Bab 1728
Tiga Harta: Ayah Misterius…
Bab 1728
“Lalu, apa kata dokter?”
Tracy saat ini benar-benar terlihat seperti Nyonya Besar yang sesungguhnya. Ku Daniel telu sibuk
dengan pekerjaannya, maka ia yang akan mengurus seluruh urusan rumah tangga.
“Dokter bng hasilnya tidak telu baik.” Lily berkata sambil mengernyitkan keningnya, “Ku tidak,
aku tidak akan mungkin berani mengganggumu.”
“Ayo, kita masuk melihatnya.”
Tracy pun dengan cepat mngkah masuk. Saat ini, dokter yang bertanggung jawab sudah menunggu
di luar unit perawatan intensif. Ketika ia melihat Tracy, ia bergegas maju untuk menyambutnya, “Nona
Tracy!”
“Bagaimana keadaannya?” Tracy bergegas bertanya.
“Kondisi Paman Sanjaya saat ini kurang meyakinkan ….”
Dokter mi menjskan kondisi kesehatan Paman Sanjaya secara detail. Tracy pun fokus
mendengarkan, sama sekali tidak menyadari bahwa ada sepasang mata yang tertuju padanya di sudut
koridor ….
“Beginh situasi saat ini.” Dokter akhirnya selesai mporkan, “Melihat kondisi Paman Sanjaya,
mungkin ia hanya dapat bertahan dua harigi.”
“Hah ….” Tracy mengh napas dm-dm,lu memerintahkan Pa, “Suruh orang pergi ke
perusahaan untuk memberitahu Daniel.”
“Baik.” Pa pun segera pergi mengaturnya.
“Apa aku boleh masuk untuk melihatnya?” Tracy bertanya pada dokter.
“Tentu saja.” Dokter itu mengangguk, “Aku akan mengantarmu untuk berganti baju khusus.”
“Terima kasih.”
Tracy pun berganti pakaian dan masuk ke dm kamar rawat Paman Sanjaya.
Baru saja setengah bn tidak bertemu dengannya, namun Paman Sanjaya terlihat begitu kurus.
terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit, kondisinya begitu buruk. Namun, ia slu menyipitkan
matanya, melihat ke arah pintu, seh-h sedang menunggu sesuatu….
“Paman Sanjaya.” Tracy mngkah maju dan berkata dengan lembut, “Daniel sedang mengurus
peluncuran produk baru sma dua hari terakhir, dan aku sudah mengutus seseorang untuk memberi
tahunya. Ia akan segera datang ke sini.”
1/3
Mendengar ucapannya itu, Sanjaya pun mengedipkan matanya. hanya ingin melihat Daniel untuk
yang terakhir kalinya….
“Istirahah dengan baik.”
Tracy menyelimutinya,lu berjaga di sampingnya.
Meskipun Paman Sanjaya adh pekerja senior dari keluarga Wance, namun ia slu menempati
posisi yang begitu tinggi. Sin itu, ia th bekerja di bawah kekuasaan tiga generasi keluarga
Wance, bahkan pencapaiannya terhitung luar biasa.Text content ? N?velDrama.Org.
Sebelum Daniel mengmi musibah dan perusahaan menghadapi krisis, Sanjaya terus berjuang
mengatasinya bersama Tracy.
Sebelum Daniel datang, Tracy terus berjaga di sampingnya. Ia khawatir Sanjaya benar-benar tidak dapat
tertolonggi. Ia tidak r membiarkannya sendirian hingga napas terakhirnya, tanpa satu pun kerabat
yang mendampinginya.
Takma kemudian, Paman Sanjaya pun tertidur lp.
Tracy meminta Pa mencari beberapa anak buah terdekat Daniel,lu bertanya dengan pn,
“Beberapa waktu yanglu, ketika Daniel dan aku pergi mengunjungi Paman Sanjaya, ia terlihat baik-
baik saja. Mengapa ia tiba-tiba bisa sakit parah? Sin itu, kenapa kalian juga diam saja?”
“Sebelumnya memang tidak ada apa-apa, tapi tiba-tiba ia mengmi serangan jantung semm.
Kejadiannya begitu tiba-tiba. Kami pun terkejut ketakutan, danngsung buru-buru memanggil ambns
….”
Beberapa orang itu menceritakan detail insiden semm. Mereka semua terlihat begitu khawatir.
Menyadari tidak ada informasi yang dapat ia temukan, Tracy pun tidak berkata lebih banyakgi. Ia
meminta semua orang pergi agar tidak semakin menakuti mereka,lu kembali menjaga Paman Sanjaya
dm diam.
Tanpa terasa, mm pun semakinrut ….
Pa datang mporkan dengan pn, “Tuan Daniel saat ini sedang mengadakan rapat tertutup
dengan divisi penelitian dan pengembangan diboratorium. Tidak ada yang boleh mengganggunya.
Ryan juga mengikuti rapat itu. Thomas berjaga di luar. Anne sudah memberi tahu Thomas tentang hal
ini. Seth Tuan Daniel keluar, Thomas akan segera memberi tahunya.”
“Ya.” Tracy menjawab, “Atuh orang untuk segera pergi ke rumah Paman Sanjaya, periksa apa ada
orang yang mencurigakan atau ada sesuatu yang aneh semm. Cepah!”
“Baik.” Pa segera mksanakan perintahnya.
Meskipun Tracy merasa kemungkinannya cukup kecil, tetapi ia merasa lebih baik untuk memeriksanya
dengan js dan memastikan tidak terjadi sesuatu yang membahayakan.
“Nona Tracy, ini sudah mm, sebaiknya Nona beristirahat sebentar. Kami sudah menyiapkan ruang
istirahat.”
Lily datang dan berkata, “Aku juga th menyiapkan makan mm untukmu, kamu bisa makan dulu.”
“Iya, aku mau mandi dulu. Ku terjadi sesuatu, segera beri tahu aku.”
Tracy baru saja bermain dengan anak-anak di atas bukit, sekujur tubuhnya penuh keringat, kemudian ia
segera turun bukit dan bergegas menuju ke rumah sakit. Sekarang ia ingin mandi dan berganti pakaian.
“Baik. Jangan khawatir.”