AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 2155

Bab 2155

    Bab 2155


    Bab 2155 Gadis Yang Cantik


    Dewi tidak bisa berbaur dm suasana seperti ini, maka dia pun pergi ke tempat bermain lempar


    panah,lu seorang diri bermain di sana.


    “Kemampuanmu cukup bagus!”


    Saat ini, terdengar suara dari bkang. Dewi menengok, ternyata itu Cole.


    Dia berjn mendekat dengan anggun sambil memegang segs anggur. Tatapannya tertuju pada


    panah lempar yang ada di papan permainan,lu berkata sambil tersenyum, “Semuanya mengenai


    target, kemampuan Nona Wiwi sungguh luar biasa.”


    “Biasa saja.”


    Dewi melihat ke arah Lorenzo, dia sedang bertaruh dengan Presiden. Sekelompok orang mengelilingi


    mereka, suasana sangat tegang dan ramai.


    Jadi, Lorenzo tidak memperhatikan Dewi.


    N?velDrama.Org content rights.


    “Sebelumnya, Pangeran Willy pernah berkata bahwa Nona Wiwi sangat setia kawan, juga punya


    kemampuan yang luar biasa. Hari ini aku sungguh melihatnya.”


    Cole berdiri di samping dengan jarak satu meter lebih, sambil menatap Dewi dengan tersenyum dan


    suaranya sangat rendah.


    Dewi sedikit tertegun, dia menoleh dan menatap Cole, “Kamu kenal Willy?”


    Cole menjawab, “Perusahaan Pangeran Willy bekerja sama dengan Grup Moore. Dm bisnis, kami


    terus berhubungan. Sin itu, saat pesta Wakil Presiden sebelumnya, dia juga datang. Kamu lupa?”


    Cole menatap Dewi sambil tersenyum.


    “Oh, sepertinya memang begitu.”


    Mendengar Cole membicarakan Willy, Dewi merasa sedikit bersh. Dia teringat sebenarnya dirinya


    datang ke Kota Snowy demi menymatkan Willy, tapi sekarang dia mh hanya memedulikan


    hubungan asmaranya dengan Lorenzo, dan sama sekali melupakan hal itu.


    Entah bagaimana kondisi Willy sekarang.


    “Kabarnya, Pangeran Willy dikurung di istana, sekarang bagaimana hidup dan matinya masih tak


    diketahui….” Cole sedikit mendekati Dewi,lu mengh napas, “Haiz, seorang Pangeran yang


    terhormat dan berbakat, sungguh disayangkan…”


    “Apa maksudnya?” Dewi tertegun, “Apa maksudnya hidup dan matinya masih tak diketahui?”


    “Coba kamu pikirkan ….” Cole menutupi bibirnya dengan gs anggur,lu berkata dengan suara


    rendah, “Saudara–saudara Pangeran Willy slu ingin membunuhnya. Sekarang ada kesempatan


    sebaik ini, bagaimana mungkin mereka tidak mkukan apa–apa?”


    “Tapi, aku dengar sebelum dikurung, dia mpor pada Raja. Dendam baru ditambah dendamma,


    sekelompok orang ini memang sudah berhati licik dan kejam, takutnya mereka tidak akan membiarkan


    Pangeran Willy melewati Hari Natal!”


    Mendengar hal ini, hati Dewi tersontak. Hari Natal hanya tinggal tujuh harigi.


    Sebelumnya, dia sungguh tidak memikirkan hal ini. Sekarang Cole membahasnya, tiba–tiba dia


    menyadari, jika dia lebihma sehari di sini, situasi Willy akan bertambah bahaya.


    “Tuan Cole!” Saat ini, tiba–tiba Jasper menghampiri, “Tuan meminta Anda ke sana.”


    Cole segera mundur, menunduk untuk memberi hormat pada Dewi,lu kembali ke tempat permainan.


    Jasper bertanya pada Dewi dengan suara kecil, “Nona Dewi, tidak apa–apa, ‘kan? Apa dia bersikap


    tidak sopan pada Nona?”


    “Tidak apa–apa.” Dewi menoleh dan menatap Lorenzo. Lorenzo juga sedang menatap ke arahnya. Dia


    pun tersenyum pada pria itu,lu berkata pada Jasper, “Aku mau ke toilet. Kalian main saja, tidak perlu


    mengkhawatirkanku.”


    “Aku akan menyuruh Mina menemani Nona.”


    Jasper tidak tenang membiarkan Dewi pergi seorang diri, maka dia pun naik ke atas untuk memanggil


    Mina.


    Dewi pergi ke toilet, sambil masih memikirkan mash Willy. Dia harus secepatnya menymatkan


    Willy, tapi hanya dengan kemampuannya seorang, dia sungguh tidak berdaya.


    Namun, harus bagaimana mengatakannya pada Lorenzo?


    Saat sedang berpikir, tiba–tiba sesosok orang keluar dari ruang pertan.


    Dewi terkejut dan menoleh dengan waspada,lu melihat seorang gadis yang sangat cantik.


    Kulit putih, wajah yang cantik, serta sepasang mata yang jernih. Gadis ini sangat cantik hingga seperti


    keluar dari lukisan.


    Dia memakai gaun yang sangat cantik, rambutnya sedikit berantakan, dan ekspresinya sedikit gugup.


    Dia meminta maaf pada Dewi dengan tegang, “Maaf, maaf, aku tidak sengaja mengejutkanmu. Aku


    takut ketahuan Ibuku, jadi bersembunyi di sini.”


    Seth Dewi memperhatikan lebih detail, gadis ini adh anak perempuan yang tadi ada di koridor


    a pesta, sepertinya adh putri Presiden.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul