Bab 2297
2/2
Bab 2297 Mana yang Lebih Penting
Willy mengatakan ini dengan serius.
“Perang itu kejam. Pihak yang kh tidak hanya satu orang, tapi juga semua nyawa orang di
sekitarnya.”
“Ku tidak, kamu kira untuk apa Sammy Moore mau berdamai denganmu di saat kritis? Karena dia
mengerti san ini!”
“Aku tahu kematian Bibi Lauren memberikan pukn keras padamu, tapi kamu harus mengerti. Di
situasi seperti ini, hidup dan mati seseorang tidak begitu penting. Ku tidak, orang yang mati akan
lebih banyak….”
“Maksudmu ….” Dewi akhirnya mengerti, “Meskipun Lorenzo mengorbankan Paman Joshua demi
kepentingan umum, semua ini hal yang sepatutnya?”
“Maaf, aku tahu kamu pasti marah ku kubng seperti ini, tapi ini adh fakta.” Willy berkata
dengan pn, “Di saat seperti ini, kamu jangan berbuat apa pungi. Pulihkan diri di Swednd.
Tunggu kabar dengan tenang.”
“Aku tahu.”
Dewi tidak tahu harus berkata apa dan hanya bisa menundukkan kep dengan frustrasi….
“Dewi, kali ini dengarkan aku. Jangan gegabah, ku tidak, pasti akan menckai kita semua.” Willy
sekaligi mengingatkannya. “Aku tidak mengganggumugi. Smat mm!”
Dewi menggenggam ponsel. Hatinya sangat bingung….
“Dewi, apa yang Pangeran Willy bng sepertinya masuk akal.” Brandon membujuknya dengan pn,
“Kamu jangan berpikir banyakgi. Pulihkan diri dulu.”
“Ya.”
Dewi tidak mengatakan apa pungi, hanya mengambil ponsel dan kembali ke kamar.
Saat melewati kamar Bibi Lauren dan Paman Joshua, mengingat sekeluarga yang bahagia dan
hangat, hatinya sangat sedih. Jika dia tidak bertemu dengan Lorenzo, jika tidak bersamanya, mungkin
ini semua seharusnya tidak akan terjadi.
Property ? 2024 N0(v)elDrama.Org.
Bibi Lauren dan Paman Joshua sama sekali tidak akan terjadi mash….
Lorenzo bersin sampai dua kali. Dia mengelus hidungnya dan curiga mungkin Dewi yang sedang
memakinya.
Seth dipikirgi, dia bersedia dimarahi jika memarahinya bisa mmpiaskan amarahnya.
1/3
Dia bersandar di sofa, melihat hujan yang turun sambil merindukan Dewi…..
Tidak tahu peperangan ini kapan akan berakhir.
Lorenzo sangat merindukannya, ingin bertemu dengannya lebih awal….
Waktu belu denganmbat diikuti perasaan rindu terhadap sesama.
Dm sekejap mata, tujuh hari belu.
Tubuh Dewi sudah pulih. Setiap hari, dia melihat ponsel dan menunggu telepon dari Lorenzo. Namun,
dia sama sekali tidak menghubungi Dewi.
Willy mh setiap hari meneleponnya untuk menghiburnya. Dia juga menceritakan situasi saat
ini.
Sekarang Lorenzo dan Presiden saling tak mengh, lihat akhirnya siapa yang tidak bisa
bertahan.
Mengenai berita buruk Istana Presiden masih tetap disebarkan, tapi beberapa hari ini, mash
penembakan Presiden membuat opini publik ada sedikit terhenti.
Ada sebagian orang yang mencari informasi kegiatan amal Presiden sebelumnya dan
menyebarkannya di inte. Menyebarkan citranya sebagai orang baik..
Ditambah, foto dirinya yang kena tembakan dan sedang dismatkan, mengundang banyak simpati.
Bagaimanapun, tembakan Pamana Joshua ini memang memberinya peluang untuk membalik
keadaan.
Sin itu, staf bawahan Presiden juga hebat. Sebelumnya Nyonya Presiden mengakui kejahatannya di
depan umum. Ditambahgi Dewi sebagai dokter keturunan Nusantara juga mendapat dukungan yang
besar. Kejahatan Nyonya Presiden sudah dipastikan dan tidak bisa diganggu gugatgi.
Jadi, sekarang para petugas staf itu membeli tentara siber untuk memancing opini publik di inte.
Bngnya apa yang dkukan Nyonya Presiden adh perbuatannya sendiri, sama sekali tidak ada
hubungannya dengan Presiden.
Mereka bahkan melemparkan kejahatan menyuap dan kejahataninnya ke Nyonya Presiden. Intinya
mereka membersihkan nama Presiden. Semua kejahatan dkukan oleh istrinya, sama sekali tidak
ada hubungannya dengannya.
Presiden juga ada mengirim video, dia yang sedang berlinang air mata. Dia berkata beberapa tahun ini
hanya sibuk bekerja dan berusaha menjadi Presiden yang baik. Tidak punya waktu menemani istrinya
dan putrinya, sehingga membuat istrinya mengambil jn yang sh dan berbuat begitu banyak
keshan. Kondisi mental putrinya juga bermash….
Dia berkata dengan menyedihkan dan penuh penyesn.
2/3
Di saat yang sama, dia juga memberitahu semua orang. Dia mkukannya demi menjadi seorang
Presiden yang mengabdikan diri demi negara dan rakyatnya. Demi pekerjaannya, dia
mengorbankan keluarganya.