Bab 1417
Bab 1417
“Ada sedikit sh paham, tapi sudah diselesaikan.” Ryan menatap Frisca dengan canggung,lu
berkata dengan maksud tak tersirat, “Untuk mash detailnya, aku akan mporkannya pada Anda
nanti.”
All content is property ? N?velDrama.Org.
“Sekarang saja.” Daniel memberikan perintah.
“Baik.” Ryan tidak berani membantahnya, hanya bisa menundukkan kep dan berbicara, “Karena Anda
jatuh sakit, Paman Sanjaya merasa sedikit kesal pada Nona Tracy. Bagaimanapun juga, Anda terluka
karena menymatkan Nona Tracy. Baru saja kondisi membaik, Anda sudah dibuat kesal olehnya
hingga penyakit kambuh, maka…”
Ryan melirik Frisca seks,lunjut bicara, “Saat Nona Tracy kembali, Paman Sanjaya sedikit
mempersulitnya. Namun, kemudian Carlos dan yanginnya png, maka perselisihan pun bisa
diselesaikan.”
“Saat itu apa….yang kamukukan?” Daniel memelototi Ryan.
“Seth turun dari pesawat, aku pergi mengantar Naomi ke rumah sakit dulu.” Ryan berkata dengan
suara lemah, “Kondisi Naomi saat itu sangat berbahaya, harus ada orang…”
“Sudah.” Daniel memotong perkataannya, “Keluah.”
“Baik.” Ryan buru–buru pergi, takut membuat Daniel marahgi.
Pada saat ini, suasana sudah menjadi sedikit serius, Frisca bahkan tidak berani untuk menarik napas
kencang. Tiba–tiba dia menyadari bahwa semua trik kecilnya dapat dilihat oleh Daniel.
Dm hati, dia merasa menyesal, merasa dirinya tidak seharusnya kehngan batasan karena panik.
Sekarang mh berakibat sebaliknya, membuat Daniel tidak suka padanya, harus bagaimana ini?
“Pada hari….perjamuan makan mm, aku akan… memberikan sebuah…hadiah besar.” Daniel
menatap Frisca sambil berkata dengan serius, “Terima kasih…karena sudah… mencari Dokter Heidy…
pada waktu yang genting, juga terima kasih…atas pendampingan dan perhatianmu….sma beberapa
waktu ini…”
“Presdir Daniel, aku…”
“Nona Frisca!” Daniel memotong perkataan Frisca,lunjut bicara, “Kamu adh…seorang gadis
yang baik. Aku tahu…perasaanmu, tapi aku….tidak cocok untukmu. Kita bisa… menjadi teman biasa,
dan kamu jangan….. menghabiskan pikiranmu….untuk dirikugi!”
“Bukan, Presdir Daniel, dengarkan perkataanku…”
“Aku lh.” Daniel memejamkan matanya dengan perasaan lh.
Sikap ini sangat js menunjukkan bahwa Daniel menk berbicara dengannya, tetapi Frisca tidak r.
Kedua matanya basah, dengan menahan diri untuk tidak bersedih dan mengontrol suasana hatinya, dia
pun bertanya dengan hati–hati, “Aku tahu sekarang kondisimu sangat lemah, tidak bisa berbicara telu
banyak. Namun, aku hanya ingin menanyakan sebuah pertanyaan terakhir.”
“Katakan.” Daniel membuka matanya dan menatap Frisca.
1/2
“Kamu menkku, apakah karena Tracy?” Mata Frisca sudah berlinang air mata, “Jika tidak ada dia,
apakah kamu akan menyukaiku?”
“Ini adh…..dua buah…pertanyaan.” Ekspresi Daniel sangat serius, “Aku tidak menjawab…
pertanyaan…yang berandai–andai. Namun, aku bisa… memberitahumu bahwa… Tracy adh…wanita
pertamaku, juga satu–satunya wanita bagiku. Karena dia, barh aku bisa bjar…untuk mencintai.
Sejak awal…aku tidak pernah berpikir… untuk mencintai…wanitain!”
“Dulu tidak, sekarang tidak, kk juga tidak akan!”
Mendengar perkataan ini, akhirnya air mata Frisca bergulir jatuh tanpa bisa dikontrol. Dia menangis
dengan sangat elegan, berusaha sekuat tenaga untuk menggigit bibirnya, tidak mau mengeluarkan
suara…
Dia menutup wajahnya,lu berbalik dan mngkah keluar dengan cepat, bagaikan mrikan diri dari
kenyataan yang tak mampu diterima ini.
Melihat bayangan Frisca, Daniel pun tak bisa menahan diri untuk mengh napas, akhirnya
mengatakannya dengan js. Wanita sungguh merepotkan, semoga kk jangan ada mash
semacam inigi.
Daniel pun memejamkan matanya dan berniat tidur. Namun, pada saat ini, pintu kamar dibuka dan Tracy
beri masuk dengan buru–buru,lu bertanya dengan bersemangat, “Kenapa Nona Frisca pergi sambil
menangis? Apa yang kamukukan padanya?”
Daniel pehanhan membuka matanya yang lh,lu menatap Tracy dengan dingin, sama sekali
tidak berbicara.
“Oh ya, kamu sudah seperti ini, js tidak akan bisa berbuat sesuatu padanya.” Melihat Daniel seperti
ini, tiba–tiba Tracy pun mengerti. Kemudian, dia masih bertanya dengan penasaran, “Apa kamu
mengatakan sesuatu padanya?”
Melihat Tracy yangmban dm berpikir, Daniel sangat emosi. Dia pun memelototi wanita itu dengan
kesal, tidak ingin memedulikannya…