AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 1215

Bab 1215

    Bab 1215


    Bab 1215


    Pada saat ini, di dm ruang kerja…


    VERME


    Daniel duduk di sofa sambil menundukkan kep dan mata terki ke bawah.


    Siapa pun juga tidak mengerti apa yang sedang dia pikirkan. Hanya saja, kedua matanya itu sangat


    dingin seh–h ingin membunuh


    orang.


    Thomas mengerutkan keningnya, merasa sangat khawatir.


    Thomas merasa takut dan tidak tenang, maka dia tak bisa menahan diri untuk bertanya dengan suara


    kecil, “Mungkinkah akan ribut hingga menimbulkan korban jiwa?”


    “Seharusnya tidak.” Ryan masih berharap ada keajaiban, “Dia yang pernah berada di ujung jurang


    kematian, sudah lebih stabil dibandingkan dulu.”


    Saat sedang berpikir, pintu dibuka dan terdengah suara yang familier, “Daniel!”


    Itu Duke.


    WEAT


    THE MARZO E


    Dia takut Daniel akan mempersulit Tracy, maka dia datang untuk mencari Daniel dulu.


    Suara Duke bergetar, denganngkah kaki yang sangat tegang dan tidak tenang, dia berjn


    menghampiri dengan hati–hati…


    N?velDrama.Org owns all ? content.


    Daniel pehanhan mendongakkan kepnya, menatap Duke dengan dingin.


    Tatapan mata ini seperti seekor singa yang sedang memperhatikan mangsanya dengan teliti.


    “Itu, di mana Carles?” Duke mendekatkan diri mlui hubungan perasaan, “Carlos dan Ca sangat


    merindukannya, terus menerus


    mengungkitnya…”


    Daniel tidak berbicara, tetap menatap Duke dengan tatapan setajam pisau. Tangannya yang diletakkan


    di atas paha pehanhan mengepal dengan kuat…


    “Berhubung sudah datang, tinggah lebihma


    beberapa hari.” Duke masih berusaha


    mendekatkan diri, mencoba menggunakan cara ini untuk mencairkan suasana yang dingin ini, “Biarkan


    anak–anak berkumpul…”


    “Mereka adh anak–anakku!!!” Akhirnya Daniel berbicara, suaranya rendah, tetapi membawa nada


    mendominasi yang tak bisa ditentang, “Kamu tidak punya hak untuk mengatur mereka!”


    “Bukan, maksudku adh…”


    “Sudah cukup!” Daniel memotong perkataan Duke, “Sebaiknya kamu jskan kejadian kemarin mm


    padaku.”


    “Oh!” Duke tanpa sadar mkukan seperti yang disuruh. Dengan patuh dia duduk di sofa menghadap


    Daniel,lu mi menjskan, “Kemarin mm ada pertunjukan sp, aku dan Tracy minum telu


    banyak…”


    Bicara sampai setengah, tiba–tiba dia berhenti,lu segera mengubah ucapannya, “Tidak, kenapa aku


    harus menjskan padamu? Aku dan Tracy sudah mau menikah…”


    “Dia adh wanitaku!!!”


    Daniel meraung marah, bagaikan seekor singa jantan yang marah.


    Duke sangat terkejut, dia menatap Daniel dengan mata terblak, tidak berani berbicara.


    “Perkataanmu ini tidak benar.”


    Maggie membuka pintu dan berjn masuk,lu memb Duke…


    “Meskipun dulu kamu dan Tracy pernah bersama, tapi itu adh hal yang sudah belu. Sejak awal


    rencana pernikahan Duke dan Tracy sudah diumumkan pada publik dua bn yanglu, bahkan Tracy


    sendiri yang mengumumkannya di acara jumpa pers. Tujuh harigi adh hari pernikahan mereka…”


    Daniel mengerutkan dahinya dengan kuat, tanpa melihat Maggie, dia mh bertanya pada Duke, “Apa


    ada halin yang ingin kamu katakan?”


    “Tidak ada.” Duke menatapnya dengan tatapan


    lemah,lu berbicara sambil menundukkan kep, “Kami berdua minum telu banyak,lu kami pun


    mkukan…”


    “Sudah dewasa, juga tidak apa–apa jika mkukan hal itu.” Maggie segera menambahkan perkataan


    yang menusuk, “Lagi p, kamu adh mantan suami, apa hubungannya hal ini denganmu? Kenapa


    harus menjskannya padamu…”


    “Prang!”


    Terdengar suara barang pecah, Daniel meninju meja kaca di depannya hingga hancur.


    Maggie sangat terkejut hingga terblak dan tidak bisa berkata–kata. Dia tercengang di sana dengan


    tubuh yang gemetar.


    Duke juga bergidik, tanpa sadar mundur ke bkang.


    Suasanangsung menjadi mencekam, udara seh-h membeku, seluruh ruang kerja itu dipenuhi


    dengan aura membunuh…


    Kamu, kamu jangan berbuat sembarangan…” Maggie berkata dengan ketakutan, “Ini adh Negara


    Prancis…”


    “Nyonya Besar, skan keluar.”


    Daniel menyeka serpihan kaca dan darah di tangannya dengan menggunakan handuk basah. Suaranya


    sangat sopan dan sungkan, tetapi membawa aura mendominasi yang tak bisa ditentang.


    “Kenapa aku harus keluar…”


    “Nyonya Besar, skan keluar.‘


    Pada saat ini, terdengah suara Tracy, suaranya lebih tenang dibandingkan dengan Daniel.


    “Aku akan menjamin, bahwa Duke akan baik baik saja.”


    Tracy pehanhan berjn masuk ke ruang kerja, tatapannya jatuh pada Daniel, ada perasaan yang


    rumit berkecamuk di dm hatinya…
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul