AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar > Bab 1159

Bab 1159

    Bab 1159


    Bab 1159


    Lorenzo tidak muncul di dekat jend, sama sekali tidak ada rasa tidak r seperti yang Tracy


    bayangkan.


    Tracy melihat–lihatgi jend kamar tidur utama, juga tidak ada gerakan apa pun, kelihatannya. dih


    yang telu banyak berpikir.


    Tracy menggelengkan kep dengan tidak berdaya dan membawa anak–anak naik mobil.


    “Wah, ini sangat lucu.”


    Begitu naik mobil Tini sudah melihat boneka Barbie yang Ca tinggalkan di dm mobil, dia segera


    memeluknya, juga bermain dengan bonekanya.


    “Apa ini?”


    Wini juga menemukan penemuan kecil yang Carlos tinggalkan di dm mobil, dia mengutak atik dm


    waktu yangma, tetapi tidak tahu cara memainkannya.


    “Berikan padaku.” Biti mengambilnya dan mi mengutak–atiknya, dia juga tidak tahu bagaimana cara


    memainkannya, dia mh membongkar suku cadangnya satu per satu.


    “Anak baik, tidak boleh membongkar ini ya.”


    Pa ingin menghentikannya, Tracy memberi isyarat tangan untuk memintanya jangan mengganggu


    anak–anak.


    “Nanti disatukan kembali saja.”


    Biti kembali merakit suku cadang dengan serius.


    Wini merasa bosan, dia bersandar di sofa dan menguap, kakinya yang kecil dan gemuk tergantung di


    tepi sofa dan bergoyang–goyang, tampak sangat lucu, jari–jarinya masih seperti sedang memainkan


    piano di sofa.


    Ketika melihat ketiga anak ini, Tracy tersenyum dengan lembut...


    Mereka tiba di kastil Tracy dengan sangat cepat,


    Tracy meminta pyan wanita untuk memakaikan jaket pada mereka, kemudian menggendong mereka


    satu per satu turun dari mobil, ketika hendak menggandeng mereka masuk......


    Pada saat ini, Ca beri keluar dengan cepat: “Mami, Mami, Kak Naomi bng kita mau pergi ke......”


    Ca belum selesai berbicara sudah tercengang, dia melihat ketiga adik yang lucu itu, matanya


    terblak dan raut wajahnya penuh dengan kejutan.


    Ketiga anak ini melihat Ca, mereka tercengang sejenak, kemudian menarik tangan Tracy dan


    bertanya dengan ramai: “Bibi, apa ini Kakak yang Bibi katakan itu?”


    “Ya, harus memanggilnya Kak Ca.” Tracy memperkenalkan mereka, “Ca, ini.....”


    Dia menyadari bahwa dia tidak bisa membedakan yang mana Tini, yang mana Wini, dan yang mana


    Biti.


    Karena wajah mereka sama persis.


    “Aku Tini!” Anak yang memegang boneka Barbie mengangkat tangan dan memperkenalkan diri.


    “Aku Wini.” Anak yg setengah wajahnya memerah karena tertekan itu menatap Ca sambil tersenyum,


    “Kak Ca, Kakak cantik sekali!”


    “Aku Biti.” Anak yang memegang penemuan kecil itu menatap Ca dari atas ke bawah, “Kak Ca, apa


    Kakak anaknya Bibi?”


    “Bibi?” Ca menatap Tracy dengan tercengang, “Mami, mereka adh......putri Paman?”


    “Iya.” Tracy mengangguk sambil tersenyum, “Baih, kita masuk dulu.”


    Dia menggandeng ketiga anak ini dan berjn masuk ke dm kastil, Ca segera berubah dari anak


    yang lemah menjadi kakak yang pengertian, dia mengajak ketiga anak itu bermain di kamar, juga


    memberinya ucapan smat datang untuk bertamu di rumahnya.


    Awalnya Carlos menunggu Tracy di ruang tamu, melihat ketiga anak ini, dia tercengang.


    “Wah, kakak tampan sekali.”


    Ketiga anak ini segera mengelilingi Carlos, seperti melihat sesuatu yang aneh, mereka menatapnya dari


    atas ke bawah, “Wajahnya sangat mirip dengan Papi, apa Kakak juga anak Papi?”


    “Apa–apaan?” Carlos mengerutkan keningnya dengan erat, “Mami, siapa mereka?”


    “Mereka adh anak Paman, juga merupakan adik sepupumu.” Tracy memperkenalkannya, “Nama


    mereka adh..….”


    “Tini”


    “Wini.”


    “Biti”


    Mereka memperkenalkan diri seperti mporkan juh.


    Carlos tercengang, tetapi kembali sadar dengan cepat: “Putri Paman?” Còntens bel0ngs to N?(v)elDr/a/ma.Org


    “Iya.” Tracy menganggukkan kep, “Mami bawa mereka naik dulu, kamu tunggu Mami di ruang kerja.”


    “Aku mengerti.”


    Tracy membawa ketiga anak ini ke kainar Ca untuk sementara waktu, meminta Naomi untuk


    menemani mereka, kemudian membawa Ca ke ruang kerja. Ia secara resmi berkata pada


    Carlos dan Ca: “Carlos, Ca, kita akan segera berangkat ke Paris bersama dengan ketiga anak itu!”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul