Chapter 135
Bab 135
“Tunggu sebentar.” Saat mendengar mau memberi tahu media, raut wajah Tracyngsung berubah,
“Tidak mashpor polisi, mengapa mau memberi tahu media?”
“Mau memberi tahu media atau tidak, bukankah itu kebebasanku?” Beatrice membs dengan
mencibir.
“Kamu…”
“Pengacara Joey.” Beatrice memerintah, “Hubungi semua media terkenal di kota ini untuk
mempublikasikan berita tentang pencurian. Ku ada orang yang menemukannya dan bersedia
mengembalikannya, maka akan diberi hadiah 10 miliar. Namun, ku pasar gp membelinya, maka
kami akan menuntut.”
“Ya, Nyonya Beatrice.” Pengacara tersebut mksanakannya.
cara te
“Oh ya, kirimkan foto dan video yang diambil tadi…”
Saat mendengarnya, Tracy sangat panik. Ku menghubungi media, maka identitas anak anaknya
akan terungkap…
“Sebaiknya diselesaikan secara pribadi!” Tracyngsung berkata, “Kamu katakan saja apa yang kamu
inginkan!”
“Diselesaikan secara pribadi?” Beatrice tersenyum.
“Kamu tampar dirimu sendiri sebanyak 200 kali dulu!” Alice memelototinya sambil menggertakkan gigi.
Tracy mengerutkan kening. Dia sudah tahu, kedua ibu dan putri ini sengaja datang untuk membs
dendam.
“Alice…” Beatrice memasang tampang menyhkan, “Biar bagaimanapun, dia adh kerabat, mana
boleh berbuat seperti itu?”
“Ma…”
“Sin itu, dia adh orang Presdir Daniel, kita tidak boleh menyinggungnya.” Beatrice berkata dan
tersenyum dengan acuh tak acuh, “Kamu katakan, bagaimana cara menyelesaikan secara pribadi?”
“Aku…” Tracy sungguh tidak bisa mengatakannya, 60 miliar rupiah, dia sama sekali tidak sanggup
membayarnya.
“Lihat, kamu sama sekali tidak punya cara untuk menyelesaikannya.” Beatrice mmbaikan tangan,
memasang raut wajah tidak berdaya, “Kamu tidak membiarkankupor polisi dan menghubungi media,
juga tidak mau ganti rugi. Kamu tidak mungkin membiarkan kami kehngan 60 miliar rupiah dengan
sia-sia, kan? Itu tidak masuk akal.”
“Ibu Desi, Ibu Brenda, coba kalian katakan, mana ada yang menindas orang seperti ini?”
“Ya, ya…” Ibu Desi mengangguk sambil tersenyum pahit.
Ibu Brenda adh orang yang adil, berkata dengan pn, “Bu Tracy, Ca yang menghngkan
gng tersebut. Menurut saya pribadi, bagaimana ku Anda membayar ganti rugi pada mereka?”
“Astaga, Ibu Brenda mengatakan ucapan yang bijak.” Beatrice memasang raut wajah dirugikan,
“Berhubung kamu tidak bisa menyelesaikan mash, kami hanya bisa menyelesaikannya secara
hukum.”
Selesai bicara, Beatrice berdiri…
“Tunggu.” Tiba-tiba Tracy memikirkan sesuatu, segera mengeluarkannya dari tas, “Aku berikan ini pada
kalian sebagai jaminan…”
ConTEent bel0ngs to N?v(e)lD/rama(.)Org .
Beatrice melihat kalung batu rubi di tangannya, bahkan tidak ada kotaknya, hanya dibungkus dengan
tisu. Namun, meski demikian, batu rubi tetap memancarkan cahaya yang menyukan.
“Bukankah ini adh kalung batu rubi yang dilng sebelumnya?” Saat melihat kalung batu rubi, mata
Alicengsung berbinar, “Jangan-jangan palsu?”
“Coba aku lihat.” Beatrice mengambil dan melihatnya dengan teliti, memastikan dengan sangat cepat,
“Ini asli!”
“Kalung batu rubi ini berni 200 miliar.” Tracy sangat tidak r, “Itu sudah lebih dari cukup untuk
dijadikan jaminan. Seth menemukan gng kalian, aku akan menebusnya kembali.”
“Bagaimana ku tidak menemukannya?” Alice bertanya, “Anggap saja kalung ini adh ganti rugi
untuk kami!”
“Mana boleh. Ni kedua barang itu berbeda.” Tracy panik, “Ku tidak menemukannya, aku akan
memikirkan cara untuk membayar ganti rugi pada kalian. Namun, kalung ini, aku tetap akan
menebusnya kembali, kalian jangan menghngkannya.”
“Harus ada batas waktu, kan?” Beatrice menaikkan alis dan tersenyum, “Dm 7 hari, ku kamu
menemukan gng itu, aku akan mengembalikan ini padamu.”
“Ku tidak bisa menemukannya, bayar ganti rugi sebesar 76 miliar rupiah, aku juga akan
mengembalikan ini padamu. Ku kamu tidak menemukan gng, juga tidak bisa bayar ganti rugi,
maka gng ini menjadi milikku!”
“Itu…” Tracy sedikit ragu-ragu.
“Ku kamu tidak setuju, maka selesaikan secara hukum,por polisi, hubungi media…”
“Aku setuju.” Tracy sama sekali tidak berdaya.
“Baik, ku begitu, tanda tangan surat kesepakatan, Ibu Desy dan Ibu Brenda menjadi saksi.”