AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Ruang Untukmu > Bab 314

Bab 314

    Bab 314


    Ruang Untukmu


    Bab 314


    “Tasya, itu bukan mash besar. Sangat normal bagi scorang san untuk makan dengan


    bawahannya. Siapa yang tahu bahwa mereka mungkin saudara?” Felly berusaha menghiburnya.


    Tasya tersenyum sebagai tanggapan. Bersikap seh-h Tasya tidak terpengaruh, dia menjawab,


    “Mereka bukan saudara. Ayah nna adh teman dekat ayah n.”


    Felly yang bingung itu tidak tahu harus berkata apa. “Ayo kitanjut makan.”


    Sambil makan, Tasya berpura-pura bahwa dia baik-baik saja. Faktanya, Tasya benar-benar tidak


    terpengaruh dan tidak hanya berpura-pura. Pilihan n untuk berkencan dengan siapa pun yang dia


    inginkan; itu bukan urusanku.


    “Kompetisi yang akan datang cukup mendesak. Apakah kamu punya ide?”


    “Ya, aku sudah membuat sketsa pertama dan akan memberikannya kepadamu seth beberapa


    modifikasi.”


    “Bagus. Kita akan mencoba mengeluarkan produk sebelum pameran perhiasan. Aku harap kamu


    dapat mengukir nama untuk dirimu sendiri mlui produk ini.”


    “Aku akan mkukan yang terbaik.” Tasya merasakan hal yang sama. Dia berharap dia bisa mencapai


    beberapa prestasi di industri ini dan mengukir nama untuk dirinya sendiri.


    Sepanjang makan, tanpa sadar Tasya terus melihat ke ruang privasi dan membayangkan banyak hal.


    Mengingat karakter n yang suka menggoda dan kecantikan nna, tentu saja n akan


    menyentuh nna. Mungkin n sedang merencanakan bagaimana memanfaatkan nna.


    Sebagai seorang desainer, Tasya memiliki imajinasi yang luar biasa dan mi membayangkan n


    mendorong nna ke dinding, mencoba menciumnya. Imajinasi yang dia bayangkan sangat js.


    “Aku kenyang” Tasya tidak memiliki nafsu makan dan hanya memakan beberapa suap saja.


    “Ku begitu kita kembali sekarang! Aku juga kekenyangan.” Felly ingin membawanya pergi dari


    restoran ini.


    Di ruang pnvasi, nna dengan perasaan senang menopang dagunya dengan tangannya di atas


    meja. “Aku sangat senang.”


    “Aku berjanji pada ayahmu bahwa aku akan menjagamu dengan baik di perusahaan.”


    N?velD(ram)a.?rg owns this content.


    VORT


    “Terima kasih, n. Aku akan mengandalkanmu di masa depan! Oh ya, apakah kamu yang


    mengirimkan bunga untukku pagi ini?”


    n menjawab dengan anggukan. “Itu untuk menyambutmu sebagai karyawan baru di perusahaan


    kami.”


    “Terima kasih. Aku menyukainya!” Terlepas dari senyum lebarnya, nna kecewa di dm


    hatinya. Apakah n tidak memiliki maksudin untuk mengirim bunga?


    Dengan begitu, nna dengan sengaja bertanya, “Ngomong-ngomong, semua orang di perusahaan


    menyebarkan rumor tentang kita. Apa menurutu aku perlu menjskannya kepada mereka?”


    “Kamu harus mkukannya jika itu mempengaruhi pekerjaanmu” n tampak tenggm dm


    pikirannya saat dia melihat ke luar jend.


    “Tidak, itu tidak mempengaruhiku sama sekali! Aku tidak akan menjskannya.” nna tersenyum,


    bibirnya mengerucut. Keshpahaman seperti itu sangat memuaskannya, dan nna sangat


    menginginkannya! .


    Ketika Tasya menyeberang jn seth meninggalkan restoran, pikirannya mengembara dan Felly


    menggandengnya menyebrang jn. Begitu Tasya sampai di ruang kantornya, dia menarik napas


    dm-dm dan duduk di kursinya. Dia hanyh memikirkan n tanpa memikirkan pekerjaanin.


    Kenapa aku memikirkan n?


    Pada saat itu, Maya mengetuk pintu dan masuk. Dengan nada pn, dia berkata, “Pak n makan


    siang bersama dengan nna tadi, Tasya. Semua orang mengira mereka berkencan.


    Apakah kamu baik-baik saja?”


    Mendengar itu. Tasya mencibir dm hatinya. Yah, dia membuatnya begitu js di depan semua


    orang. Dia mengirimkan bunga dan membawanya keluar untuk makan siang, tidak takut seluruh


    perusahaan akan tahu. Apakah dia sekarang secara terbuka menunjukkan ketertarikannya pada


    nna?


    “Jangan katakan padaku hal-hal seperti itugi. Aku tidak tertarik.” Tasya mengangkat kepnya dan


    mengingatkan Maya.


    Maya menggembungkan pipinya dan menjawab, “Oke, mengerti.”


    Maya pergi seth itu. Tasya kemudian menggosok alisnya, berusaha mengusir pikirannya yang


    kacau sehingga dia bisa fokus pada pekerjaannya.


    Sekitar pukul 15.00, Tasya menerima telepon dari Felly. “Kita akan mengadakan rapat dm lima


    menit.”


    Di sisiin, nna sedang mengagumi mawar di ruang kantornya, dagunya bertumpu pada tangannya.


    Meskipun bunga ini dimaksudkan untuk menyambutnya, nna bertanya-tanya apakah ada maksud


    yangin–apakah n tertarik padanya.


    Lagi p, n tidak menk undangannya untuk makan siang sebelumnya. Mungkin aku melebih-


    lebihkan betapa penungnya Tasya baginya.


    Sin itu, dia sangat percaya diri pada dirinya sendiri. Jadi, cepat ataumbat, n akan menjadi


    miliknya.


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul