Bab 2227
Bab 2227 Berkonflik
“Baik, aku tahu.”
Dewi mengangguk,lu buru–buru pergi.
Melihat bayangan Dewi begituma, barh Willy mengalihkan pandangan.
Mina mengantar Dewi keluar,lu kembaligi. Melihat tatapan rumit Willy, dia pun bertanya, “Menurut
Pangeran, apa terjadi sesuatu pada Tuan Lorenzo?”
“Tidak tahu.” Willy mengerutkan kening, “Lorenzo telu arogan, slu merasa tidak ada orang yang
bisa menyentuhnya. Jadi, kali ini dia hanya membawa sedikit orang ke Negara Maple.”
“Sebenarnya, sekarang situasi di sana sangat tidak menguntungkan baginya. Ivan, Pastorico dan
kelompoknya, juga ada Keluarga Wance yang baru bergabung, semuanya adhwan kuat.”
“Hanya dengan membawa bsan bawahan, diangsung menerobos ke tempat musuh, benar- benar
telu berbahaya.”
“Sma ini keadaannya teluncar.” Mina mengh napas, “Ku sungguh terjadi sesuatu.
padanya, bagaimana dengan Nona Dewi? Bagaimana … dengan kita?”
Meski dia tidak mengerti tentang trik–trik dm kekuasaan, tapi dia tahu bahwa sekarang Lorenzo
adh jimat pelindung mereka.
Ku terjadi sesuatu pada Lorenzo, riwayat Dewi dan Willy pun akan tamat.
Content protected by N?v/el(D)rama.Org.
“Terkadang hidup ini adh taruhan.” Willy mengh napas, “Waktu itu aku mempertaruhkan
semuanya pada diri Lorenzo, pasti ada risiko. Tapi, aku tetap percaya pada pandanganku. Dia tidak
mungkin jatuh seperti ini… Keberuntungannya akan datang bkangan!”
“Ku begitu, apa yang bisa kitakukan sekarang?” tanya Mina.
“Ada dua hal.” Willy berpesan, “Pertama,njut menyelidiki rahasia Nyonya Presiden. Kedua, lindungi
Dewi dan bantu dia menstabilkan Keluarga Moore.”
“Mengerti.” Mina mengangguk, “Hari ini aku baru bertanya pada Handy. Dia masih menyelidiki, tapi
sudah ada sedikit titik terang.”
“Identitas mantan suami Tamara seharusnya tidak sulit diselidiki, tapi selingkuhannya itu sedikit repot,
kecuali dia orang biasa.” Willy menerka, “Besok pergh ke tempat Dewi untuk melindunginya. Ku
ada apa–apa, segerapor padaku.”
“Aku tidak mash.” Mina berkata, “Tapi, sekarang Bibi Lauren ada di sana. Aku merasa dia tidak
telu menyukai kita, slu bersikap waspada pada kita.”
“Itu sangat normal.” Willy tersenyum masam, “Sejak aku mengenal Dewi, aku terus menyusahkan
Dewi, juga beberapa kali memanfaatkannya. Orang–orang di sisinya pasti bersikap waspada
1/2
padaku.”
“Kamu tidak perlu memedulikan hal ini. Saat bertemu Bibi Lauren, kamu tetap harus bersikap hormat
dan mempekukannya dengan sopan. Saat dia tahu bahwa kita hanya mau membantu, dia pun
tidak akan mempersulitmu.”
“Baik, aku tahu.”
Semua orang menyuruh Dewi istirahat, tapi dia sama sekali tidak bisa tidur.
Baru menutup mata, Dewi sudah memikirkan Lorenzo. Memikirkan terjadi mash pada pria itu,
jantungnya terasa sangat sakit seperti ditusuk.
Saat ini, dia sungguh ingin pergi ke Negara Maple untuk mencarinya.
Meskipun harus mencarinya ke mana–mana, itu juga lebih baik daripada berdiam diri di rumah.
Meski semua orang bng dia harus tinggal di rumah untuk melindungi keluarga ini, tapi dia tahu
bahwa dirinya sama sekali tidak pandai dm hal–hal seperti ini.
Dia lebih memilih sama seperti Jeff, bertarung dengan musuh di medan perang dan menymatkan
Lorenzo. Itu baru sesuai dengan karakternya.
Semman berpikir sembarangan, dm sekejap sudah pagi.
Dewi tidak tidur semman, dia terus melihat ponselnya, berharap bisa menerima kabar baik.
Sayangnya, tidak ada kabar apa pun.
Saat dia selesai mandi dan berpakaian, Bibi Lauren sudah makan di ruang makan, sambil mengobrol
dengan N.
Awalnya suasana di rumah sudah sangat tegang, tapi dengan perkataan yang humoris, Bibi Lauren
bercanda dengan N dan beberapa pyan wanitainnya.
Dewi juga ikut tersenyum. Saat ini ada Bibi Lauren, hatinya jauh lebih tenang.
Baru saja turun dan bersiap makan, seorang bawahan buru–buru mpor, “Nona Dewi, Tuan Sammy
datang!”
“Perskan dia masuk.” Saat Dewi bicara, Mina masuk dari pintu samping, sambil membawa camn
yang baru dibuat, “Nona Dewi, Pangeran menyuruhku datang membantu.“