AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 1827

Bab 1827

    Bab 1827


    Bab 1827


    “Tuan, demam Anda sudah turun. Seth penyakit Anda sudah sembuh sepenuhnya, kita pun


    bisa mengusirnya pergi.”


    Jeff menghibur dengan hati–hati.


    “Aku sudah menyuruh orang untuk menghubungi tabib senior itu, dia akan secepatnya kemari. Kk


    dm hal menusukkan jarum akupunktur dan memberikan obat, bisa minta tabib senior itu, sedangkan


    Tabib Dewi cukup melihat dari samping.”


    Jasper bergerak sangat cepat, dia sudah membuat pengaturan.


    “Keluah.” Lorenzo memasang ekspresi kesal.


    “Tapi …” Baru saja Jeff hendak bicara, Jasper sudah menghentikannya, “Baih. Ku begitu,


    kami mundur dulu.”


    Kedua orang itu keluar dari kamar,lu Jeff bertanya dengan suara rendah, “Ada apa denganmu?


    Kita pergi, meninggalkan Tuan seorang diri di kamar. Bagaimana jika demamgi?”


    “Jika Tuan sungguh merasa tidak enak badan, dia akan memanggil kita.” Jasper berkata, “Sekarang dia


    ingin menenangkan diri. Jangan mengganggunya.”


    “Baih.” Jeff mengangguk, “Sekarang hal yang paling penting adh menemukan gadis itu dulu.


    Asalkan menemukan gadis itu, Tuan akan kembali ke Negara Emron.”


    “Benar. Mlui kejadian hari ini, Pastorico tidak akan menyerah, mungkin saja dia akan segera beraksi.


    Lebih baik kita kembali secepatnya.”


    “Ya, sekarang aku akan pergi menyelidiki petunjuk tentang gadis itu.”


    “Baik.”


    Saat Jeff bersiap pergi mengurus mash, tiba–tiba ponselnya berdering. Itu adh panggn telepon


    dari Robin, “Kak Jeff, kami disergap oleh orang–orang Pastorico.”


    “Di mana?”


    “Aku segera datang.”


    Jeffngsung membawa orang untuk pergi membantu.


    Jasper mengingatkannya, “Bawh lebih banyak orang dan harus berhati–hati, jangan membocorkan


    lokasi kita.”


    “Aku tahu.” Jeff bergegas pergi.


    Pada saat ini, ada badai hujan di luar.


    Jasper merasa sedikit tidak tenang, dia berharap Tuan bisa secepatnya meninggalkan Negara


    Maple dan kembali ke Negara Emron. Ku tidak, tak akan bisa menghindari pertumpahan


    darah.


    Pada saat ini, Dewi tidur dengan sangat ps, sama sekali tidak menyadari bahwa ponselnya terus


    bergetar. Brandon meneleponnya beberapa kali, tetapi dia tidak mendengarnya.


    Keesokan paginya, Dewi terbangun oleh suara ketukan pintu yang terdengar mendesak, “Tabib Dewi,


    Tabib Dewi, cepat bangun ….”


    “Ada apagi?”


    Dewi benar–benar kesal, beberapa hari ini dia benar–benar tidak pernah tidur nyenyak.


    “Tabib Dewi, Pangeran Willy tertembak, sekarang kondisinya sangat kritis. Cepat Anda periksa.”


    Pyan wanita mendesak dengan panik.


    Dewingsung tersadar, dia segera berguling turun dari ranjang,lu bergegas beri untuk membuka


    pintu tanpa memakai sandal, “Apa yang terjadi?”


    “Kemarin mm Pangeran Willy menghadapi serangan dm perjnan ke bandara. Kak Jeff segera


    menolong mereka pada mm itu juga, tapi Pangeran tetap tertembak.”


    Sambil berbicara, pyan wanita itu sambil membawa Dewi ke kamar tamu.


    “Tertembak di bagian mana? Apa nyawanya terancam?”


    Mereka berdua saling memandang, tetapi Lorenzo segera mengalihkan pandangan dan sikapnya


    sangat dingin.


    Dewi menatapnya dengan kesal,lu masuk ke kamar tamu dengan cepat.


    Pangeran Willy berbaring di ranjang, wajahnya pucat, terlihat lemah dan tak bertenaga. Jubah putihnya


    sudah menjadi merah karena terkena darah segar.


    “Pangeran, bertahah, Tabib Dewi segera datang,”


    Robin menghibur dengan panik.


    “Tabib Dewi, cepat.” Melihat Dewi, Jasper buru–buru menariknya ke samping ranjang, “Dada


    Pangeran tertembak dan pelurunya masih belum dikeluarkan.”


    Menyingkih.”


    Dewi segera memeriksa luka Pangeran Willy, menyadari bahwa peluru berjarak sangat dekat dengan


    jantungnya.


    Têxt belongs to N?velDrama.Org.


    Dahinya berkerut dengan kencang,lu dia segera berpesan, “Kotak medis.”


    “Baik.” Kelly mengambil kotak medis.


    Dewi mengenakan sarung tangan, menggunting baju Pangeran Willy menggunakan gunting yang sudah


    disterilkan,lu mengambil peluru di dadanya.


    Pada saat bersamaan, dia berpesan, “Dia kehngan banyak darah, harus pergi ke rumah sakit untuk


    transfusi darah.”


    “Sekarang tidak boleh pergi ke rumah sakit.” Jasper berkata dengan panik, “Orang–orang Pastorico


    mencari kami di mana–mana.”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul