Bab 636
Bab 636
Danicl tahu js, serangan racun itu memang seperti ini, saat racunnya bercaksi, akan sangat
menyakitkan seperti sedang menghadapi maut, namun seth itu, akan tampak seperti orang ..
normal.
Namun, saat racun ini sudah menyebar sampai ke sumsum tng bkang, reaksi itu akan lebih
sering terjadi, sampai akhirnya racun ini menyebar ke seluruh peredaran darah dm tubuh. maka
orang itu akan kehngan nyawanya.
Sekarang tidak dapat mengandalkan Tabib Hansen, andaikan ia sadar sekarang, masih perlu bcbcrapa
waktu sampai ia benar–ar pulih.
Paling cepat butuh waktu satu atau dua bngi, Tracy sudah tidak bisa menunggu sma itu.
Satu–satunya harapan hanya Devina Wace!
Mungkin ia punya obat penawarnya!
Saat sedang memikirkan hal ini, Danielngsung menelepon Billy...
Dm periode waktu ini, Devina benar–benar menghng, ia tidak dapat ditemukan ataupun
dihubungi, namun Daniel tahu nomor kontak Billy yanginnya.
Telepon terhubung dengan cepat, dari sebrang terdengar suara bersh: “Kakak...”
“Beritahu ibumu, minta dia serahkan obat penawarnya, apapun syaratnya, kita bicarakan!”
“Apa? Apa yang terjadi?” Billy tampak bingung.
“Sampaikan saja pesanku ini padanya.”
Selesai menyampaikan pesannya, Daniel menutup teleponnya.
“Daniel, kamu sudah selesai belum?” Tracy berseru dari luar, “Tim penata rias dan pen busana
sudah datang, aku ke sana dulu ya.”
Daniel membuka pintu kamar mandi, melibat sekujur tubuh Tracy penuh dengan ku cahaya, ia
tersenyum puas: “Pergh, biarkan mereka memberikan perawatan tubuh terlebih dahulu, baru
mendandanimu.”
“Iya” Tracy maju dan menciumnya, “Hari ini, aku sangat senang, hibi!”
“Aku juga.” Daniel memeluknya, “Sebentargi, aku harus pergi mengurus beberapa hal, kamu
berdandah dengan tenang, mengerti?”
“Iya.” Tracy mengangguk–anggukkan kep. Ia mengingatkannya, “Bagaimana dengan kerabatku
yang di sana...”
“Aku minta Ryan bersama bibi Juni pergi yambut mereka, aku tidak mungkin melupakannya.”
Danicl mencubit pipi Tracy, “Kamu tenang saja!”
“Baguh.” Tracy menganggukkan kep dan terkikik.
Saat ini, anak–anak berteriak dengan penuh semangat dari luar: “Papi, Mami, cepat bangun.. banyak
orang yang sudah datang, kita harus siap–siap.”
“Haha...” Tracy tertawa.
Daniel membuka pintu, ketiga anak sedang berdiri di depan pintu masih dengan pakaian tidurnya.
Ca menggendong boneka alpaka putihnya, Carles memegang pistol mainan, Carlos mcmcgang
sebuah tablet...
Raut wajah mereka satu per satu berubah menjadi serius, tampaknya mereka telu mengkhawatirkan
orang dewasa.
“Bangun, bangun!” Roxy mengepakkan sayapnya dan terbang di sekitarmpu kristal.
“Berisik!” Meskipun Daniel berkata seperti itu, namun senyum cerah menyinari wajahnya.
“Kenapa kalian bertiga belum ganti baju?” Tracy berjongkok dan bertanya pada anak–anak.
“Kakak penata busana bng, dia akan memberi kita SPA anak, memotong rambut kita, mkukan
perawatan kulit dulu, baru mereka akan mi menata gaya kita, jadi kita mengenakan piyama dulu.
Carlos tersenyum saat mengatakan hal ini.
Content ? provided by N?velDrama.Org.
“Betul, beiul, aku juga harus mkukan perawatan rambul.” Ca membi rambut panjangnya yang
keriting. membayangkan penampnnya nanti, “Aku akan menjadi putri tercantik hari ini!”
“Hihi, Ca memang sudah cantik, bagaikan seorang putri!” Tracy memeluknya, “Oke, kalian pergh.”
“Hari ini, tidak boleh mengganggu mami.” Daniel menasihati mereka, “Pergh main sendiri, mengerti?”
it!
“Mengerui.” Anak–anak pergi sambil berjingkrak–jingkrak, beberapa pyan wanita membawa mereka
menemui tim pen gaya...