. Dan sin itu, Elsa tidak bisa banyak membantunya sma dia
di sini; yang bisa Elsakukan hanyh membawakan pakaiannya. Sin itu, yang dia miliki di sini
hanyh tempat tidur yang dikelilingi oleh dinding sedingin es. Dia merindukan kehidupan di luar
penjara, tetapi dia juga takut apa yang akan dkukan Tasya padanya.
Jika Frans tetap koma seumur hidup, Tasya mungkin akan sangat membencinya hingga
mengurungnya di sini smanya. Pingkan merasa ingin menangis. Ya ampun, saya akan
meninggalkan kehidupan saya yang nyaman di luar sana dan membiarkan diri saya berakhir dengan
buruk, pikirnya. Setiap hari dia berharap Elsa dan Romi akan mengeluarkannya dari sini, hanya untuk
merasa kecewa setiap hari. Tetap saja, dia tahu seberapa besar kemampuan Elsa; Elsa pada
dasarnya sangah manja dan tidak memiliki kemampuan untuk berbicara. Dia juga menyesal tidak
membesarkan Elsa menjadi seperti Tasya, yang bisa mengesampingkan segnya terlebih dahulu
untuk menymatkan Ayahnya.
Di sore hari, Elsa membawakan Romi sebuah kartu bank, hendak mengajaknya makan mm di
mm hari sebelum menghabiskan waktu berkualitas bersama. Lagi p, sekarang mereka adh
suami dan istri, dia juga ingin tidur bersama pria itu.
Namun, Romi menk undangan makan mmnya, mengatakan bahwa dia harus bekerja sampai
larut mm karena dia telu-sibuk dengan pekerjaan di kantornya.
Elsa adh orang yang hampir tidak bisa tinggal diam. Lagi p, dia lebih suka png ke rumah dan
menonton drama TV di tempat tidur daripada menemani Romi saat dia bekerja lembur. Sin itu, Romi
juga membujuknya untuk png, jadi dia tidak punya pilihan sin pergi dengan enggan.
Tepat ketika dia setengah jn menuju rumahnya, dia mendengar bunyi bip pesan teks. Dia
mengambil ponselnya dan melihatnya, hanya untuk melihat pesan yang mengatakan bahwa 80 juta
th ditarik dari kartunya.
Previous Chapter
This is property ? of N?velDrama.Org.
Next Chapter