Bab 1203
Bab 1203 Sekali mendayung, satu dua pu tempaui
Reva terkejut,lu dia segera membantu Alina untuk bangkit berdiri.
Dia menatap Nara.
Tampak js Nara menunjukkan ekspresi ragu.
Dia masih tampak sangat marah pada Hana.
Namun, bagaimanapun marahnya dia tetap saja ini adh adik perempuannya sendiri.”
Dengan marah Axel memaki, “Hana, kenapa kau masih duduk duduk saja?”
“Kenapa kau tidak segera meminta maaf kepada kakak iparmu?”
Mata Hana tampak merah dan bengkak, dengan keras kep dia memalingkan kepnya.
Axel sangat marah sekali. “Aku suruh kau untuk pergi meminta maaf, kau dengar tidak?”
“Ku kau tidak mau meminta maaf, aku… aku akan menghajarmu hingga mati!”
Alina menangis, “Hana, kau ini anak, kenapa kau begitu tidak patuh?”
“Cepat minta maaf kepada kakak iparmu. Kau benar–benar sudah berbuat sh kali ini!”
Hana menggertakkan giginyalu diangsung menoleh dan berteriak, “Ya, ya, ini shku, semua ini
shku!”
“Tetapi memangnya kalian sudah benar?”
“Aku ini juga putri kalian dan margaku juga Shu.”
“Tetapi bagaimana cara kalian mempekukan aku?”
“Kakakku adh CEO perusahaan dan Reva adh pemilik dari perusahaan konstruksi. Sedangkan
aku? Dan juga Hiro?”
“Kalian tinggal di Taman Dragon Lake dan vi Rose Garden.”
“Sedangkan kami? Kami tinggal dimana?”
“Apakah aku akan mkukan hal seperti itu ku kalian bersikap adil? Dengan marah Axel berkata,
“Apa maksud ucapanmu itu?”
“Semua yang kakakmu serta kakak iparmu miliki itu hasil jerih payah mereka sendiri.”
“Kau sendiri yang ms dan sirik kepada orangin dan ith akibat yang kau terima dari sikapmu itu.
Kau… kau punya hak apa untuk berbicara seperti itu?”
Hana berkata dengan marah, “Ya, aku tidak punya hak, aku ms dan sirik.”
“Kalian tidak perlu mempedulikan aku, kalian juga tidak perlu menganggap aku sebagai putri kalian,
biar aku mati saja!”
“Pokoknya aku hanya akan menjadi duri di mata kalian saja ku aku tetap hidup!”
Seth mengatakan itulu Hana bangkit berdiri dan hendak pergi.
Reva mengernyitkan keningnya sedikit danngsung menghentikannya.
“Hana, aku tahu kau slu merasa tidak suka denganku.”
“Sejujurnya, aku juga tidak suka kepadamu.”
“Namun, bagaimanapun juga, kau sudah menymatkan Nara pada mm itu.”
“Aku adh orang yang bisa membedakan suatu mash dan keluhan dengan js saat mkukan
sesuatu.”
“Kau sudah menymatkan Nara dan aku akan mengingat budimu ini.”
“Kau merasa bahwa orang tuamu tidak memberimu kesempatan, kan?”
“Oke, sekarang aku akan memberimu kesempatan ini!”
Seth selesai berbicaralu Reva menyerahkan sebuah portofolio kepadanya.
“Ini adh perusahaan asing milik Chloe dan aku sudah mendapatkannya.”
“Kau merasa bahwa kau cukup mampu tetapi tidak bisa menunjukkan kemampuanmu, kan?”
“Sekarang, bagaimana ku kau kel perusahaan ini dengan baik untuk membuktikan
kemampuanmu kepada kami?”
Hana tertegun.
Dia menatap kosong ke kantong dokumen yang ada di tangan Reva dengan ekspresi tak percaya di
wajahnya.
“Apa… apa benar yang
kau katakan?”
Hana berkata dengan nada suara bergetar.
Reva: Perusahaan Chloe itu ninya tidak sampai 30 juta dr. Apa aku perlu membohongimu?”
Hana meraih kantong dokumen itu dengan air mata yang berlinang.
Dia menatap Reva dengan lekat – lekat: “Reva, kau tenang saja, aku pasti akan membuktikannya
kepadamu!”
Reva terkekeh dengan ringan, “Tidak perlu membuktikan kepadaku.”
“Tetapi buktikan saja kepada papa dan mama.”
“Bukannya kau slu bng bahwa kau juga bisa sebaik Nara?”
“Sekarang, kau harus membuat perusahaan ini menjadi semakin baik dan berkembang. Buktikan
kepada papa dan mama bahwa kau memang bisa sebaik Nara!”
Hana menganggukkan kepnya dengan penuh semangat. Dia menatap kedua orangnya dan tak bisa
menahan derai air matanyagi.
Nara yang berdiri di samping menatap Reva dengan penuh rasa terima kasih.
Dm dua hari terakhir ini, dia juga terus memikirkan cara untuk menangani mash Hana.
Meskipun Hana sudah telu keteluan kali ini tetapi bagaimanapun juga dia adh adiknya sendiri
dan dia juga sudah menymatkannya sehingga dia tidak bisa bersikap telu kejam kepada Hana.
Dan cara Reva ini adh
yang
terbaik.
Karena dengan begitu, pertama, nyawa Hana bisa tersmatkan.
Kedua, di kemudian hari Hana akan tinggal di luar negeri untuk waktu yangma sehingga dia bisa
bersembunyi dengan tenang!
Ini artinya sekali mendayung satu dua pu tempaui.Content bel0ngs to N?vel(D)r/a/ma.Org.