AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Bab 1341

Bab 1341

    Bab 1341


    Bab 1341 Pertempuran Pertama


    Reva menutup pintunyalu secara diam–diam dia memasukkan pil Energy Booster ke dm


    mulutnya.


    Dia th merencanakan pertempuran ini sejakma.


    Ilmu kekuatan tenaga dmnya sudah mencapai tahap ke empat. Dan kekuatannya ini sudah cukup


    untuk menghkan Ryan dengan sendirian.


    Sekarang, seth dia menn pil Energy Booster ini, maka kekuatannya pun menjadi berlipat ganda.


    Dia sangat percaya diri dm menghadapi ketiga bs orang pembunuh bayaran yang menyabet


    medali emas ini!


    Kemudian ketiga bs orang pembunuh bayaran iningsung menempati posisi paling


    menguntungkan ketika masuk ke dm ruangan.


    Sebagai seorang pembunuh, metode yang terbaik adh menyerang secara diam–diam.


    Dm ruang sekecil itu, hanya ada tiga bs orang pembunuh bayaran yang akan disuruh membunuh


    satu orang saja jadi mereka bahwa hal ini sama seperti membunuh semut saja. Sama sekali bukan hal


    yang sulit!


    Reva menoleh dan melirik kepada ketiga bs orang itulu diangsung menggeram dengan suara


    kecil seth itungsung menerjang ke arah mereka lebih dulu.


    Dari luar ruangan, semua orang hanya bisa mendengar suara pertempuran dari dm ruangan.


    Sepuluh kep keluarga itu menggosok–gosok tangan mereka dengan penuh antusias. Menurut


    mereka, bagaimanapun juga ketiga bs orang pembunuh bayaran itu pasti tidak akan sulitBelongs to N?velDrama.Org - All rights reserved.


    membunuh Reva, kan?


    Waktu itu ketika para anggota dari kesepuluh keluarga terpandang tersebut mengejar Reva dan


    hendak membunuhnya, mereka sudah tahu dengan js seberapa hebat kekuatan Reva.


    Tentu saja, semua orang tidak tahu bahwa Reva th meminum pil Sembn Api Mataharigi


    sehingga kekuatannya pun sudah meningkat secara drastis.


    Apgi ditambah dengan pil Energy Booster yang bisa meningkatkan kekuatannya beberapa kali lipat


    dm waktu singkat.


    Sang pangeran dan yanginnya merasa sangat gugup. Dia mngkah mundur dengan tenang dan


    berkata dengan suara kecil, “Sin, ku sampai nantinya ada sesuatu yang tak beres, kalian segera


    membawa orang untuk menyerbu masuk!”


    Sh seorang lki tua itu berkata dengan cemas, “Pangeran, ini… ini mnggar aturan…”


    “Mereka sudah sepakat untuk berduel, ku kita ikut campur…”


    Sang pangeranngsung memelototinya: “Diam!”


    “Aku sama sekali tidak peduli itu mnggar aturan atau tidak!”


    “Yang di dm itu saudaraku. Ku nantinya dia tidak mampu keluar dari sana maka aku akan


    menghancurkan kesepuluh keluarga terpandang di Yama ini hari ini!”


    Kesepuluh kep keluarga yang ada di dekatnya semuanya mendengar ucapan sang pangeran tetapi


    tidak ada seorang pun yang berani mengatakan apa – apa.


    Apa boleh buat, tidak ada seorang pun dari mereka yang tahu bagaimana kekuatan sang


    pangeran.


    Siapa yang berani menyinggung Laba – Laba Beracun yang hampir bisa dikatakan seperti psycho


    itu?


    –


    Namun Jeremy juga mengedipkan matanya kepada orang di sebhnya secara diam diam.


    Ku sampai nantinya sang pangeran bersikeras untuk bertindak maka kesepuluh keluarga


    terpandang ini akan berusaha sekuat tenaga untuk menghentikannya.


    Asalkan mm ini Reva berhasil dibunuh maka semuanya akan beres!


    Sepuluh menit kemudian, keributan di dm ruangan akhirnya berhenti.


    Mata semua orang tampak melebar dan hanya menatap lurus ke depan pintu.


    Sang pangeran menjadi semakin bersemangat. Dia bahkan sudah bersiap–siap untuk membuka


    pintunya.


    Dan bersamaan dengan itu, pintu ruangan terbuka dengan pehan.


    Seorang pria yang berlumuran dengan darah berdiri di depan pintu. Wajahnya memucat dan tatapan


    matanya dipenuhi dengan rasa ngeri.


    Saat melihat orang ini. Jeremyngsung menjadi sangat gembira.


    Karena, orang ini adh pembunuh bayaran yang dia undang!


    Ini berarti Reva sudah mati, kan?


    Namun, pada saat ini seorang pria yang dipenuhi dengan darah berjn di bkangnya.


    Dengan bti di tangannya diangsung memotong leher si pembunuh bayaran itu dan


    melemparkannya kembali ke dm ruangan.


    Pria yang dipenuhi dengan darah itu berjn keluar sambil menyeka darah di wajahnya. Dan wajah


    aslinya pun terlihat dengan js.


    Dia adh Reva!


    Lalu dia membuang bti di tangannya sambil terkekeh, “Maaf, aku menang dengan selisih tipis.”


    Saat melihat situasi ini, sang pangeranngsung tertegun sejenak dan tiba–tiba diangsung


    melompat dan bersorak, “Bagus sekali!”


    “Reva, kau benar–benar tidak membuat aku malu!”


    “Hahaha, ehh kalian para tua bangka, apa yang mau kalian katakangi sekarang?”


    Sepuluh kep keluarga itu tercengang dan Jeremy melongok ke dm ruangan dengan tak


    percaya.


    Di dm ruangan tampak ada noda darah yang berceceran dimana–mana dengan selusin lebih.


    mayat yang tergeletak dengan tak beraturan dintai ruangan itu.


    Ku dihitunggi dengan seksama, semuanya tepat ada tiga bs orang!


    Tidak ada satu pun dari ketiga bs pembunuh bayaran itu yang smat dan mereka semua dibantai


    oleh Reva!


    Semua orang tampak terkejut. Bahkan para anak buah yang dibawa oleh sang pangeran pun menatap


    Reva dengan terkejut.


    Tidak ada yang bisa membayangkan bahwa pemuda ini memiliki kekuatan yang begitu menakutkan.


    Satu orangwan tiga bs orang pembunuh bayaran penyabet medali emas? Apgi tiga di


    antaranya memiliki kekuatan yang setara dengan Ryan?


    Dikhawatirkan hanya ir, si jenderal me itu yang bisa mencapai hasil seperti ini, kan?


    Tetapi Reva jauh lebih muda dibandingkan dengan ir!
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul