Bab 1105
Bab 1105
Para tetangga mengira Tracy adh putri Bibi Juni, tiga anak adh cucu Bibi Juni.
Awalnya Bibi Juni ingin menjskan yang sebenarnya, tetapi Tracy bng tidak usah dijskan. Ia
adh putri Bibi Juni, anak–anak juga cucunya.
Wupun mereka tidak ada hubungan darah, tetapi mereka adh keluarga.
Dulu, sin ayahnya di dm kehidupan Tracy. Orang yang paling dekat dengannya adh Bibi Juni.
Kemudian ketika terjadi insiden dengan ayahnya dan Tracy punya anak. Orang terdekatnya sin
anak–anak, tetah Bibi Juni...
Sejak kecil hingga besar, orang yang slu menemaninya adh Bibi Juni. Entah apa pun yang terjadi
dengannya, orang yang tak pernah meninggalkannya adh Bibi Juni.
Jadi, bagi Tracy, Bibi Juni adh keluarganya.
Sebelum masuk ke dm rumah dan hanya mendengar para tetangga mengungkit Bibi Juni, Tracy
sudah tak bisa menahan diri untuk menangis. Di dm benaknya, muncul senyuman kasih sayang Bibi
Juni. Hatinya sangat emosional....
“Mami, jangan menangis.” Ca menggunakan tangan kecilnya memegang wajah Tracy, “Nenek akan
melindungi kita dari surga.” Ca menenangkan Tracy.
“Iya.”
Tracy mengecup kening Ca,lu menggendongnya masuk ke dm rumah.
Tempat ini masih sama persis dengan dua tahunlu, sedikit pun tak berubah.
Di atas meja makan diletakkan seikat bunga ca, ikan emas berenang dengan bebas di dm tangki
kecil. Sangkar burung Roxy masih digantung di atas balkon, hembusan angin akan menggoyangkan
sangkar itu...
Di dinding, masih terpasang foto lima orang sekeluarga.
Carlos, Carles, Ca yang tersenyum riang saat kecil, Tracy yang saat itu masih tersenyum polos, Bibi
Juni yang penuh dengan wajah kebahagiaan.
SEN
Roxy menggepakkan sayap dan terbang di atas kep mereka. Pas sekali dipotret oleh fotografer...
Sekalipun saat itu, kehidupan mereka sangat miskin, namun kebahagiaan mereka
dapat terpancar keluar.
Orang yang melihatnya tak bisa menahan diri untuk menyunggingkan senyuman.
“Wah, dulu aku gemuk sekali.” Carles mendongak, terkikik melihat foto itu, “Lemak semua, imut sekali.”
“Hihi.” Ca tak bisa menahan diri untuk tertawa ketika melihat dirinya dm foto, “Aku lebih gemuk
darimu, sin itu kepangan rambutku benar–benar lucu.”
“Itu diikat oleh Nenek.”
Tracy melihat foto itu, ia teringat masalu. Ujung bibirnya mau tak mau menyunggingkan senyuman
bahagia.
“Saat Mami kecil, Nenek mengikat rambut Mami seperti ini. Kemudian ia juga mengikat rambutmu dan
juga membuat beragam kepangan rambut baru menggemaskan untukmu. Kamu sangat menyukainya,
apa kamu ingat?”
“Ingat, ingat.” Ca menganggukkan kep dan berkata dengan antusias, “Ada kepangan nacha,
kepangan putri, kepangan matahari, kepangan bintang....”
“Benar sekali.” Tracy membi pipinya dengan lembut, “Dulu setiap kali ganti kepangan baru, kamu
ingin Mami memotretmu. Sekarang masih ada di dm album foto, loh.”
“Ada, setiap kali aku png, aku slu melihatnya. Aku pergi ambil.”
Ca beri ke kamarnya mengambil album foto.
“Mami, aku ke kamar cari mobil dan ultramanku.”
Carles buru–buru beri ke kamar.
“Aku pergi lihat hasil penemuanku.” Carlos juga pergi ke kamar.
Ruang tamu besar itu hanya tersisa Daniel dan Tracy, juga beberapa pengawal.
? N?velDrama.Org - All rights reserved.
Daniel membuat gestur tangan, menyuruh pengawal berjaga di luar.
“Tempat ini dirawat dengan baik, benar–benar tidak mudah, kan?”
Tracy melihat tanaman sukulen di balkon, sama persis dengan yang ditanamkan Bibi Juni sebelum ia
pergi. Dan juga beberapa pot tanaman hijau, masih hijau seperti dulu.
Tetapi ia tahu, ini semua bukah tanaman yang dulu.
Bahkan jika merawatnya setiap hari, tetap tidak akan mungkin hidup sampai hari ini.
Terutama ikan emas dm tangki kecil. Wupun spesies, warna dan ukurannya sama persis, tetapi
ini pasti bukah ikan emas yang dulu…
Ini adh barang–barang sama persis yang dicari Daniel.
Benar–benar, sungguh berniat!