Bab 2184
Bab 2184 Dukungannya Th Datang
“Ini….”
Ketika dokter wanita itu hendak berbicara, seorang wanita paruh baya berjn masuk, memberi
hormat pada Dewi, kemudian berkata, “Halo Nona Dewi, mm ini jam 8, Yang Mulia mengadakan
perjamuan, mengundangmu untuk ikut berpartisipasil Aku datang mengantarkan pakaian untukmu.”
Selesai berbicara, ia memberi isyarat, para pyan membawakan pakaian dan aksesoris cantik,
termasuk sepatu dan pakaian dm, satu set lengkap, diletakkan di atas sofa.
“Begitu megah?” Dewi tercengang sejenak, kemudian segera mengerti, “Apa Lorenzo mau datang?”
Pyan senior itu tidak berbicara, hanya menundukkan kep dengan rendah hati.
“Kelihatannya benar.”
Dewi tiba–tiba menegakkan punggungnya, suaranya juga nyaring, wajahnya dan matanya juga
menjadi cerah ….
Dukungannya th datang, apa yang dia takutkan?
Dih yang paling berkuasa sekarang!!!
“Nona Dewi, sekarang baru jam 2 siang, waktunya masihma.” Pyan senior itu menundukkan.
kep, berkata dengan hormat, “Kami myanimu makan dulu, kemudian Anda bisa istirahat
sebentar, jam 6 mm kami akan datang myanimu mandi dan ganti pakaian, bagaimana
menurut Nona?”
“Aku berharap temanku, Mina, juga bisa pergi ke perjamuan mm bersamaku.” Nada bicara Dewi
menjadi arogan, “Tolong kalian atur.”
“Ini….” Pyan senior itu tampak kesulitan.
“Ku kamu tidak bisa mengambil keputusan, maka pergh minta petunjuk pada Yang Mulia.” Dewi
berkata dengan arogan, “Tolong beri tahu beliau, ku tidak mengizinkan Mina ikut, aku juga tidak
akan pergi.”
“Baik, aku akan segera minta petunjuk.” Pyan itu buru–buru pergi sambil menundukkan kep,
masih tidak lupa berpesan, “Kalianyani Nona Dewi dengan baik.”
“Baik”
Snjutnya, Dewi berbaring di ranjang dengan nyaman, beberapa pyan meninggikan bantal
untuknya, membantunya mengp badan, mencuci muka, dan mkukan perawatan kulit, kemudian
menyuapinya makan.
Bisa dikatakan bahwa pyanan kerajaan di negara barat sangat profesional dan menyeluruh,
keterampn mereka myani orang benar–benar sangat bagus.
Wupun Dewi menderita cedera di bagian kep dan betisnya, sekujur tubuhnya sakit, tapi dm
menikmatiyanan seperti ini, ia tetap merasa sangat nyaman, dan suasana hatinya menjadi jauh lebih
baik.
Tentu saja, suasana hatinya menjadi jauh lebih baik juga karena sebentargi akan bertemu dengan
Lorenzo.
Beberapa waktu ini ia sibuk mrikan diri, bertahan hidup, jadi tidak punya waktu untuk memikirkan
banyak hal, namun bayangan Lorenzo tetap sering muncul di benaknya….
Melihat apa pun, ia pasti akan teringat dia, setiap hari sebelum tidur, seth bangun tidur, orang
pertama yang dia pikirkan juga Lorenzo.
Meskipun setiap hari hidup dm bahaya, tapi dia tetap penuh semangat, karena dia memiliki
keyakinan teguh, harus kembali menemuinya hidup–hidup….
Tidak disangka begitu cepat, mereka sudah bisa bertemugi.
Lorenzo bng ia marah, tidak mau peduli padanya, tapi saat berada dm bahaya, Lorenzo tetap
tidak memedulikan apa pun dan bergegas datang untuk menymatkannya….
Lorenzo adh pelindungnya, pendukungnya, sandarannya!
Asalkan ada Lorenzo, dia tidak perlu takut pada apa pun, hidup dengan bermartabat.
Memikirkan ini, Dewi merasa sedikit puas, sedikit bangga, sedikit sombong…
This text is ? N?velDrama/.Org.
Namun, dia tiba–tiba teringat satu hal, sehebat apa pun Lorenzo, ini juga negara orang.
Sin itu, pertarungan internal antara keluarga kerajaan, awalnya sama sekali tidak ada. hubungannya
dengan dia dan Lorenzo, memang tidak pantas jika dia ikut campur.
Bagaimanapun juga, Lorenzo sepertinya dm posisi yang lemah.
Ku begitu, jamuan mm ini, apakah jamuan dengan niat jahat?
Apa Lorenzo akan dipersulit oleh Raja Denmark itu?
Raja Denmark licik, tidak berprinsip, tidak mudah dihadapi….
Memikirkan ini, Dewi mi tidak tenanggi, dia memikirkannya berng kali, akhirnya membuat
sebuah keputusan, dia harus menanggung perbuatannya sendiri, tidak boleh melibatkan Lorenzo
Jika Raja Denmark berani mempersulit Prianya, dia akan mwannya!!!