Bab 173
Bab 173
“Maksudku ...” Tracy menjskan dengan cemas, “Aku akan segera mendapatkan kembali kalung
ruby itu, bisakah kamu memberiku waktu beberapa harigi?”
“Tidak.” nada bicara Daniel tidak dapat dinegosiasikan, “Aku memberimu tenggat waktu tiga hari. Itu
sudah batas maksimal, tidak bisa ditambahgi.
“Mashnya Alice pergi ke luar negeri membawa kalung itu dan sepuluh harigi baru kembali....
“Aku tidak tertarik dengan cerita istri orangin.” wajah Daniel penuh dengan ketidaksabaran, “Sisa
satu setengah harigi, carh solusinya.”
“Tapi.....”
Tracy hendak mengatakan sesuatu, tiba–tiba pintu lift terbuka dan Daniel berjn keluar.
Thomas menundukkan kep dan memberi hormat kepada Tracy, kemudian buru–buru mengikuti
Daniel dengan pengawalnya.
Tracy berjn keluar dari lift dengan wajah sedih, sangat cemas, bagaimana ini? Bajingan ini th
memanfaatkan situasi.
“Ryan sudah diantar ke tempat Lily?”
Daniel bertanya saat naik mobil.
“Ya, Lily sedang mengobatinya.”
Jika dibandingkan dengan Ryan, maka karakter kejam Thomas lebih mirip dengan tuannya.
“Anak itu payah, hanya memukul beberapa orangngsung ambruk.” Daniel bercanda, “Kali ini dia
bertumpah darah, jadi biarkan dia istirahat.”
“Baik.” Thomas mengangguk, “Sudah kusampaikan.”
Seth naik mobil, Daniel memutar ponsel ultra–tipisnya, tapi matanya tertuju pada Tracy yang baru
saja keluar dari gedung.
“Tuan Daniel.” Thomas melirik Tracy dan bertanya dengan lembut, “Apakah menurut Anda, Nona Tracy
terlihat mirip dengan seseorang?”
“Hah?” Daniel sedang linglung, jadi dia tidak mendengar perkataan Thomas dengan js, “Apa yang
kamu bicarakan?”
IIIIIII
“Tidak, tidak ada.” Thomas mengganti topik pembicaraan, “Langsung ke bandara?” “Ya.” Daniel
menarik pandangannya dan berekspresi suram, “Temui wanita g itu!”
Tracy png ke rumah naik MRT dan ketiga anaknya beri keluar untuk menyambutnya.
Ca melompat ke pelukan Tracy terlebih dahulu, melingkarkan lengan satunya di lehernya dan
menunjuk ke balkon dengan lengan yanginnya, kemudian berkata dengan cemas, “Mami, Roxy
marah, dia mengunci dirinya di dm sangkar dan tidak mau keluar, bahkan mencabut bulunya
sendiri.”
“Js–js sudah mkukan keshan, tapi mh seperti itu.” Carlos berkata dengan wajah serius,
“Mami, kali ini kita tidak boleh memaafkannya.”
“Ya, pagi ini dia buang air besar di bubur iga sapi kita, membuat nenek bersusah payah membersihkan
gng kristal, kami juga harus sarapan di luar, ini keteluan.”
Belongs ? to N?velDrama.Org.
Carles ingat kejadian pagi hari tadi dan masih marah.
“Tapi, mencabut bulu juga tidak baik. Mungkinkah dia depresi?” Tracy sedikit khawatir, “Ayo bawa ke
dokter.”
“Benar, aku juga berpikir kita harus membawanya ke dokter.” mulut kecil Ca mengecil dan matanya
yang besar seperti anggur ungu berku karena air mata, “Meskipun aku juga marah padanya, tapi
melihatnya seperti ini, aku pun jadi sedih.”
“Jangan khawatir, selesai makan kita bawa Roxy ke dokter.”
Tracy mencium wajah kecil Ca dan menghiburnya dengan lembut.
“Kamu telu menyayanginya.” Carlos mengh napas seperti orang dewasa, “Aduh, kelemah
lembutan wanita!”
“Benar, wanita benar–benar merepotkan.” Carles mengerutkan mulut kecilnya, “Roxy juga wanita, itu
sebabnya dia sangat merepotkan.”
“Kalian berdua tidak boleh seperti ini...” Tracy berkata dengan sabar, “Roxy juga merupakan bagian
dari keluarga kita, saudara kita...”
“Tok tok tok!”
Ketika Tracy sedang bicara, tiba–tiba terdengar suara ketukan di pintu. Dia dengan cepat menurunkan
Ca dan pergi membuka pintu, “Apakah Bibi Juni sudah png?”
Pintu terbuka, seorang kurir berdiri di luar pintu dan menyerahkan kotak hadiah yang sangat indah,
“Apakah Anda Tracy? Seseorang memberimu hadiah, tolong tanda tangani!”
“Siapa yang mengirimnya?”
Tracy melihat kartu dan tertulis Daniel. Dia terkejut. Bagaimana dia bisa tahu mat rumahnya?