Bab 1729
Tiga Harta: Ayah Misterius…
Bab 1729
Setibanya Tracy di ruang istirahat, Cecil sudah menyiapkan pakaian ganti untuknya.
Tracy pun mengingatkan Cecil beberapa hal yang perlu diperhatikannya,lu beranjak masuk ke dm
kamar mandi.
Seth menatap js orang di hadapannya itu, Tracy pun tercengang, “Billy?”
“Cepat sekali kamu mengenaliku?” Billy pehanhan berjn menghampirinya sambil memegang
sebuah pistol, “Wajahku sama persis dengan Daniel, kenapa kamu bisa begitu yakin ku aku bukan
Daniel?”
“Kamu tidakyak untuk dibandingkan dengannya!” Tracy dengan dingin menatapnya, “Kenapa kamu
muncul di sini? Apa penyakit Paman Sanjaya ada hubungannya denganmu?”
“Orang tua bangka. Ku ia tidak jatuh sakit, bagaimana mungkin aku punya kesempatan untuk
mendekatimu?” Bibir Billy terangkat membentuk senyuman mengejek, “Lama tidak berjumpa. Apa kamu
merindukan suamimu ini?”
“Menjijikkan!” Tracy mengernyitkan keningnya merasa mual, “Serahkan diri sekarang. Kamu masih
punya kesempatan untuk bertahan hidup, berhenth mengambil jn menyimpang.”
“Bertahan hidup?” Mendengar kedua kata itu, ekspresi Billy pun berubah. Matanya dipenuhi dengan
kesedihan, “Jika kamu tertr AIDS, apa kamu masih bisa bertahan hidup?”
“Apa?” Mata Tracy pun terbuka lebar karena terkejut. Butuh beberapa saat baginya untuk sadar kembali,
“Kamu, apa kamu yakin ku kamu benar-benar tertr? Apa kamu sudah memeriksanya?”
Meskipun tingkat penrannya tinggi, tetapi juga tidak pasti 100%. Sebelumnya Tracy beruntung,
sehingga ia berpikir ku Billy juga mungkin tidak terinfeksi. Namun, tak disangka….
“Tracy, kamu benar-benar kejam!” Billy menatapnya penuh kebencian, “Kamu benar-benar mencari
seorang wanita yang mengidap AIDS untuk menggantikanmu tidur denganku, sengaja membuatku ikut
tertr. Sekarang aku berakhir seperti ini, apa kamu puas?”
“Bukan, aku bukan sengaja mkukannya.” Tracy buru-buru menjskan, ” Aku tidak tahu ku gadis
itu mengidap AIDS ….”
“Kamu tidak tahu? Kenapa kamu bisa tidak tahu?!” Billy menggertakkan giginya dan bertanya,
5 mutiara
“Kamu sudah berencana untuk bersekongkol dengan Danny untuk menyakitiku. Meski aku tidak pernah
tega untuk menyakitimu, kamu masih menggunakan tipu muslihat untuk menckaiku! Kamu benar-
benar kejam!!!”
“Aku benar-benar tidak ….”
“Diam! Kamu ingin menckaiku, aku juga tidak akan pernah melepaskanmu!” Billy mendekatinya
dengan tatapan mengerikan, “Lagip, sudah tidak ada jn keluar untukku. Aku akan menyeretmu
mati bersamaku.”
Sambil mengatakannya, ia menggenggam pistolnya dan menerjang ke arahnya….N?velDrama.Org holds this content.
Tracy mengambil kep pancuran kamar mandi dan menyemprotkan air panas ke mata Billy, hingga
membuatnya tidak dapat membuka matanya. Tanpa sadar, Billy pun segera mengangkat tangannya
untuk menghngi semburan air panas pada matanya ….
Tracy mengambil kesempatan ini untuk mendorongnya dan bergegasri ke luar. Namun, ketika ia baru
saja beri ke depan pintu, Billy segera menjambak rambutnya.
“Ah!” Tracy menjerit kesakitan. Ia hendak mwannya, namun Billy mengayunkan pistolnya dan
menghantamnya ke atas kepnya….
Di saat kritis ini, Tracyngsung menendang bagian bawah tubuh Billy, membuatnya membungkuk
kesakitan, gerakan tangannya juga terhenti.
Tracy segera menendangnya,lu membuka pintu dan mrikan diri, tatapannya dipenuhi dengan
keinginan untuk lepas dari cengkeraman iblis. Namun, pada saat ini, tiba-tiba ia diserang oleh sesosok
figur dari bkangnya, yang menutupi mulut dan hidungnya erat-erat….
Billy bergegas keluar ruangan sambil membawa pistol, hendak mengejar Tracy. Namun, tiba- tiba
seseorang menodongkan pistol ke kepnya. Sekujur tubuhnya pun mematung, seth ia dapat
melihat js orang di hadapannya itu, matanya pun segera terbuka lebar, “Kamu??”
Orang itu tidak mengatakan sepatah kata pun. Ia memukul Billy dengan pistolnya hingga pingsan,
kemudian meminta bawahannya untuk membawa Billy dan Tracy pergi ….
Seluruh kejadian ini hanya bengsung dm beberapa menit, begitu cepat sehingga tidak ada orang
yang menyadarinya.
Ketika Cecil kembali dari ruang pasien, ia mendengar suara air yang mengalir dari dm ruang istriahat.
Ia pun tidak berpikir lebih jauh, hanya mengira Tracy masih mandi.
Anne datang sambil membawa beberapa cangkir minuman hangat. Seth menemukan beberapa hi
rambut di gagang pintu ruang istirahat, ia pun segera waspada. Ia mengambil senjatanya,lu
menendang pintu hingga terbuka, dan bergegas masuk ….