Bab 1106
Bab 1106
“Kamu dapat melihatnya?” Daniel memandang tanaman dibalkon. Ia mendesah, “Waktu terjadi insiden
denganmu, setiap hari aku termenung di rumah, tidak ada niat mkukan halin.
Ketika aku th melewati masa itu, tanaman dan ikan emas di sini sudah mati. Aku takut kamu sedih
ketika png, jadi sengaja menyuruh orang membeli yang sama persis.
Demi mengembalikan bentuk sem rumah ini, aku mencari banyak foto dan video dulu agar mereka
membeli sesuai foto. Tampaknya aku tidak cukup teliti mkukannya, begitu cepat ketahuan olehmu.”
Tracy ingin bng “Sebenarnya sudah sangat teliti”. Seketika, ia bahkan mengira dirinya th kembali
ke dua tahunlu...
Waktu itu, ia belum pindah dari rumah ini, belum tinggal di rumah Wance, belum menikah dengan
Daniel, belum diusir ke Thand, belum terjadi insiden
sethnya...
Tetapi, burung ng di balkon mengingatkannya, ia yang sekarang adh Tracy Moore!
Seg hal yang tak diinginkan th terjadi, kenyataan tak bisa dihapus. Banyak hal yang tak bisa
dinggi.
Dm sekejap kesadaran Tracy kembali, “Untuk apa kamu membawa kami kemari? Apa yang ingin
kamukukan?” tanyanya dengan dingin.
Còntens bel0ngs to N?(v)elDr/a/ma.Org
“Hanya ingin menyenangkan hati anak–anak.” Daniel menjskan dengan sabar, “Mereka bertiga tidak
pernah berpisah, sekarang tiba–tiba akan berpisah. Mereka pasti tak terbiasa.
Aku membawa mereka png ingin memberitahu mereka. Entah apapun yang terjadi, kita adh
keluarga smanya, agar ada kekuatan besar di dm hati mereka dan mereka tidak akan takutgi.”
Ketika mendengar ucapan ini, Tracy merasa bersh. Ia tak pernah sebaik Daniel dm mendidik
anak...
“Kamu istirahat dulu, aku siapkan makan siang.”
Daniel melepaskan mantel, menggulung lengan bajunya dan mngkah ke dapur.
Tracy agak tertegun. Pria ini, sejak kapan bisa masak?
Ja tiba–tiba teringat dulu Daniel membawa Carlos dan Carles masak, mereka masak bubur tng
sapi. Tetapi ia hanya pernah memasak bubur, bagaimana bisa ia masak beragam makanan untuk
makan siang?
Tracy mengerucutkan bibir, ms memedulikannya. Ia berjn masuk ke dm kamarnya.
Kamar itu masih sama seperti dulu, tidak berubah. Anggrek di atas ambang jend masih lembut,
buku besar di samping bantal masih terbuka, komputer di atas meja masih membukayar unggahan
foto.
Tracy tertegun, semua ini benar–benar mirip dengan sem. Ini pasti memerlukan usaha kerja keras,
baru dapat menampilkan hasil seperti ini.
L
Hatinya, mau tak mau tersentuh.
“Mami!”
Terdengar suara lembut Ca dari luar, Tracy berjn membuka pintu, “Ca!”
“Mami lihat, Emily, Olivia, Daisyku masih ada.”
Ca mengangkat boneka barbienya, ia berkata dengan antusias kepada Tracy.
“Dulu ketika aku kemari, aku tidak sengaja mematahkan kaki Olivia. Waktu itu aku menangis keras.
Aku kira ia tidak akan kembali seperti sem, tak disangka sekarang kakinya sudah kembali.”
“Papi yang membantumu memperbaiki, ‘kan?” Tracy berjongkok dan berkata dengan lembut, “Harus
berterima kasih pada Papi.”
“Iya, iya, aku pergi cari Papi.”
Ca lekas beri ke dapur mencari Papi sambil memeluk boneka barbie.
Sedangkan di saat bersamaan, Carles juga beri mencari Tracy, “Mami, cepat sini lihat.”
“Ada apa?” Tracy ditarik Carles ke kamar mereka.
Seth membuka pintu, Tracy mau tak mau tertegun. Lego di ruangan itu masih sama seperti sebelum
ia pergi. Sebuah pesawat luar angkasa hampir selesai, hanya tersisa satu kepingan itu...
“Mami masih ingat? Dua tahunlu, ketika kita pergi, aku dan kak Carlos sedang memasang lego di
sini. Waktu itu kita ingin menyelesaikan lego sebelum pergi.
Nenek bng taruh dulu nanti png barunjut. Kami masih terus mengingatnya sampai sekarang...”
Carles agak terharu.
“ng tahun tahunlu, Aku dan Kak Carlos ingin menyelesaikan lego ini, tapi aku tak sengaja
merobohkannya. Akungsung menangis di tempat, Papi bngin kali saat kita kemarigi, ia
berjanji akan membuat bentuk lego sesuai dengan yang terakhir kali kulihat, ternyata benar.”