Bab 635
Bab 635
“Tidak...” Tracy bersikeras tidak mau pergi, “Besok sudah mau menikah, bagaimana bisa ke runah
sakit sckarang...”
“Diam!” Daniel berkata sambil menggerakkan giginya, ia menggendong Tracy naik ke dm mobil.
“Tuan Daniel, apa aku bolch ikut pergi?” Bibi Juni cemas.
“Naih.”
Bertepatan dengan mobil yang mi mju, Ryan mengabari Lily untuk bersiap–siap.
Lily yang mengetahui penyakit Tracy kambuhgi,ngsung mencari Amanda dan Dixon.
Daniel tiba di rumah sakit bersama Tracy dan Bibi Juni. Lily sudah mempersiapkan semuanya, ia
mengobati Tracy dengan cara yang sama seperti sebelumnya, memintanya bedam dengan obat
tradisional dan memberikan suntikan untuknya.
Namun, kali ini tidak ada darah kotor yang keluar, Amanda mengerutkan kening, ia tidak berbicara
sepatah katapun.
Property ? of N?velDrama.Org.
Lily menarik Amanda keluar dan bertanya dengan cemas: “Amanda, apa dulu Tabib Hansen pernah
menjskan tentang pengobataninnya? Apa ada acarain?”
“Dokter Lily, anda sudah menanyakannya berkali–kali, sungguh tidak ada.” Amanda berkata dengan
wajah murtum, “Saat itu, Guru masih sedang meneliti untuk mencari alternatif pengobatan terbaru.
Namun, sesuatu terjadi sebelum ia berhasil menemukannya....”
Lily terdiam mendengar ini, Tabib Hansen harus pulih. Jika tidak, tidak ada satupun cara yang bisa
dkukan.”
“Kapan Guru bisa sadar?” Dixon bertanya, “Jika ia sadar, maka kak Tracy bisa dismatkan.”
“Aku juga berharap dia bisa segera sadar, namun sekarang...”
Lily mengh napas, tidak tahu harus mengatakan apa.
“Nona, bagaimana perasaan mona? Apa merasa lebih baik?”
Bibi Juni sangat tertekan menatap wajah pucat Tracy.
Tracy bersandar di bak mandi, sekujur tubuhnya lemah tidak bertenaga.
“Tidak apa–apa, sebentargi akan baik–baik saja.” Daniel mengusap wajah Tracy dengan lembut dan
menghiburnya, “Tiduh, seth tidur sebentar, pasti akan jauh lebih baik.”
“Iya.” Tracy menjawab dengan sepatah kata, ia memejamkan mata pehanhan tertidur.
“Tuan Daniel.”
Lily berjn masuk ingin menjskan kondisi penyakit Tracy, namun ia tidak tahu harus mi dari
mana.
“Bantu dia berkemas, aku akan membawanya png.”
Daniel tidak bertanya apapun, ia sudah tahu situasinya scperti apa.
“Baik.” Lily dau Amanda memandikan Tracy,lu membantu Tracy memakaikan pakaiannya.
Daniel menggendongnya pergi. Di sepanjang jn, Daniel memeluknya erat–erat, ia takut jika ia
melepaskan Tracy, Tracy akan pergi.
Bibi Juni memandangi pemandangan ini, ia tidak dapat menahan air matanya.
Sesampainya di rumah, Daniel menggendong Tracy masuk ke kamar, membaringkannya di atas
ranjang. Pada saat ini, Tracy uiba–tiba terbangun dan berkata dengan setengah sadar: “Jangan
khawatir, seth tidur scbentar, aku akan baikan.”
“Ya.” Daniel mencium keningnya,lu berbaring di scbhnya.
Di bawah cahaya redup, ia melihat paras wajalinya yang cantik, hatinya bergejk, seh sedang
berada di atasutan berombak, perasaannya tidak enak...
Membuatnya menderita, hingga sekarang membuatnya sengsara karena racun ini.
Daniel bersumpah di dm hatinya, ia harus menemukan obat penawarnya.
Seperti ith Daniel menjaga Tracy, tanpa disadari mm sudah belu, ia baru tertidur saat
menjng fajar..
Tidakma seth ia tertidur, dari samping terdengar suara–suara, iangsung terbangun dan
menyadari bahwa Tracy tidak berada di sampingnya. Raut wajahnya berubah drastis, iangsung
bangkit dari ranjang dan pergi mencarinya.
Daniel mendengar suara air dari kamar mandi, dengan satungkah besar, ia bergegas masuk ke
dm kamar mandi....
“Pagi!” Tracy sedang mandi dan mencuci rambut, ia yang sekarang terlihat begitu cerah, schat dan
penuh denganergi, sangat berbeda dengan yang kemarin mm, yang begitu lemah dan tidak
bertenaga, scakan–akan mereka adh dua orang yang berbeda!
“Kamu tidak apa–apa, ‘kan?” Daniel tercengang mclihatnya.
“Tidak apa–apa.” Tracy menyeka air di wajahnya,lu tersenyum cerah, “Hari ini, aku harus jadi
pengantin wanita tercantik!”
Kamu memang cantik.” Danicl tcrsenylun dan menatapnya dengan lembut, “Mandh pn pn, aku
akan pergi ke kamar mandi satugi.”
“Iуа.”