AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 2229

Bab 2229

    Bab 2229


    Bab 2229 Merebut Cap Stempel


    “Ini berarti sungguh terjadi mash.”


    Winston sangat terkejut,lu saling berpandangan dengan Michael dan bertanyagi, “Sekarang


    bagaimana kondisi detailnya? Tuan Lorenzo terluka atau bagaimana?”


    “Tidak tahu.” Dewi menggeleng.


    “Apa bisa dihubungi?” Michael bertanyagi.


    “Tidak bisa.” Dewi menggelenggi.


    “Ku begitu, kamu juga tidak tahu hidup dan matinya?” Winston sangat panik.


    “Tidak tahu.” Dewi terus–menerus berkata tidak tahu.


    “Kamu …” Winston sangat emosi hingga wajahnya memerah.


    Michael mengerutkan keningnya dengan tidak senang, “Kenapa kamu tidak tahu apa pun? Meski


    bisa Lorenzo putus kontak, bagaimana dengan pengikutnya? Juga tidak ada satu pun yang


    dihubungi?”


    “Ku ada kabar, mereka akan menghubungiku.” Dewi berkata dengan datar, “Apa kalian berdua


    sudah sarapan? Apa mau makan bersama?”


    Michael dan Winston pergi dengan marah.


    “Tuan Michael, tunggu sebentar.” Tiba–tiba Dewi teringat sesuatu.


    Michael berhenti dan menoleh.


    “Apa Nona Juliana menghubungimu?” Dewingsung bertanya.


    “Tidak.” Michael berkata sambil mengerutkan kening, “Dia bersama Lorenzo, juga putus kontak.”


    “Baih.” Dewi berpesan, “Ku dia menghubungimu, tolong beri tahu aku. Terima kasih.”


    Michael menatap Dewi dengan dingin,lu berbalik badan dan pergi.


    Dewi bernapas lega,lu mendesah, “Aku masih mengira sulit menghadapi mereka, tidak disangka


    begitu mudah mengusir mereka pergi.”


    “Hal yang merepotkan masih ada di bkang.” Bibi Lauren bisa melihat hal yang akan terjadi, “Hari ini


    mereka hanya datang untuk mencari tahu keadaannya. Sekarang mereka tidak yakin sungguh terjadi


    mash pada Lorenzo atau tidak, maka tidak berani bertindak sembarangan. Ku beberapa harigi


    masih tidak ada kabar tentangnya, sekelompok orang ini pasti tidak akan


    bersikap sungkan padamu!”


    “Benar, Pangeran juga berkata seperti itu.” Mina mengangguk berng kali, “Nona Dewi, beberapa


    hari ini Nona harus menjaga kondisi mental Nona. Beberapa harigi, mungkin ada lebih banyak


    mash yang harus dihadapi.”


    Dewi sama sekali tidak ada suasana hati untuk menghadapi mash–mash ini. Sekarang dia


    sungguh ingin segera pergi ke Negara Maple untuk mencari Lorenzo.


    Tiga hari berikutnya sangat tenang.


    Sma tiga hari ini, tidak ada orang yang datang mencarinya. Di rumah, Dewi mlui tiga hari ini


    dengan penuh penderitaan.


    Setiap hari dia menelepon Lorenzo, tapi tetap tak tersambung. Hanya Jeff yang membs teleponnya,


    bng sekarang sedang membawa orang–orang mencari Lorenzo, juga memintanya jangan khawatir.


    Setiap hari Dewi susah tidur dan makan, merasa sangat khawatir, tapi juga tidak bisa mkukan


    apa–apa.


    This text is ? N?velDrama/.Org.


    Hari demi hari terus belu. Lorenzo sudah putus kontak sma lima hari.


    Hari ini Winston, Michael, Sammy, dan yanginnya datanggi. Mereka masih membawa beberapa


    pemegang saham senior dan petinggi di Grup Moore.


    Serombongan mobil berbondong–bondong datang ke kediaman Lorenzo. Mereka datang untuk


    bertanya pada Dewi tentang keberadaan Lorenzo.


    Ku sebelumnya Winston dan Michael masih bersikap sopan, sekarang kedua orang ini datang


    dengan emosi menggebu–gebu.


    Saat mereka menanyakan keberadaan Lorenzo, Dewi tidak tahu. Mereka pun menyuruh N pergi ke


    ruang kerja Lorenzo dan mengambil cap stempel. Mengatakan ada banyak urusan mendesak yang


    harus diurus di kantor, sekarang menunggu cap itu.


    N ketakutan hingga wajahnya pucat, dia menatap Dewi dengan takut–takut.


    “Siapa yang memberi kalian keberanian untuk datang merebut cap stempel?” Dewi berseru marah,


    “Kalian mengira karena Lorenzo tidak ada, maka kalian bisa berbuat seenaknya di sini???”


    “Apa maksudnya merebut cap stempel?” Winston menyangkal, “Sekarang banyak urusan di kantor


    yang membutuhkan cap itu. Mungkinkah karena Lorenzo tidak ada, maka perusahaan tidak bisa


    beroperasi??”


    “Benar.” Michael berkata dengan dingin, “Kamu seorang wanita, tidak mengerti mash ini. Jangan


    mengganggu urusan kami.”


    Selesai bicara, dia kembali menyuruh N, “N, pergi ke ruang kerja Lorenzo dan ambil cap stempel


    itu. Ku tidak, kami akan mengambilnya sendiri.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul