Bab 1837
Bab 1837
“Politisi dan dermawan yang saleh ternyata adh orang di balik organisasi gp. Media pasti akan
menyukai berita seperti ini ….”
Lorenzo bersandar dengan anggun di kap depan mobil, memutar pistol emas di tangannya.
Seperti dewa yang mengendalikan situasi keseluruhan!
“Hahaha ….” Rodhe tidak marah, tetapi mh tertawa terbahak–bahak, “Sudah kubng dari awal,
kamu lebih cocok menjadi rekan kami daripada Pastorico!”
Exclusive ? material by N?(/v)elDrama.Org.
“Haha, tolong jangan.” Lorenzo menunjukkan tampang yang penuh penkan, “Aku tidak ingin
bersekongkol dengan kalian!”
“Tuan L punya permintaan apa, bisa diutarakan saja, mari kita bicarakan?”
Rodhe mengangkat alisnya dan menatapnya dm–dm.
Di dm mobil, Dewi mau tidak mau menjadi sedikit tercengang saat melihat pemandangan ini,
bukankah mereka yang kesulitan sekarang?
Pihakwan ada ratusan orang, semuanya membawa senjata, dapat dengan mudah menembak mereka
….
??
Dm situasi ini, pria paruh baya itu seharusnya memprovokasi Lorenzo dengan agresif dan
membuatnya berlutut dan bersujud baru benar.
Kenapa mh dia yang memohon padanya?
Lorenzo ini, setiap kali akan jatuh ke jurang, dia slu bisa menyelesaikan mash dengan mudah dan
mengubah kekhan menjadi kemenangan ….
Monster macam apa ini??
“Aku seorang pengusaha, hanya ingin berbisnis dengan damai, hal yanginnya tidak ada hubungannya
denganku.” Lorenzo melingkarkan kedua tangannya di dadanya dan berkata dengan santai.
kalian juga jangan menggangguku! Sesederhana itu!”
“Betul, betul.” Rodhe mengangguk berkali–kali, dan berkata dengan marah, “Perbuatan
Pastorico itu sangat memalukan, dirinya sendiri yang tidak sanggup, mh menggunakan nama kami
untuk mempersulitmu. Kami sangat marah terhadap hal ini.
Seth berdiskusi, kami memutuskan untuk tidak mempermashkan permusuhan antara kamu dan
Pastorico, kami juga tidak akan mengganggu bisnismu di Eropa dan Amerika. Mi sekarang, kita hidup
berdampingan dengan damai dan saling menghormati sebagai tamu! Bagaimana menurutmu?”
“Begitu baru benar.” Lorenzo tersenyum, “Ku kalian mengatakan ini dari awal, bukankah tidak akan
terjadi apa–apa?”
“Tapi ….” Rodhe tiba–tiba berkata, “Kamu juga tahu bahwa Pastorico memegang informasi penting kami,
kami tidak bisa membiarkannya mati seperti ini, kami harus menymatkannya, jadi…. tolong berikan
obat penawarnya!”
“Tuan Rodhe sepertinya menonton telu banyak drama seni b diri milik negara Nusantara. Digigit
r berbisa, seharusnya mencari dokter, mana ada obat penawar?”
Saat Lorenzo berbicara, Dewi yang berada di dm mobil berkeringat dingin, dia sekarang mengerti
bahwa orang–orang ini sebenarnya sedang mengejarnya ….
Lorenzo memiliki informasi terkait mereka di tangannya, mereka tidak berani menyentuhnya sama
sekali, tetapi ku dirinya, tidak pasti ….
“Tuan sangat pintar, tapi juga jangan anggap aku bodoh.” Rodhe mengh napas, “Sudah js, yang
menggigit Pastorico bukah r berbisa biasa, tapi r berbisa yang diberi dan dibesarkan dengan
obat biokimia. Racun semacam ini, dokter biasa sama sekali tidak bisa mengobatinya.
Apgi sebelumnya Tuan mencari dokter terkenal di mana–mana, juga karena digigit r berbisa
peliharaan sendiri, tapi sekarang sehat–sehat saja, dapat dilihat bahwa Tuan pasti punya obat
penawarnya.”
“Aku benar–benar tidak punya penawarnya, tapi aku bisa menjskan metode
pengobatannya ….” Lorenzo menggunakan taktik menunda, “Dengan cara ini, Pastorico tidak akan
mati.”
“Baik, aku percaya padamu.” Rodhe tersenyum tipis dan penuh arti, “Kk kamu akan terus berbisnis di
sini, seharusnya kita saling membantu.”
“Itu benar.” Lorenzo merentangkan tangannya, “Semua orang senang, sekarang bisakah kamu
minggir?”
“Satu halgi.” mata Rodhe bergeser dari Lorenzo dan berhenti pada mobil di bkangnya,
“Orang itu, harus tetap tinggal di sini!”
Di dm mobil, Dewi bergidik, gawat, gawat …
Dia benar–benar seharusnya tidak kembali.
“Dia hanya orang biasa.” kata Lorenzo dengan santai.
Dia siapa tidak penting.” Rodhe berkata sambil tersenyum, “Dia melepaskan r berbisa dan menggigit
Pastorico. Kami harus memberi penjsan pada Pastorico dan orang–orangnya.”