Bab 1217
Bab 1217
Duke berdiri di sisi pintu, sambil menatap Daniel dengan sangat takut dan tidak tenang. Dia sangat
tegang hingga gemetar.
Seth beberapama, barh dia bisa bereaksi kembali, menyadari bahwa ada sebuah pistol kecil di
tangannya. Dia sangat terkejut, maka buru–buru menyembunyikan pistol itu ke dm lengan bajunya.
“Apa hubungannya denganmu?”
Tracy mau tidak mau merespons, tetapi tetap dengan dingin dan tak berperasaan...
“Sejak kalian mengusirku dan mengambil anak–anak di upacara pernikahan,lu memaksaku pergi, aku
dan kamu sudah tidak punya hubungan apa pun. Sekarang aku mau bersama pria mana pun, mau
menikah dengan siapa pun, itu tidak ada hubungannya denganmu. Kamu tidak punya hak untuk
bertanya.”
“Jadi, maksudnya, kemarin mm kalian sungguh... bersama?”
This is property ? N?velDrama.Org.
Daniel sama sekali mengabaikan perkataan yangin, dia hanya ingin mengetahui satu jawaban.
AT
Tracy menunduk,lu bersikeras berkata, “Ya.”
Kemarin mm dia dan Duke memang bersama. Daniel bertanya seperti ini, dia pun hanya bisa
menjawab seperti ini.
***Bagus, sangat bagus!!!”
Perasaan penuh harap di hati Daniel musnah sepenuhnya. Perasaan yang dipendam dan ketenangan
sebelumnya hng sepenuhnya. Tatapannyangsung berubah menjadi tajam, juga ada aura
membunuh yang kuat!
Awalnya dia mengira ini adh sandiwara yang sengaja dibuat oleh keluarga Louis, demi menghentikan
hubunganma antara dirinya dan Tracy bersemi kembali, juga demi melindungi rencana pernikahan
ini...
1
Dia bahkan berpikir mungkin Tracy dijebak dan diberi minum obat. Meskipun sungguh terjadi sesuatu
antara kedua orang itu, tetapi asalkan bukan atas kesediaan Tracy sendiri, dia pasti bisa
memaafkannya.
Namun, dia tidak melihat sedikit pun rasa sedih, menyesal, dan marah di wajah wanita itu. Sebaliknya,
mh melihat sikap dingin dan menjauh dari dirinya...
Tadi terhadap perkataan Maggie dan Duke, satu per satu kata diucapkan dari sudut pandang mereka,
tetapi Tracy juga tidak ada penyangkn atau penkan apa pun.
Sekarang Daniel bertanya secarangsung mengenai kejadian semm, dia juga tidak
menyangkalnya.
Semua hal ini bagaikan sebuah palu yang berat, memecahkan satu–satunya harapan di hati Daniel…
niel...
Benar, tidak seharusnya dia berharap, tidak seharusnya dia memiliki pengharapan yang telu tinggi.
Sejak kembali, Tracy memang sudah berubah...
Wanita itu sudah bukan Tracy yang dulugi.
Bukan...
Tangan Daniel dikepal dengan sangat erat hingga gemetar, matanya menatap Tracy lekat–lekat,
bagaikan hewan buas yang siap menerkam orang.
“Mash sudah dibicarakan dengan js.” Tracy masih tidak berani melihat Daniel, dia berkata sambil
menunduk, “Terima kasih kamu sudah membawa Carles untuk menemuiku, kuharap kamu bisa
membiarkannya tinggal beberapa hari di sini. Aku ingin menemaninya dan Ca dengan baik, kamu juga
boleh menemani Carlos...”
Tracy bahkan masih bisa membuat pengaturan mengenai anak, seh–h mash kemarin mm
tidah penting baginya.
Namun, dia sama sekali tidak menyadari bahwa tatapan Daniel sudah berubah, yang awalnya tenang
menjadi penuh dengan niat membunuh...
“Kamu boleh mengajak Carlos keluar sma beberapa hari. Kamu boleh mengaturnya sesuka hatimu,
asalkan anak–anak b dia...” Tracyngsung mengatakan semua hal itu sekaligus, sambil menambahkan,
“Aku sudah mengatakan semua hal yang ingin kukatakan, sampai jumpa!”
Dia berdiri dan bersiap untuk pergi, tetapi pada saat ini, Daniel menerkamnya bagaikan hewan buas,
menahan wanita itu di sofa. Aura itu bagaikan seekor singa yang sedang
menerkam mangsanya sendiri...
Aura membunuhnya berkobar–kobar!!!
“Daniel...” Duke buru–buru mendekat, tetapi dihadang oleh Ryan.
“Nona Tracy!” Baru saja Pa ingin maju untuk menghentikan, dia juga dihadang oleh Hartono.
“Tracy!!!”
Daniel menekan dagu Tracy, sambil berteriak marah dengan menggertakkan gigi...
“Apa kamu tahu? Sma beberapa waktu ini, aku sedang mencari seg cara tanpa memedulikan apa
pun untuk menyelesaikan dendam di antara kedua keluarga kita. Aku sedang memikirkan seg cara
untuk mendekatimu dan menebus keshan padamu.”
“Bahkan tanpa memedulikan ancaman dari kematian, aku merangkak keluar dari jurang neraka untuk
mencarimu.”
“Setiap kali aku menghadapi kematian, asalkan mengingat dirimu, aku pun dipenuhi semangat hidup.
Aku mengira kamu sedang menungguku, menungguku menghngkan seg rintangan dan
menjemputmu kembali!!!”
“Sayangnya, kamu tidak seperti itu! Kamu bahkan tidak bisa menunggu semm pun. Js–js kamu
tahu bahwa hari ini aku akan datang untuk mencarimu, tapi semm kamu mh sudah tidak sabar
masuk ke dm pelukan priain...“