Bab 840
Bab 840
Seth mereka pergi jauh, barh Tracy keluar. Saat melihat sosok kedua anak itu, cahaya rumit
melintas di sorot matariya.
Naomi dan Pa yang terus bersembunyi di arca tangga juga keluar. Keduanya melihat Tracy dengan
hati–hati, tidak berani bicara.
Seth beberapa waktu, barh Tracy kembali ke akal sehatnya, berbalik dan pergi...
Seth naik ke mobil, Naomi bertanya dengan pn: “Apa kembali ke V Ocean Wild?”
“Ke V sisi utara.” Tracy menundukkan kep, terus berpikir.
“Ku begitu, bukankah Tuan Daniel akan segera tahu bahwa kita tidak kembali ke Negara Emron?”
Tanya Naomi dengan pn.
“Kamu kira Daniel begitu lemah?” Tracy tersenyum dingin, “Seharusnya dia sudah tahu dari awal!”
“Hm.” Naomi tidak berani banyak bicara.
“Lepaskan Danny.” Tracy memberi instruksi, “Katakan padanya, Windy akan segera menghubunginya,
saat itu tiba, suruh Windy datang mencariku.”
“Baik.” Naomi segera mengaturnya.
“Nona Tracy, maksud Anda, Tuan Daniel sudah tahu kita menangkap Danny?” Pa mencoba
bertanya, “Sin itu, dia akan segera melepaskan Windy?”
“Dia cerdas.” Tracy tersenyum dingin, “Seharusnya dia sudah tahu. Sudah tidak bisa disembunyikan
lagi. Daripada terus ditutupi, lebih baik terus terang!”
“Ku begitu, apa kita mau terus menyelidiki?” Tanya Pa.
“Tidak perlu.” Tracy menyipitkan mata, memikirkan sesuatu, “Aku akan menunggunya datang untuk
memberikan penjsan padaku!”
“Mengerti!”
Daniel mendarat di bandara Kota Bunaken.
Thomas datang menjemput dan mporkan: “Satu jam yanglu, Danny sudah dilepaskan.”
“Sesuai dugaanku.” Daniel memberi instruksi, “Lepaskan Windy!”
“Baik.” Daniel segera mengaturnya.
“Seth dibebaskan, Windy pasti akan pergi mencari Danny. Takutnya dia akan segera menghubungi
Nona Tracy, tiba saatnya...” Ryan mengingatkan dengan hati–hati, “Takutnya
mash saat itu tidak bisa disembunyikangi.”
“Memang sudah tidak bisa disembunyikangi.” Daniel mengerutkan kening dengan erat, “Sekarang,
mungkin dia sedang menungguku untuk memberinya penjsan...”
“Ku begitu...
“Masih belum saatnya.” Daniel sangat tidak berdaya, “Tiba–tiba Tuan Besar terjadi mash, semua
rencana harus ditunda.”
Ryan tidak berani bicara. Ku tidak terjadi mash pada Tuan Besar, mereka akan menjemput Tabib
Hansen,lu menggunakan mash ng tahun Tuan Besar untuk memancing Devina dan Linda
datang, membeberkan kejahatan mereka berdua,lu menjskan kejadian saat itu pada Tracy.N?velDrama.Org content rights.
Dengan begitu, mungkin masih ada sedikit harapan!
Tapi, tiba–tiba terjadi mash pada Tuan Besar, semua rencana menjadi kacau.
“Apangsung ke rumah sakit sekarang?” Tanya Thomas dengan hati–hati.
“Ya.” Daniel menjawab, “Tutup semua informasi, tidak boleh ada yang tahu sesuatu terjadi pada
Tuan Besar.”
“Mengerti. Paman Sanjaya sudah mengaturnya. Tidak ada informasi yang bocor saat ini. Aku akan
terus mengawasi.”
Saat Thomas sedang bicara, ponselnya berdering. Ternyata telepon dari Jonson. Dia menyerahkan
ponsel pada Daniel, “Dari Tuan Jonson!”
Daniel memberi isyarat dengan sorot matanya, Thomas menjawab telepon. Seth menghibur
beberapa saat, dia menutup telepon, mpor pada Daniel––
“Tuan Jonson membawa Linda ke Negara Emron, mau minta maaf pada Keluarga Moore, tapi mh
ditk dan tidak diperbolehkan masuk oleh Tuan L. Tidak peduli bagaimanapun Tuan Jonson
memohon, Tuan L tetap tidak memberinya kesempatan.
Sekarang Grup Hilton sudah diambang kehancuran. Ku masih tidak bertindak, maka benar benar
akan bangkrut. Tuan Jonson tidak bisa menghubungi Tuan Besar, telepon Anda juga tidak bisa
dihubungi, jadi dia meneleponku.”
“Kelihatannya, Keluarga Hilton benar–benar berada di bawah kendali Keluarga Moore.” Ryan
mengh napas dan berkata, “Lorenzo Moore benar–benar kejam dan tegas!”
“Apa Nona Tracy sudah tahu bahwa orang yang menckainya dulu adh Nona Linda?” Thomas
menebak–nebak.
“Seharusnya belum.” Daniel menganalisis dengan tenang, “Ku sudah tahu, takutnya mashnya
tidak hanya akan seperti ini!”
“Hanya membayar orang untuk menyerangnya saja, akibatnya sudah seperti itu. Ku dia tahu, dulu
Linda yang menyerangnya di Thand, bahkan membunuh Bibi Juni, tidak tahu akan
bagaimana akibatnya.”
Ryan merasa takut. Tracy yang sekarang, bukah orang biasa.