AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Menantu Dewa Obat > Bab 1068

Bab 1068

    Bab 1068


    Bab 1068


    Chandra terkejutlu berkata, “Apa yang kau temukan?”


    Reva menyerahkan ponselnya.


    Lokasi yang sering dikunjungi oleh Miguel di peta tampak di ponsel itu. Ada beberapa lokasi yang


    ditampilkan di sana.


    Chandra melihatnya dengan hati–hati namun tidak melihat petunjuk apapun.


    C0pyright ? 2024 N?v)(elDrama.Org.


    “Tuan Lee, ada apa dengan beberapa lokasi ini?”


    Chandra bertanya–tanya dengan heran.


    Reva berkata dengan lembut, “Coba kau perhatikan baik–baik. Di atas sini ada tempat yang biasanya


    tidak dikunjungi oleh Miguel namun akhir–akhir ini dia lebih sering pergi ke tempat itu!”


    Chandra melihatnya dengan seksamalu matanyangsung melebar, “Hei, kenapa bkangan ini dia


    sering pergi ke taman Lily di kota Salvador?”


    Keluarga Park tinggal di kota bagian utara sedangkan kota Salvador adh tempat yang cukup bobrok


    di kota Carson.


    Miguel yang begitu tamak dan mesum itu, setahun sekali pun belum tentu akan pergi ke kota Salvador.


    Sedangkan taman Lily itu sebenarnya adh sebuah pasar bunga. Miguel tidak akan pernah


    menginjakkan kakinya di tempat ini.


    Namun titik GPS di peta th menunjukkan bahwa Miguel sudah kesana beberapa kali bkangan ini.


    Chandra menarik nafas dm – dm. “Tuan Lee, maksudmu ada yang sh dengan tempat ini?”


    Reva berkata dengan lembut, “Ku hanya keluarga Park saja seharusnya dia tidak akan bisangsung


    menyerangku!”


    “Di balik hal ini pasti ada keluargain.”


    “Atau, bisa jadi jawabannya tersembunyi di balik taman Lily itu.”


    Desmondngsung berkata, “Tuan Lee, aku akan mengirim seseorang ke taman Lily untuk


    menyelidikinya.”


    Reva mengangguk, “Cukup selidiki dengan diam–diam saja, jangan sampai membuat mereka curiga.”


    Desmond mengangguk.


    dekorasi ke perusahaan konstruksinya.


    Sekarang, yang mengendalikan keluarga Park adh Chandra. Dia sama sekali tidak ada mash


    dengan hal


    – hal ini.


    Seth duduk sebentarlu Reva pamit pergi lebih dulú.


    Desmond dan Chandra kemudian juga pergi dari sana dengan tenang.


    Begitu Reva sampai di rumah sakit, Devi sedang sibuk di depan.


    Dia berhenti di bangsal depan untuk memeriksa kondisi Joyce.


    Begitu masuk ke dm bangsal, dia melihat Vanni, putrinya Joyce.


    Vanni sedang duduk di samping tepat tidur sambil menggenggam tangan Alina. Dia memanggil tante


    ketiganya terus dan penuh dengan kasih sayang.


    Begitu melihat Reva masuk, Vanni segera bangkit berdiri. Dengan senyum lebar di wajahnya dia


    menyapanya, “Kakak ipar, kau sudah datang!”


    Reva sama sekali tidak menyukainya dan juga tidak mempedulikannya.


    Seth memeriksa kondisi Joycelu Reva pamit dari sana lebih dulu.


    Vanni berdiri di sana dengan ekspresi malu di wajahnya namun dia sama sekali tidak berani mengatakan


    apa


    – apa.


    Seth apa yang terjadi padanya di waktulu, akhirnya dia baru tahu bagaimana situasi keluarga Shu


    yang


    sekarang.


    Oleh sebab itu dia segera berbalik arah dan menjt Alina. Dia berusaha untuk bisa mendapatkan


    manfaat


    dari keluarga Shu.


    Hanya saja sekarang Alina pun juga sudah tidak telu mempedulikannya.


    Orang seperti ini hanya membuat orangin menatapnya dengan hina saja.


    Tidak ada kesibukan apa – apa di pagi hari sehingga Revangsung pergi ke perusahaan farmasi Shu.


    Nara sedang menandatangani beberapa dokumen di kantor dan saat melihat Reva masuk, diangsung


    tersenyum.


    “Tunggu sebentar, seth aku selesai menandatangani dokumen–dokumen ini, kita akan pergi makan!”


    Nara terkejut, “Kejutan?”


    Reva mengangguk, “Ya, kejutan.”


    Nara tampak penasaran, “Kejutan apa?”


    Reva terkekeh, “Aku tidak akan memberitahumu sekarang.


    Nara menatapnya dengan tatapan kosong. “Memangnya masih anak–anak, pakai rahasia – rahasiaan


    seg.”


    “Aku mh ingin tahu seberap hebatnya kejutan itu!”


    Meskipun Nara bergumam seperti itu namun pikirannya sudah tidak fokus pada dokumen–dokumen itu


    lagi.


    Seth menyelesaikan beberapa dokumen di tangannyalu Nara segera beri kepadanya, “Oke,


    sekarang beritahu aku kejutan apa itu?”


    Reva tersenyum sedikitlu sambil menariknya keluar dia berkata dengan lembut, “Sebentargi kau


    juga akan tahu.”


    Nara mencubitnya namun dia tetap menggandeng lengan Reva dan berjn keluar dengan gembira.


    Kali ini, Reva berencana untuk membawa Nara ke taman Dragon Lake. Rumah yang benar–benar milik


    Reva


    dan Nara!
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul