Bab 1526
Bab 1526
“Hal apa?” Tracy sedikit penasaran.
“Itu….” Victor berpikir sebentar,lu berkata dengan penuh makna, “Mengenai Garcia, aku ingin
memohon pada kalian untuk mengampuninya.”
Mendengar perkataan ini, emosi Tracyngsung naik. Sebelumnya, Garcia melemparkan vas bunga ke
arahnya. Daniel pun terluka karena melindunginya, membuat kondisi penyakitnya memburuk lebih
cepat…
Jika bukan karena hal itu, apakah mash akan berkembang menjadi seperti sekarang?
Kemudian, Garcia masih mencoba sekaligi untuk menckai Daniel. Untung saja Daniel sudah
membuat persiapan terlebih dahulu, bersandiwara dengan Frisca, hingga akhirnya berhasil menangkap
Garcia di tempat…
Tracy sangat marah jika menyangkut soal ini, tidak peduli bagaimana Victor memohon, dia tetap akan
bersikeras menyerahkan Garcia pada pihak kepolisian.
Awalnya mash ini sudah ditetapkan seperti itu, tidak disangka Victor memohon kepadanya sekaligi.
Dm hati, Tracy merasa tidak berdaya, juga sangat marah…
“Victor, hal apa pun bisa kita rundingkan, tetapi mash ini sungguh tidak bisa.” Sikap Tracy sangat
tegas, “Garcia sungguh berhati jahat, sudah mkukan begitu banyak kejahatan, harus mendapatkan
sanksi hukum…”
“Tracy, seth kejadian dua tahun yanglu, keluarga paman keduaku sudah hancur. Sekarang mereka
hanya memiliki seorang putri, yaitu Garcia. Ayahku juga sangat menyayangi Garcia, terus berpesanContent ? N?velDrama.Org 2024.
padaku untuk membawa Garcia kembali ke Negara Maple…”
“Aku tahu kamu sangat membencinya, juga tahu bahwa Garcia sudah mkukan banyak keshan,
memang seharusnya mendapatkan hukuman. Aku bisa menjamin padamu, seth membawanya
kembali ke Negara Maple, aku akan mengurungnya dan tidak akan membiarkannya kembali ke Kota
Bunaken. Aku mohon padamu, berikah dia kesempatan.”
Victor sangat jarang memohon kepada orangin dengan merendahkan diri seperti ini. Demi Garcia, dia
sudah menurunkan semua harga dirinya.
“Victor, aku bukan tidak ingin melepaskannya, minkan dia sendiri yang tidak mau berubah.” Tracy
tetap tidak bergeming, “Sekarang tidak ada artinya kamu bicara denganku. Kami sudah
menyerahkannya pada polisi, segnya akan diurus oleh pihak kepolisian.”
“Tracy, memandang hubungan pertemanan kita, apa kamu tidak bisa mengampuninya?” Victor
menatapnya dengan tatapan tak berdaya.
“Jika tidak ada urusanin, aku pergi dulu.”
Tracyngsung menk berkompromi dengannya,lu bangkit berdiri dan berniat pergi.…..
“Tracy!” Victor buru–buru menariknya, “Oke, oke, aku tidak akan membicarakan hal inigi.”
“Victor, sungguh maaf karena th melibatkanmu.” Tracy berkata dengan perasaan bersh, “Namun,
beberapa hal memiliki prinsip, juga ada batasannya tersendiri. Aku tidak bisa membiarkannya.”
“Aku mengerti.” Victor mengh napas,lu berkata dengan sedih, “Besok aku akan pergi. Lain kali
entah kapan kita akan bertemugi. Aku tahu bkangan ini terjadi begitu banyak mash dm
Keluarga Wance. Jika membutuhkan bantuanku, kamu bisa mencariku kapan saja.”
“Terima kasih, Victor.” Tracy memeluknya sebentar, “Aku pergi dulu, jagh dirimu.”
Selesai bicara, Tracy berbalik badan dan pergi…
Melihat bayangan punggung Tracy, ekspresi Victor sedikit sedih, tatapannya juga sedikit rumit. Pada
saat ini, ponselnya berdering. Dia pun segera menjawabnya.
“Tuan Victor, bagaimana?”
“Seperti ucapanmu, mengenai mash opini publik, Tracy berjanji akan mengurusnya. Namun,
mengenai mash Garcia, dia tidak bersedia mengh.”
“Jadi, akh yang harus membantumu.”
Jika bantuan darimu adh menyuruhku menckai Tracy, aku tidak akan setuju.”
“Kelihatannya antara adik dan wanita yang dicintai, kamu memilih pilihan yang kedua.”
“Ini adh prinsip dan batasan seorang manusia.”
“Tidak disangka Tuan Victor begitu memegang prinsipnya. Ku begitu, apa kamu tidak pernah berpikir
bahwa rencanaku tetap bisa berhasil meski tidak ada bantuan darimu?”
“Apa maksudmu?”
Victor bertanya tanpa sadar.
“Aku hanya ingin meminta bantuanmu untuk memanggil Tracy keluar. Mengenai halinnya, aku bisa
menyelesaikannya sendiri…”
Orang di ujung telepon sana berkata dengan penuh makna,lungsung memutuskan panggn
telepon.
Ekspresi Victor berubah drastis,lu buru–buru mengejar Tracy…
Pada saat ini, baru saja masuk ke dm lift, Tracy merasa ada yang tidak beres dengan dirinya, maka
segera berkata pada Pa, “Berikan obat yang Amanda siapkan untukku, cepat.”